2026年9月10日

Fantastis! Gaji rata-rata karyawan OpenAI 6,08 juta, pecahkan rekor industri teknologi

(San Francisco, 2 Jan) Media AS melaporkan—berdasarkan data keuangan yang disampaikan OpenAI kepada ...

(San Francisco, 2 Jan) Media AS melaporkan—berdasarkan data keuangan yang disampaikan OpenAI kepada investor—bahwa pada 2025 kompensasi berbasis opsi saham di OpenAI rata-rata mencapai sekitar US$1,5 juta per karyawan. Dengan perkiraan sekitar 4.000 karyawan, angka ini disebut melampaui startup teknologi besar mana pun dari sisi kompensasi saham per orang.

Laporan tersebut menyebut angkanya lebih dari 7 kali dibanding level kompensasi saham Google yang diungkap pada 2003 menjelang IPO 2004, serta sekitar 34 kali rata-rata kompensasi saham karyawan perusahaan teknologi besar pada satu tahun sebelum mereka melantai di bursa (analisis 25 tahun menggunakan data Equilar, disesuaikan inflasi).

Kompensasi saham jumbo ini dipandang sebagai upaya OpenAI mempertahankan peneliti dan engineer AI terbaik di tengah “perang talenta”. Namun, laporan menekankan konsekuensinya: beban rugi operasional meningkat dan kepemilikan pemegang saham lama terdilusi lebih cepat. Disebut juga bahwa kompensasi ekuitas diproyeksikan naik sekitar US$3 miliar per tahun hingga 2030, dan OpenAI menghapus aturan vesting yang sebelumnya mensyaratkan masa kerja minimal enam bulan—yang bisa membuat biaya kompensasi makin besar.

Perang rekrutmen memanas
Persaingan makin ketat pada musim panas 2025 ketika Meta memperkuat perekrutan dan menunjuk eks peneliti OpenAI sekaligus co-creator ChatGPT, Shengjia Zhao, sebagai chief scientist untuk tim Superintelligence Lab.


WSJ juga melaporkan OpenAI sempat memberi bonus sekali bayar untuk sebagian karyawan, dengan nilai jutaan dolar bagi beberapa orang.

Porsi kompensasi terhadap pendapatan
Analisis yang dikutip memperkirakan kompensasi karyawan OpenAI setara sekitar 46% dari pendapatan pada 2025—termasuk yang tertinggi dalam perbandingan—sementara pada banyak perusahaan teknologi menjelang IPO, porsi biaya insentif saham terhadap pendapatan rata-rata hanya satu digit persen.

接著讀

Tragedi di Afrika Selatan: Miliuner 39 Tahun Tewas Ditabrak Gajah di Kawasan Konservasi

Francois Christian Conradi, CEO berusia 39 tahun yang juga pemilik bersama Gondwana Private Game Reserve, tewas secara tragis saat mencoba menggiring sekelompok gajah menjauh dari penginapan wisatawan. Serangan itu berlangsung selama 30 detik dan meninggalkan kondisi yang mengerikan. Pihak konservasi sedang menyelidiki insiden ini dan meminta publik menghormati privasi keluarga korban.

411 天前