2026年9月10日

Waktu Penunjukan Pelatih Interim Manchester United Terungkap — Solskjær Berpeluang Meraup Pendapatan Jutaan, Opsi Berduet dengan Carrick Ditolak

Ole Gunnar Solskjær berpeluang segera kembali ke kursi pelatih Manchester United. Pelatih asal Norwe...

Ole Gunnar Solskjær berpeluang segera kembali ke kursi pelatih Manchester United. Pelatih asal Norwegia itu dikabarkan masih melanjutkan negosiasi dengan klub dan kini muncul sebagai kandidat terdepan untuk mengisi posisi pelatih interim, menyusul pemecatan Rúben Amorim. Pesaing utamanya adalah mantan rekan setim sekaligus asisten, Michael Carrick, serta pelatih caretaker saat ini, Darren Fletcher.

Manchester United disebut telah memutuskan untuk menunjuk pelatih interim terlebih dahulu hingga sebelum Mei. Setelah itu, barulah klub akan melakukan pencarian lebih luas untuk pelatih kepala permanen pada musim panas mendatang. Alasannya cukup jelas: pilihan kandidat diyakini akan lebih banyak setelah musim berakhir. Pasca turnamen besar, sejumlah pelatih tim nasional mungkin akan berganti, dan beberapa pelatih klub juga memasuki masa akhir kontrak—membuka peluang bagi United untuk merekrut sosok ideal tanpa biaya kompensasi besar.

Solskjær dianggap sebagai opsi interim paling menarik, terutama karena sikapnya yang dinilai sangat cocok dengan arah kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe dan tim INEOS. Menurut pakar transfer Italia Fabrizio Romano, Solskjær menyampaikan pesan yang tegas dalam proses pembicaraan: uang bukan prioritas, kontrak bukan masalah, durasi maupun gaji bukan hal yang ia kejar. Yang ia inginkan hanyalah kesempatan membantu Manchester United dan kembali ke klub yang membesarkan namanya.

Meski demikian, pendapatan Solskjær jika menangani United tetap diperkirakan tidak kecil. Media Norwegia Nettavisen melaporkan bahwa agen Solskjær, Solbakken, telah membahas kesepakatan bernilai sekitar £50.000 hingga £60.000 per pekan. Lama kontrak masih bergantung pada kapan ia resmi ditunjuk, namun diproyeksikan berada di kisaran 18 hingga 20 minggu. Dengan perhitungan itu, Solskjær berpotensi meraup sekitar £1 juta hanya untuk periode setengah musim.

Musim Premier League United sendiri dijadwalkan berakhir setelah laga tandang melawan Brighton pada 24 Mei. Sementara itu, final Piala FA berlangsung lebih dulu, yakni pada 16 Mei. Artinya, pelatih interim akan memimpin setidaknya 17 pertandingan liga, dan—tergantung perjalanan tim—bisa menghadapi hingga maksimal lima laga di Piala FA.

Sejumlah laporan media Inggris juga menyebut adanya insentif tambahan: bila Manchester United pada akhirnya berhasil mengamankan tiket Liga Champions, Solskjær berpeluang memperoleh bonus besar senilai £3 juta hingga £4 juta. Dengan kata lain, apabila periode keduanya berjalan mulus dan hasilnya memuaskan, total pemasukan Solskjær dapat mencapai £5 juta.

Bagi sebagian fans yang sudah terbiasa melihat United mengeluarkan dana besar, angka itu mungkin terdengar “murah”. Namun dalam konteks gaji pelatih di Premier League, nominal tersebut tetap tergolong sangat tinggi. Data menunjukkan pelatih Chelsea yang baru, Liam Rosenior, dikabarkan memiliki gaji tahunan sekitar £4 juta. Sementara itu, Oliver Glasner (Crystal Palace) dan Marco Silva (Fulham)—dua nama yang juga sempat dikaitkan dengan United—berada di kisaran angka yang sama.

Secara keseluruhan, hanya delapan pelatih di Premier League yang disebut memiliki gaji di atas £4 juta per tahun. Selain nama-nama elit seperti Pep Guardiola, Mikel Arteta, dan Arne Slot, daftar itu juga mencakup Thomas Frank di Tottenham yang kabarnya mengantongi sekitar £8 juta, serta Nuno Espírito Santo di West Ham dengan sekitar £4,5 juta. Di sisi lain, Keith Andrews—pelatih Brentford yang bahkan sempat duduk di posisi lima besar—dilaporkan hanya bergaji sekitar £1,3 juta per tahun.

Sebelum ini, saat melatih Beşiktaş di Liga Turki, Solskjær disebut menerima gaji €3,6 juta per tahun (sekitar £3,125 juta). Karena itu, bila legenda United ini kembali ke Old Trafford, nyaris tidak ada keraguan bahwa secara finansial ia tetap akan mendapatkan paket yang sangat kompetitif. “Gaji rendah” versi United pun, di banyak tempat lain, tetap masuk kategori gaji premium.

Sempat muncul ide dari The Athletic agar United mempertimbangkan opsi unik: Solskjær dan Carrick melatih bersama sebagai duo pelatih interim. Namun, The Sun menilai skenario tersebut kecil kemungkinan terjadi. Meski keduanya pernah bekerja sama, pada akhirnya klub diyakini hanya akan memilih satu orang untuk kembali ke peran utama.

Saat ini, Solskjær dan Carrick sama-sama berada di Inggris. Namun, agenda pribadi keduanya pada pekan ini disebut memperlambat progres pembicaraan. Meski begitu, pihak klub juga tidak terlihat terburu-buru mengambil keputusan final. Kedua kandidat dilaporkan sudah berbicara dengan petinggi klub pada hari Selasa, tetapi CEO Omar Berrada dan direktur olahraga Jason Wilcox disebut ingin bertemu langsung sebelum menentukan pilihan.

Sementara proses itu berjalan, Fletcher tetap memimpin tim. Meski laga pertamanya belum menghasilkan kemenangan atas Burnley—tim yang berada di posisi kedua terbawah klasemen—ia hanya punya waktu dua hari untuk persiapan. Sky Sports melaporkan bahwa manajemen United terkesan dengan pekerjaannya, baik dari cara ia menghadapi media maupun kualitas sesi latihan di Carrington.

Salah satu contoh yang disorot adalah sesi pembinaan individual Fletcher dengan striker bernilai €85 juta, Šeško. Fletcher disebut menunjukkan video pergerakan tanpa bola serta memberikan masukan spesifik untuk perbaikan. Hasilnya terasa cepat: Šeško kemudian mencetak dua gol untuk pertama kalinya sebagai pemain Manchester United.

Kini, tantangan terdekat sudah jelas. Fletcher perlu membawa United menang di kandang melawan Brighton pada hari Minggu agar harapan meraih satu-satunya trofi musim ini tetap hidup. Setelah itu, Manchester United diperkirakan akan semakin mendekati keputusan—dengan pilihan utama mengerucut pada Solskjær atau Carrick.

Reporter Sky Sports, Rob Dorsett, menambahkan bahwa United kecil kemungkinan menunjuk pelatih baru sebelum laga kontra Brighton, karena tidak ada rencana negosiasi darurat. Sementara The Guardian melaporkan, pertemuan lanjutan yang awalnya dijadwalkan pada hari Kamis dengan Solskjær dan Carrick telah ditunda, dan baru akan digelar kembali setelah hari Jumat.

接著讀