Berita Besar AI! NVIDIA Segera Umumkan Laporan Keuangan!
Rabu depan, 19 November, NVIDIA akan merilis laporan keuangan kuartalannya setelah penutupan pasar. ...
Rabu depan, 19 November, NVIDIA akan merilis laporan keuangan kuartalannya setelah penutupan pasar. Laporan ini sangat dinantikan oleh para investor.
Pada 10 November, Citi mempertahankan peringkat “Beli” untuk saham NVIDIA dan menaikkan target harga dari $210 menjadi $220 per saham. Laporan ini menanggapi kekhawatiran investor terkait “hype” belanja AI. Analis Atif Malik dan Papa Sylla menekankan bahwa meskipun ada keraguan tentang sumber pendanaan, fakta fundamental tetap: pasokan chip AI akan tetap di bawah permintaan hingga 2026 akibat keterbatasan kapasitas advanced packaging (CoWoS).
Citi juga menyebutkan bahwa rasio P/E NVIDIA saat ini sekitar 28, lebih menarik dibanding Broadcom (38) dan AMD (37). Nasdaq sempat turun 1,9% secara intraday Jumat lalu, sebelum akhirnya rebound dan ditutup naik 0,1%. Kenaikan tipis saham NVIDIA minggu lalu memberikan landasan yang stabil untuk laporan keuangan mendatang.
Investor institusional juga bergerak signifikan. Laporan kepemilikan Q3 Bridgewater menunjukkan pengurangan besar saham NVIDIA, dari 7,23 juta menjadi 2,51 juta—turun 65,3%. Perusahaan ini juga mengurangi saham Amazon, Alphabet, dan Meta. Sementara itu, SoftBank telah melikuidasi seluruh saham NVIDIA pada Oktober, mengantongi $5,83 miliar, memicu reaksi pasar.
Saham terkait AI mengalami volatilitas. Oracle turun lebih dari 9% minggu lalu, sedangkan penyedia layanan cloud CoreWeave merosot hampir 30%. The Verge menyoroti ketergantungan CoreWeave yang tinggi pada NVIDIA, mempertanyakan apakah model bisnisnya dapat bertahan jika permintaan AI berfluktuasi.
Mohamed El-Erian, penasihat ekonomi Allianz, menyebut pasar sedang mengalami “gelembung rasional,” dengan potensi keuntungan besar namun juga risiko nyata. Mary Callahan Erdoes, CEO JPMorgan Asset & Wealth Management, menekankan agar investor fokus pada peluang jangka panjang AI, bukan terlalu terjebak pada kekhawatiran gelembung jangka pendek.
Mampukah Industri Otomotif Inggris Bangkit Kembali?
Belum lama ini, Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT) merilis data produksi mobil Inggri...
iPhone 17 Air dari Apple: Era Baru Inovasi Dimulai dari $1,099
Bersiaplah untuk lompatan besar dalam teknologi seluler! Laporan terbaru dari firma riset TrendForce...
18 Tahun Berlalu — “Dewi Cinta Pertama” Gwei Lun-Mei Tampil Sangat Kurus dan Tampak Tua di Usia 41, Apa yang Terjadi Padanya?
Di usia 23 tahun, Gwei Lun-Mei memiliki wajah polos dan menawan yang bahkan membuat Jay Chou tak mam...
realme Pad 3 Terungkap: Baterai 10.000mAh Super Besar dan Dukungan 5G!
IT Home pada 29 November melaporkan bahwa sumber terpercaya @yabhishekhd membagikan bocoran di platf...
Raksasa Ternama Jepang Mundur dari Pasar Tiongkok Daratan, Merek Hemat Melaju Kencang—Sejumlah Gerai Tembus Antrean 3.000 Meja per Hari
“Dalam hidup, saya mungkin masih akan punya banyak uang dan banyak cinta—tapi saya tak akan pernah l...
Sepuluh Juta Yuan – Apakah Benar-Benar Kebebasan Finansial?
Di China, memiliki aset keuangan sebesar 10 juta RMB (tidak termasuk rumah sendiri atau utang) menem...
Perbandingan Jepang dan Korea di Piala Asia U-23: Media Korea Akui Realitas yang Tak Terbantahkan
Final Piala Asia U-23 AFC 2026 yang digelar di Arab Saudi berakhir dengan kemenangan telak 4-0 bagi ...
Beredar rumor Jin Chen diduga terkait kasus tabrak lari, dan disebut-sebut menekan asisten untuk “menjadi kambing hitam.”
(Beijing, 30)Aktris Tiongkok Jin Chen (Gina Jin) kembali naik daun dalam beberapa tahun terakhir ber...