2026年9月10日

Jaket Bulu Angsa Kelas Menengah Menembus 2.000 RMB: Batas Harga atau Dilema Pasar?

Seiring turunnya suhu di seluruh negeri, jaket bulu angsa menjadi kebutuhan musim dingin. Baru-baru ...

Seiring turunnya suhu di seluruh negeri, jaket bulu angsa menjadi kebutuhan musim dingin. Baru-baru ini, harga jaket bulu angsa kelas menengah melampaui 2.000 RMB, memicu perbincangan. Merek terkenal seperti Bosideng, The North Face, dan Descente menetapkan 2.000 RMB sebagai harga awal, dengan model premium mencapai 3.000–4.000 RMB.

Kenaikan harga dipicu oleh meningkatnya biaya bahan baku, biaya peternakan unggas, dan strategi merek premium membangun mindset “harga tinggi = kualitas tinggi”. Konsumen kini lebih fokus pada kehangatan, nilai praktis, dan desain, sementara informasi transparan di media sosial mulai mematahkan mitos merek.

Ke depan, jaket bulu angsa menghadapi persaingan dari pakaian musim dingin alternatif, termasuk mantel wol dua sisi, jaket fleece, dan jaket katun hangat. Harga tinggi bukan lagi keharusan, melainkan tantangan strategis bagi merek. Konsumen bersedia membayar nilai nyata, tetapi menolak premi yang tidak wajar, yang dapat mendorong industri jaket bulu angsa menuju harga yang lebih rasional.

接著讀