2026年9月12日

Masuk Trending! Fan Zhendong Tampil Bahagia di Jerman, Tomokazu Harimoto: “Saya Lebih Ingin Jadi Nomor 1 Dunia”

Setelah WTT Finals Hong Kong berakhir, kekhawatiran publik terhadap performa tim putra China (Guopin...

Setelah WTT Finals Hong Kong berakhir, kekhawatiran publik terhadap performa tim putra China (Guoping) kembali mencuat. Pasalnya, bukan hanya rekor empat gelar beruntun yang terhenti, tak satu pun pemain China berhasil menembus final tunggal putra. Tak butuh waktu lama, topik seputar Fan Zhendong pun langsung meroket ke jajaran hot search di dalam negeri.

Hari ini, Fan Zhendong kembali mendominasi trending—bahkan lewat beberapa topik sekaligus. Mulai dari momen Fan berbincang dan tertawa bersama Darko, ekspresi “mata menyipit karena senyum”, hingga gestur santai yang ramai dibicarakan fans. Ini menjadi bukti bahwa sang juara Grand Slam masih selalu menjadi pusat perhatian dunia tenis meja.

Sejak tahun lalu, Fan memilih berkompetisi di Jerman dan bergabung dengan klub Bundesliga, Saarbrücken. Kini, lebih dari satu tahun berlalu, ada satu hal yang konsisten terlihat: Fan tampil dengan suasana hati yang benar-benar bahagia saat bertanding di sana.

Baik saat memasuki arena sebelum pertandingan, ketika menyaksikan pertandingan dari pinggir lapangan, maupun saat meninggalkan venue setelah laga, Fan selalu terlihat ringan dan penuh energi positif. Pada pertandingan akhir pekan lalu, interaksinya yang hangat dengan rekan setim Darko Jorgić menjadi sorotan. Dari diskusi taktik hingga candaan spontan, keduanya menunjukkan chemistry yang kuat—sekaligus menonjolkan atmosfer tim Saarbrücken yang terasa akrab dan solid.

Disebutkan, Fan dan Darko sempat mengobrol hampir 10 menit. Topiknya beragam, mulai dari evaluasi pertandingan sampai cerita ringan seputar kehidupan sehari-hari. Komunikasi Fan dalam bahasa Inggris terlihat lancar, bahkan ia sempat mengajarkan Darko frasa Mandarin “jiāyóu” (semangat), yang kemudian dibalas Darko dengan respons dalam bahasa Jerman—interaksi kecil yang terasa natural dan menyenangkan.

Dalam banyak hal, sejak Fan keluar dari sistem peringkat dunia WTT, ia tidak lagi terikat oleh berbagai batasan—terutama tekanan jadwal turnamen yang sangat padat. Di sisi lain, banyak pemain Guoping harus menjalani rangkaian pertandingan yang beruntun, sehingga beban fisik dan mental pun semakin menumpuk, dan kelelahan terasa makin jelas.

Pada Senin ini, ITTF merilis pembaruan peringkat dunia terbaru. Wang Chuqin, Lin Shidong, dan Hugo Calderano masih bertahan di posisi tiga besar. Namun, posisi keempat mengalami perubahan: Tomokazu Harimoto, berkat gelar juara di Finals, berhasil melewati Truls Möregårdh untuk kembali ke peringkat 4 dunia, sementara Möregårdh turun ke peringkat 5.

Saat ini, kandidat paling kuat dari luar sistem China untuk menantang Wang Chuqin dan Lin Shidong tampaknya adalah Harimoto. Setelah menjuarai Finals, momentumnya sedang tinggi, dan ia kembali melontarkan target besar: mengejar poin Wang Chuqin dan menjadi world no. 1 yang baru.

Dari sisi perolehan poin, Harimoto hanya tertinggal sekitar 100 poin dari Hugo—membuat peluang menyalip pada bulan depan terbuka lebar. Ia juga berjarak kurang dari 1.500 poin dari Lin Shidong, sehingga peluang untuk terus mendekat dalam beberapa bulan ke depan masih realistis. Dengan kondisi Harimoto yang sedang on fire dan persaingan puncak yang makin ketat, perebutan posisi teratas dunia jelas akan semakin panas.

接著讀