2026年9月10日

WTT Resmi Umumkan: 15 Pemain Timnas China Lolos ke WTT Singapore Smash, Dipimpin Wang Chuqin dan Sun Yingsha

Pada 10 Januari 2026, World Table Tennis (WTT) resmi mengumumkan gelombang pertama daftar undangan u...

Pada 10 Januari 2026, World Table Tennis (WTT) resmi mengumumkan gelombang pertama daftar undangan untuk WTT Singapore Smash yang akan digelar pada Februari. Seluruh pemain yang saat ini berada di peringkat 10 besar dunia dipastikan masuk daftar, sementara Tim China tampil sangat dominan dengan delapan juara dunia serta tujuh pemain tambahan yang juga mengamankan tiket. Wang Chuqin dan Sun Yingsha akan menjadi ujung tombak—menandai ujian besar sejak laga pertama di awal Tahun Baru Imlek. Berikut detail lengkapnya.

WTT Singapore Smash tahun ini dijadwalkan mulai bergulir pada 19 Februari, bertepatan dengan hari ketiga Tahun Baru Imlek. Ini menjadi turnamen besar pertama Tim China di tahun lunar yang baru, sehingga wajar jika sorotan tertuju pada mereka. Status kompetisi ini pun sangat prestisius: sang juara akan meraih 2.000 poin, setara dengan level Olimpiade dan Kejuaraan Dunia. Karena itu, setiap asosiasi menempatkan Singapura sebagai target prioritas—dan Tim China tentu tidak mau ketinggalan.

Berdasarkan informasi resmi WTT, saat ini sudah ada 15 pemain Tim China yang mengantongi kualifikasi untuk tampil di Singapore Smash. Dari sektor putra, tujuh nama yang masuk adalah Wang Chuqin, Lin Shidong, Liang Jingkun, Xiang Peng, Chen Yuanyu, Zhou Qihao, dan Chen Junsong. Sementara dari sektor putri, delapan pemain yang lolos meliputi Sun Yingsha, Wang Manyu, Kuai Man, Chen Xingtong, Wang Yidi, Chen Yi, Shi Xunyao, dan He Zhuojia. Komposisi ini menunjukkan kedalaman skuad yang luar biasa dan mengirim sinyal kuat soal ambisi besar di Singapura.

Namun, panggung Singapore Smash bukan hanya milik Tim China. Sejumlah bintang papan atas dari berbagai negara juga masuk dalam daftar undangan awal, termasuk kakak-beradik Harimoto dari Jepang, duo bersaudara Lebrun dari Prancis, Hugo Calderano, Truls Möregårdh, Matsushima Terukazu, Lin Yun-Ju, Hina Hayata, Mima Ito, hingga Zhu Yuling. Dengan deretan nama sekelas ini, intensitas pertandingan diprediksi akan tinggi sejak babak pertama.

Berbeda dengan turnamen elite berformat lebih kecil seperti WTT Champions, WTT Smash memiliki skala yang jauh lebih besar. Nomor tunggal saja menyediakan 128 slot di babak utama—terbagi rata untuk putra dan putri—ditambah banyak peserta dari jalur kualifikasi. Selain itu, turnamen ini juga mempertandingkan ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, sehingga membuka peluang lebih luas bagi pemain berperingkat lebih rendah untuk unjuk gigi. Tak heran jika kejutan dan kemunculan “kuda hitam” kerap terjadi.

Untuk agenda awal 2026, Tim China telah memastikan akan tampil dalam enam turnamen: WTT Doha Champions, WTT Doha Star Contender, WTT Muscat Contender, WTT Doha Feeder, Piala Asia Haikou, dan WTT Singapore Smash. Turnamen pertama sudah berjalan lebih dari separuh—Tim China menurunkan 10 pemain, dengan enam di antaranya berhasil menembus perempat final—dan rangkaian laga tersebut akan dituntaskan pada 11 Januari.

Dari sisi jadwal pemain, Wang Chuqin dan Sun Yingsha dipastikan absen pada empat turnamen di bulan Januari. Sementara itu, Wang Manyu dan beberapa pilar utama lainnya tengah berjuang di WTT Doha Champions, sedangkan event lain diikuti secara selektif. Memasuki Februari, Tim China diperkirakan akan menurunkan komposisi “all-star” untuk Piala Asia Haikou dan WTT Singapore Smash—dan publik tentu berharap mereka mampu membuka tahun dengan hasil yang gemilang.

接著讀