Clippers Bangkit dan Membalikkan Pistons! Leonard & Collins Menggila dengan 51 Poin, Harden Menebus Diri, Bangku Cadangan Bertumpu pada Jones
Pada 11 Januari 2026, Clippers menghadapi Pistons dalam laga musim reguler yang berlangsung penuh dr...
Pada 11 Januari 2026, Clippers menghadapi Pistons dalam laga musim reguler yang berlangsung penuh drama. Clippers sempat “menggali lubang” sendiri di kuarter pertama, sehingga tiga kuarter berikutnya mereka harus terus mengejar ketertinggalan. Namun, mereka tetap mampu menempel ketat di kuarter keempat. Di menit-menit terakhir, Pistons melakukan beberapa turnover beruntun, Clippers langsung menghukum lewat serangan balik, dan akhirnya menuntaskan comeback dengan kemenangan 98–92.
Dua nama yang paling menonjol dalam kebangkitan ini adalah Kawhi Leonard dan John Collins—keduanya meledak bersamaan di momen yang tepat. Leonard melanjutkan tren performa apiknya belakangan ini, tampil komplet dengan tembakan tiga angka dan penetrasi agresif. Ia menutup pertandingan dengan 26 poin dan 8 rebound, dan perannya terasa sangat besar di kuarter keempat ketika Clippers membangun momentum untuk memangkas selisih.
Collins juga tampil luar biasa, terutama lewat akurasi tripoin dari sudut (corner) yang sangat presisi. Ditambah kontribusi di rebound dan pertahanan, ia terlihat sebagai big man yang benar-benar serba bisa. Dari 14 percobaan tembakan, Collins memasukkan 9 dan membukukan 25 poin, 7 rebound, 5 steal, serta 4 blok—paket kontribusi dua arah yang nyaris sempurna.
Meski starter tampil solid, masalah muncul dari bangku cadangan yang minim produksi. Praktis hanya Jones yang mampu memberi angka, dengan 9 poin dari 3/8 tembakan. Sementara itu, Batum, Lopez, dan Sanders sama sekali tidak mencetak poin. Kondisi ini jelas menambah beban besar bagi unit starter, karena dukungan dari second unit nyaris tidak ada.
Di sisi lain, James Harden mengalami malam yang berat. Setelah tampil sangat meyakinkan di pertandingan sebelumnya, kali ini ia “mati kutu” dan hanya mencatat 4/20 dari lapangan—efisiensi yang membuat banyak fans terkejut. Namun, Harden tetap berhasil menebusnya di saat paling krusial. Pada momen penentuan, ia mampu mencetak and-one (2+1) dan juga mengirim assist penting kepada Ivica Zubac, yang membantu Clippers membalikkan keadaan.
Zubac sendiri mencatat angka yang terlihat bagus: 17 poin dan 6 rebound dengan akurasi 6/9. Sayangnya, kontribusinya secara keseluruhan masih menuai catatan, terutama dari sisi intensitas bertahan. Ada beberapa momen ketika ia tampak membiarkan lawan menembak dengan nyaman, dan dalam duel fisik pun ia tidak selalu unggul. Bahkan, ia sempat diblok pada momen penting, menegaskan bahwa statistik belum sepenuhnya mencerminkan pengaruhnya di lapangan. Tak heran jika muncul pertanyaan: apakah Clippers terus memberinya menit bermain untuk “mengangkat angka” sebelum mengambil keputusan roster yang lebih besar, termasuk kemungkinan skenario pertukaran?
Uji Kekerasan Ekstrem Switch 2: Dihantam Tang Lebih dari 50 Kali Baru Retak — Nintendo Bikin Konsol Tahan Banting
Di tengah tren teknologi yang mengejar desain tipis dan estetika elegan, Nintendo diam-diam menghadirkan sebuah konsol yang sangat tahan banting — secara harfiah. Baru-baru ini, Zack Nelson dari channel YouTube terkenal JerryRigEverything melakukan pembongkaran menyeluruh dan uji ketahanan ekstrem terhadap Nintendo Switch 2. Hasilnya? Konsol ini jauh lebih kuat dari yang dibayangkan.
Lempeng Tanah Bergerak! Semenanjung Kamchatka Bergeser Hampir 2 Meter ke Tenggara Akibat Gempa Dahsyat | Terkuat Sejak 1952
Pada 5 Agustus, Institut Riset Geofisika cabang Kamchatka dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia mengum...
8 Hari “Golden Week” China: Pendapatan Box Office Turun 278 Juta Yuan
Film “Golden Week” China Kian Dingin: Tak Ada Blockbuster Meledak, Tak Ada Kuda Hitam Menonjol Tahun...
Blogger Ungkap KOL Tak Pernah Cek Iklan: Klaim “Isi Daya dari 10% ke 80% Hanya 7 Detik” Jadi Bahan Ejekan Netizen
Kuaikeji, 12 Oktober — Baru-baru ini, beberapa KOL (Key Opinion Leader) menuai gelombang ejekan dari...
Mengapa “Sekutu Lama” Kini Berbalik Menyerang NIO?
Baru saja NIO berjanji akan mencapai profit pada kuartal keempat, saham perusahaan itu langsung terk...
Kyle Anderson Buka Suara: Tetap Berstatus Warga Negara Tiongkok, Siap Kembali Membela Timnas, dan Berpotensi Berkarier di CBA
Belakangan ini, isu seputar Li Kaier ramai diperbincangkan setelah ada informasi yang menampilkan ke...
Google Membagikan Wawasan: Langkah Berikutnya dalam Teknologi Optical Switching
Dalam artikel ini, Google membahas teknologi perangkat (device) untuk optical circuit switch (OCS) g...
Pedagang sayur di China dituduh diam-diam memakai pestisida beracun, sehingga warga menolak makan sayuran lokal.
(Beijing, 19 Januari) Sebuah program investigasi di televisi nasional Tiongkok melaporkan adanya dug...
Chelsea Bisa Lupakan: Fermín Perpanjang Kontrak dengan Barcelona hingga 2031, Gaji Naik, Klausul Lepas Dilipatgandakan
Menurut pakar transfer ternama Fabrizio Romano, Barcelona telah mencapai kesepakatan penuh dengan ge...
Shandong Taishan Amankan Rekrut Pertama Musim Dingin! He Yiran Gabung dengan Biaya Transfer di Bawah 20 Juta
Pada hari Selasa, jurnalis Miao Yuan mengonfirmasi bahwa Shandong Taishan telah mencapai kesepakatan...
Manchester United F.C. mendapat saran transfer yang cukup kontroversial setelah FC Bayern Munich dikabarkan membuka kemungkinan penjualan pemain. Usulan untuk mendatangkan Harry Kane dinilai terlalu berisiko, bahkan disebut “bodoh”, sehingga memicu perdebatan luas.
Setelah Bayern Munich membuka kemungkinan menjual Harry Kane, spekulasi transfer kembali memanas. Ba...
Third Akhirnya Menikmati Nasi Lemak Saat Kembali ke Malaysia, Malu Dikerumuni Penggemar: "Terlalu Dekat!"
(Shah Alam, 26 Julai) Bintang Thailand Third (Lapat Ngamchaweng) tampil di Central i-City bagi memer...