Pelatih Sepak Bola Amerika Jadi Sorotan usai “Dibongkar” Sang Putri: Enggan Bayar Kantong Belanja, Pulang Malah Bawa Keranjang Supermarket—Padahal Gajinya Tembus Rp90 Miliar per Tahun
Lane Kiffin adalah sosok pelatih football Amerika yang cukup terkenal. Saat ini, ia menjabat sebagai...
Lane Kiffin adalah sosok pelatih football Amerika yang cukup terkenal. Saat ini, ia menjabat sebagai pelatih kepala tim football Louisiana State University (LSU).
Menurut laporan pada 27 Desember waktu setempat, Kiffin mendadak jadi bahan perbincangan hangat warganet—bahkan ramai jadi sasaran lelucon. Alasannya bukan soal strategi di lapangan, melainkan karena sebuah video singkat yang membuat banyak orang kaget: kebiasaan hidupnya dinilai “terlalu pelit”.
Yang mengungkap kebiasaan itu justru putrinya sendiri, Landry Kiffin, yang kini berusia 21 tahun.
Landry, yang aktif di media sosial dan memiliki lebih dari 180 ribu pengikut, membagikan momen ketika ayahnya baru pulang dari belanja di supermarket. Dalam video tersebut, sang pelatih terlihat menenteng satu galon besar susu dan air minum di satu tangan, sementara tangan lainnya membawa keranjang plastik belanja yang penuh dengan bahan makanan.
Di keterangan video, Landry menulis, “Pertama kali membiarkan dia pergi ke toko sendirian.” Tak lama kemudian, ia menambahkan candaan lain: “Hak belanjanya dicabut.”
Dalam cuplikan itu, Landry sempat bertanya, “Kenapa kamu bawa itu pulang?” Kiffin menjawab dengan santai bahwa ia tidak punya pilihan lain—karena kantong belanja harus bayar. Ia menjelaskan bahwa toko mengenakan biaya untuk kantong, dan karena ia menggunakan self-checkout, akhirnya ia membawa keranjang belanja itu keluar begitu saja.
Meski durasinya hanya 16 detik, video tersebut langsung viral. Di satu platform saja, jumlah penontonnya disebut melampaui 7 juta kali, disertai gelombang repost dan komentar. Banyak yang bercanda, konten Landry yang biasanya “serba rapi” justru kalah mencuri perhatian dibanding ayahnya yang memakai sandal jepit sambil menenteng keranjang supermarket.
Respons warganet pun beragam. Sebagian orang mengecam tindakan tersebut dan menilai membawa pulang keranjang toko bisa dianggap tidak semestinya—bahkan ada yang menyebutnya bisa masuk kategori pelanggaran—serta menyarankan agar keranjang segera dikembalikan. Namun, lebih banyak yang memilih menertawakan sisi “super hemat” Kiffin, sambil menyindir: “Harga kantong belanja memangnya berapa sih? Jangan-jangan cuma alasan saja.”
Padahal, jika bicara soal pemasukan, biaya kantong belanja jelas tidak berarti apa-apa baginya. Disebutkan bahwa pada akhir November tahun ini, Kiffin dan LSU menandatangani kontrak bernilai total hingga 91 juta dolar AS (sekitar RMB 640 juta). Nilai itu membuatnya menjadi pelatih football kampus dengan pendapatan tertinggi kedua dalam sejarah Amerika Serikat, hanya berada di bawah pelatih Georgia, Kirby Smart.
Dalam kontrak tersebut, Kiffin akan menangani LSU Tigers selama tujuh tahun, dengan rata-rata gaji sekitar 13 juta dolar AS per tahun (sekitar RMB 90 juta). Selain itu, ada pula bonus performa—misalnya, jika berhasil menjuarai kejuaraan nasional, ia bisa memperoleh bonus hingga 1 juta dolar AS.
Kepindahan Kiffin ke LSU juga sempat memicu kontroversi. Pasalnya, rival besar LSU adalah Ole Miss Rebels—tim yang pernah ia latih sebelumnya. Ketika kabar kepindahannya mencuat, sebagian fans Ole Miss disebut ramai-ramai melontarkan cemoohan.
Kiffin sendiri memiliki tiga anak dari pernikahannya dengan mantan istrinya, Layla Reeves. Landry sebagai anak tertua kerap menampilkan gaya hidup dan konten personalnya di media sosial. Karena itu, muncul pula candaan warganet: mungkin Kiffin begitu “irit” soal kantong belanja karena harus tetap “memanjakan” putrinya.
Seperti komentar yang beredar: kalau di rumah ada yang doyan belanja, ya harus ada juga yang kebagian tugas berhemat.
Striker €85 Juta Masih Mandul! Šeško 22 Tahun Tampil Lesu, Man United Tersingkir dari Carabao Cup
Manchester United tersingkir mengejutkan di putaran kedua Carabao Cup setelah kalah adu penalti dari...
Media Lakers Bersorak: “Ayton Seperti Monster!” — Cetak 29+10+3 dan Pecahkan Rekor di Lakers, Gaji USD 8 Juta Terlalu Murah!
Pada 4 November, Los Angeles Lakers meraih kemenangan keempat beruntun setelah membalikkan defisit 1...
Jika Banding FAM di CAS Gagal, Malaysia Bisa Hadapi Hukuman Lebih Berat, Kata Hannah Yeoh
(Kuala Lumpur, 20 Nov) Menteri Belia dan Olahraga, Hannah Yeoh, mengatakan bahwa jika banding Persat...
Huawei Mate Hadir dengan Upgrade Baru: Mate 70 Air 16GB!
Meskipun seri Mate 80 sudah dirilis dan terjual lebih dari 1,23 juta unit, Huawei kini menghadirkan ...
Beneran berangkat: Yu Hao dari Dreame mengumumkan karyawan berprestasi sudah tiba di Antarktika.
Pada 25 Januari, pendiri Dreame, Yu Hao, menulis di Weibo bahwa salah satu cara perusahaan memberi p...
Patung memorial Big S diresmikan; sang ibu memeluk dengan haru, Little S mengulurkan tangan dan menyentuhnya lembut
(Taipei, 2 Feb) — Selebritas Taiwan Barbie Hsu (Da S / Hsu Hsi-yuan) meninggal mendadak di Jepang pa...
Deng Zhaozun akhirnya menanggapi rumor “bunga Rp20 juta per hari”, namun warganet tetap tidak percaya dan menilai kekayaan sebaiknya tidak dipamerkan.
(Hong Kong, 4)Artis Hong Kong berusia 58 tahun, Tang Chiu-chun, putra mendiang maestro opera Kanton ...
Kaman Kong Mendadak Unggah Foto Gaun Pengantin dan Cincin Berlian saat Valentine—Picu Spekulasi Akan Menikah
(Hong Kong, 14 Feb) Mantan aktris TVB, Kaman Kong (Jiang Jia-min), ramai diperbincangkan setelah pad...
Piala Dunia Makau: 6 Wakil China Lebih Dulu Lolos ke 16 Besar, Wen Ruibo dan Kuai Man Menang Sempurna
Pada 1 April, Piala Dunia tenis meja di Makau menyaksikan dua pemain Tiongkok kembali lolos ke 16 be...
Tak Terduga! Pelatih Baru Chengdu Masih Simpan Dua Kartu As, Berpotensi Debut di Pekan Keempat
Chengdu Rongcheng memulai musim dengan baik (2 menang, 1 imbang), namun pelatih John Aloisi tetap be...
Pemeran utama Anne Hathaway dalam The Devil Wears Prada 2 menerima hadiah sepatu hak tinggi bordir di Korea Selatan, namun justru memicu komentar sinis dari warganet
Pada 9 April, warganet ramai membicarakan sebuah “hadiah budaya” yang diberikan kepada Anne Hathaway...