Kontroversial! Yang Hansen baru masuk di 134 detik terakhir dan cetak 4 poin, padahal Blazers unggul 32 tapi masih memakai pemain inti.
Pada 6 Januari (waktu Beijing), Portland Trail Blazers menjamu Utah Jazz dalam laga musim reguler NB...
Pada 6 Januari (waktu Beijing), Portland Trail Blazers menjamu Utah Jazz dalam laga musim reguler NBA dan tampil dominan sejak awal, dipimpin oleh Deni Avdija. Portland sempat unggul implied hingga 32 poin, membuat pertandingan cepat berubah menjadi garbage time. Blazers menang 137–117, meraih 3 kemenangan beruntun, sementara Jazz menelan 4 kekalahan beruntun. Avdija juga mencapai milestone 5.000 poin sepanjang karier NBA-nya. Namun, muncul kontroversi karena Yang Hansen baru dimainkan ketika tersisa 2 menit 14 detik (kurang lebih 134 detik terakhir), padahal pertandingan sudah jauh.
Stat penting
Blazers: Avdija 33 poin 8 rebound 9 assist; Sharpe 29 poin 5 rebound 7 assist 2 steal; Camara 15 poin; Love 14 poin; Sissoko 14 poin; Clingan 12 poin 17 rebound 3 blok; Murray 10 poin; Rupert 4 poin; Yang Hansen 4 poin.
Jazz: Markkanen 22 poin 4 rebound 4 assist 3 steal; Nurkic 21 poin 12 rebound 5 assist 2 steal; George 15 poin; Filipowski 13 poin; Collier 10 poin 9 assist; Sensabaugh 8 poin.
Alur pertandingan
Portland sempat tertinggal di awal, tetapi segera membalas dengan run 8–0 dan rentetan tembakan tiga angka untuk unggul 36–26 di akhir kuarter pertama. Kuarter kedua berjalan dengan tempo tinggi: Jazz mulai mampu mencetak lebih dari 30 poin dalam satu kuarter, tetapi Blazers bahkan lebih gila—mereka mencetak 42 poin di kuarter kedua. Avdija tampil sempurna (5/5), memasukkan dua tripoin, dan menambah 4 free throw untuk total 16 poin di kuarter tersebut. Portland pun menutup babak pertama unggul 78–57.
Di kuarter ketiga, Blazers tetap konsisten menyerang, memperlebar jarak hingga lebih dari 30 poin dan menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 114–83. Kuarter keempat sepenuhnya menjadi garbage time. Yang Hansen baru masuk ketika tersisa 2:14, langsung mencetak angka lewat hook shot lalu menambah dua free throw, finis dengan 4 poin, sementara Portland mengamankan kemenangan besar.
Sudirman Cup 2025, Daniel Lawan Rasa Sakit demi Indonesia Juara Grup
Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin membawa Indonesia menjadi juara Grup D Sudirman Cup 2025. Namun, Daniel bermain sambil menahan sakit di lututnya
Huawei Bikin Kejutan: MatePad Mini Dapat Update Sistem, Chipset Baru Terkuak!
perbincangan. Bahkan di redaksi, perangkat ini sampai diperebutkan layaknya “hak asuh” antar rekan k...
Lu Weibing: Penjualan Seri Xiaomi 17 Naik Lebih dari 20% Dibanding Generasi Sebelumnya, Model Pro Melampaui Ekspektasi
Berita IT Home, 5 Oktober — Mitra sekaligus Presiden Grup Xiaomi, serta Presiden Divisi Smartphone d...
Beats Milik Apple Terancam Gugatan Class Action karena “Kualitas Panggilan Suara Tak Sesuai Janji”
Produk earphone nirkabel Beats milik Apple tengah menjadi sorotan setelah dilaporkan menghadapi pote...
Terobosan Gemini menandai kebangkitan AI Google — akankah Baidu dan Alibaba dapat mengambil pelajaran darinya?
Sulit dibayangkan bahwa Google yang pernah ditertawakan dunia karena kegagalan Bard pada 2023, kini ...
Resmi Masuk 10 Besar Asia! Peluang Yang Hansen Lampaui Bateer Kian Terbuka, Tak Perlu Dibebani Standar Yao Ming
Saat Yang Hansen dengan tenang mencetak 4 poin dalam laga melawan Grizzlies, total poin sepanjang ka...
Di Ambang Krisis: Satu-Satunya Klub Milik Tiongkok di Lima Liga Top Eropa, Wolves Hanya Raih 2 Poin dari 15 Laga di Tengah Jadwal Neraka
Saat ini, hanya tersisa satu klub milik investor Tiongkok di lima liga top Eropa, dan itu adalah Wol...
Saat ChatGPT Mulai “Membangun Komunitas” dan “Mendorong Penjualan”, AI Tampaknya Akan Mengulang Jejak Platform Super Sekali Lagi
Pertama menantang Google. Lalu merangsek ke wilayah yang selama ini identik dengan Meta—bahkan mulai...
Romeo Beckham Tampil Perdana di Publik, Dampingi Mantan Pacar Brooklyn
Pada 20 Januari, Romeo Beckham, putra kedua David dan Victoria Beckham, tampil untuk pertama kali se...
IPO Spin-off “Pingtouge”? JPMorgan Terkejut dengan Timing Pemberitaan, Valuasi Diperkirakan Setara 6%–14% dari Kapitalisasi Pasar Alibaba
Kabar media yang menyebut Alibaba tengah menyiapkan langkah untuk mendorong unit chip internalnya, “...
Eileen Gu Bidik Tiga Emas di Olimpiade Musim Dingin Milan, Ibunya Gu Yan Bergabung Sebagai Pelatih
Pada pagi 27 Januari, delegasi olahraga Tiongkok untuk Olimpiade Musim Dingin ke-25 secara resmi diu...
Seorang sahabat dekat Cristiano Ronaldo melontarkan pernyataan kontroversial: meski sudah berusia 41 tahun, Cristiano Ronaldo masih menjadi pemain nomor satu dunia, sementara Lionel Messi kini hanya layak di peringkat ke-20, memicu perdebatan panas.r, while Lionel Messi can now only rank around 20th — a statement that quickly ignited debate.
(Beijing, 31 Maret) Di usia 41 dan 38 tahun, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi masih berjuang untuk...