Dituding dan disebut akan digugat oleh Jolin Tsai! Penyanyi jebolan One Million Star balas menantang dengan mengutip hukum Tiongkok: “Kerjakan PR dulu.”
(Taipei, 9 Jan) Konser “PLEASURE” milik diva Taiwan Jolin Tsai terus menjadi perbincangan. Namun, ka...
(Taipei, 9 Jan) Konser “PLEASURE” milik diva Taiwan Jolin Tsai terus menjadi perbincangan. Namun, karena sebagian konten pertunjukan ditafsirkan keliru oleh sejumlah netizen, muncul kontroversi. Disebutkan pihak perusahaan rekanan mengambil langkah hukum dan bahkan menyebut nama Liang Xiaojun, yang pernah mengikuti One Million Star (《超級星光大道》). Menanggapi hal itu, Liang pada 8 Jan mengunggah video klarifikasi dan menyindir, “Sebelum bikin pernyataan, harus benar-benar riset dulu.”
Dalam videonya, Liang menegaskan bahwa ia bukan orang pertama yang menafsirkan karya Tsai, dan sejak awal sudah menjelaskan bahwa komentarnya hanya dari sudut “hiburan”. Ia mengatakan tema yang ditampilkan dalam album baru dan konser—seperti “tujuh dosa besar” dan konsep “surga di dunia”—memang berasal dari budaya-religi Barat.
Liang juga mengingatkan pihak penyelenggara dan mitra kerja agar memperhatikan ketentuan dalam Regulations on Religious Affairs di Tiongkok, termasuk prinsip bahwa organisasi non-agama tidak boleh melakukan aktivitas keagamaan. Menurutnya, sebelum mengadakan konser di sana, perlu evaluasi hukum dan risiko secara lebih hati-hati.
Terkait tuduhan “menghina China” yang dikaitkan dengan isu kewarganegaraan dan kesalahan ejaan bahasa Mandarin pada tulisan putrinya, Liang membantah keras. Ia mengatakan meski tumbuh di luar negeri, ia punya kedekatan emosional dengan budaya tradisional Tionghoa, bahkan membawa anaknya belajar “guoxue” (kajian klasik/tradisional). Baginya, menganggap kesalahan tulisan anak karena belum lancar bahasa Mandarin sebagai “penghinaan” sama sekali tidak masuk akal.
Soal klaim bahwa tim Jolin Tsai menyebut konser tersebut mempromosikan budaya tradisional Tiongkok, Liang menanggapi dengan mengutip lirik Tsai dan berkata, “There is nothing left to say.”
Menghadapi sebagian fans yang dianggap terlalu agresif serta “pasukan buzzer”, Liang mengambil sikap tegas. Ia memperingatkan bahwa jika ada pihak yang sengaja mengerahkan massa untuk melakukan pelaporan besar-besaran demi balas dendam atau mengarahkan opini publik, dalam kasus serius bisa berujung pada konsekuensi pidana seperti penghinaan, pencemaran nama baik, hingga pelanggaran lain. Ia juga mengajak kreator lain yang mengalami gangguan dan pelaporan berniat buruk untuk menghubunginya secara pribadi dan menyerahkan bukti, serta menyatakan tidak menutup kemungkinan membuat laporan polisi bersama bila diperlukan. Liang menekankan kebebasan berpendapat dilindungi hukum, tetapi dunia maya bukan wilayah tanpa aturan. Jika gangguan berlanjut, ia mempertimbangkan untuk “secara berkala mempublikasikan interpretasi artistik” atas karya Jolin Tsai sebagai respons.
Sementara itu, konser Jolin Tsai di Beijing dikabarkan sudah mendapat persetujuan resmi dan dijadwalkan pada 13–14 Juni di National Stadium (Bird’s Nest). Desain panggung akan melanjutkan pengalaman imersif dari pemberhentian pertama di Taipei, yang menunjukkan kontennya tampaknya tidak dianggap sebagai “aktivitas keagamaan”. Ia juga akan menjadi penyanyi wanita Taiwan kedua yang tampil di Bird’s Nest setelah A-Mei (Chang Hui-mei).
[Bintang Tak Terduga] Pemain Naturalisasi Saudi, Rahman, Cetak 32 Poin dan Hampir Kalahkan Timnas Tiongkok
[Olahraga Guangdong | 6 Agustus 2025]Dalam pertandingan pembuka babak grup FIBA Asia Cup, timnas Tio...
Amarah Messi di Usia 38! Sang Legenda Bawa Inter Miami ke Final Piala Liga dengan Kebangkitan Spektakuler
Kamu selalu bisa percaya pada Lionel Messi.Pagi hari tanggal 28 Agustus (waktu Beijing), Inter Miami...
Bahkan OpenAI Siap Melantai di Bursa!
Para pendiri startup AI kini mulai berlari menuju pasar saham. Pada 30 Oktober, berbagai media melap...
Imlek kali ini, robot bekerja mati-matian.
Menjelang puncak acara akhir tahun, robot humanoid ikut “sibuk”. Setelah viral di Gala Festival Musi...
Raksasa berlian global tak lagi berkilau, namun negara-negara Afrika justru berlomba-lomba.
(London, 10 Februari) — Raksasa industri berlian global De Beers tengah menghadapi perubahan kepemil...
Sempat diterpa rumor retak rumah tangga dengan Derek Tsang, Venus Wong jarang-jarang bicara soal “seven-year itch” dan menegaskan tak mau jadi “tai tai” (nyonya rumah tanpa karier).
(Hong Kong, 10 Februari) — Aktris Wong Man Yi (34) baru-baru ini memenangkan Aktris Pendukung Terbai...
Mantan Miss Hong Kong, Kwan Yi Tong (42), Sahkan Perceraian, Tamatkan Perkahwinan Selama 15 Tahun
(Hong Kong, 25) Mantan peserta Miss Hong Kong berusia 42 tahun, Anita Kwan, mengumumkan perceraian d...
Fish Liew Chi-yu dan Carlos Chan Ka-lok Tampil Berani Menembus Batas dalam Love Like Mine — Tayang Terbatas di Malaysia Mulai 9 April
(Kuala Lumpur, 28 Maret) Film Malaysia Love Like Me yang disutradarai dan ditulis oleh Tam Wai-ching...
Jay Chou Soroti Dilema Artis Perempuan — Tekanan Ganda dari Pelanggaran Privasi dan Stigma Sosial
Penyanyi Jiang Yuchen menjadi sorotan setelah terlibat sengketa hak asuh lintas negara yang terjadi ...
Dulu Putus Tepat Waktu dengan Lee Wing Hon — Netizen Serukan “Keadilan untuk Yang Sze Kei” Saat Ia Ungkap Isi Hati**
(Hong Kong, 26) Konflik keluarga dalam keluarga Li Ka-ding kembali menjadi sorotan setelah mantan is...