Wembanyama Tampil Impresif dari Bangku Cadangan dengan 21 Poin, Spurs Tundukkan Celtics; Fox Catat 21-9-6, Brown Bukukan 27-8-7
Pada 11 Januari (waktu Beijing), NBA musim reguler kembali bergulir dan San Antonio Spurs (27–11) su...
Pada 11 Januari (waktu Beijing), NBA musim reguler kembali bergulir dan San Antonio Spurs (27–11) sukses memperpanjang tren positif mereka. De’Aaron Fox tampil komplet dengan 21 poin, 9 rebound, dan 6 assist, sementara Victor Wembanyama menambahkan 21 poin serta 6 rebound. Memasuki kuarter keempat, Spurs meledak lewat rangkaian serangan singkat yang memberi mereka keunggulan krusial, sebelum akhirnya menahan Boston Celtics (24–14) dan menang tipis 100–95 di kandang lawan. Hasil ini mengantar Spurs meraih dua kemenangan beruntun.
Selain Fox dan Wembanyama, Spurs mendapat kontribusi besar dari Keldon Johnson yang mencatat 18 poin dan 10 rebound. Julian Champagnie juga tampil solid dengan double-double 12 poin dan 13 rebound, sedangkan Stephon Castle menyumbang 9 poin dan 5 assist. Dari kubu Celtics, Derrick White menjadi pencetak angka terbanyak dengan 29 poin, 9 rebound, dan 3 assist. Jaylen Brown nyaris membawa Boston mengejar dengan 27 poin, 8 rebound, dan 7 assist. Luka Garza menambah 11 poin dan 6 rebound, Scheierman mencetak 10 poin, sementara Neemias Queta mengoleksi 9 poin dan 13 rebound.
Spurs membuka laga dengan percaya diri. Fox langsung mengamankan 5 poin cepat yang membawa tim tamu unggul 7–2. Namun Celtics segera merespons: Queta dua kali menuntaskan peluang di bawah ring, Brown memenangkan duel satu lawan satu, dan Boston melesat lewat laju 12–0 untuk berbalik memimpin 14–7.
Harrison Barnes membalas dengan tembakan tiga angka untuk memantik kebangkitan Spurs, yang kemudian menipiskan jarak lewat run 7–2. Meski begitu, Celtics kembali menstabilkan permainan melalui tripoin Brown dan Garza. Johnson menutup kuarter pertama dengan dua field goal, tetapi Spurs tetap tertinggal 21–26.
Di awal kuarter kedua, White mencetak 4 poin beruntun untuk memperlebar keunggulan Boston. Castle menjawab dengan tripoin agar Spurs tetap menempel, namun Celtics kembali menambah angka untuk menjaga jarak. Wembanyama lalu masuk dengan ledakan 5 poin, membuat pertandingan berubah menjadi adu tarik-menarik dengan selisih yang terus berganti.
Spurs semakin dekat ketika Fox memasukkan dua tembakan, dan dengan 3 menit 10 detik tersisa di paruh pertama mereka hanya tertinggal 47–48. Brown kembali agresif dengan tambahan 5 poin, Queta menyusul lewat putback, dan Celtics lagi-lagi menciptakan ruang. Castle memasukkan satu dari dua free throw, Champagnie menambah angka dari ofensif rebound, tetapi Spurs masih tertahan 50–55 saat turun minum.
Pada paruh pertama, Brown dan White masing-masing mencatat 17 poin dan 4 rebound untuk Celtics. Dari Spurs, Fox memimpin dengan 11 poin, sedangkan Castle mengoleksi 9 poin.
Kuarter ketiga berjalan ketat. Wembanyama mencetak dua tembakan beruntun untuk memangkas selisih menjadi 59–62, lalu terus menekan hingga Spurs menyamakan kedudukan 64–64. Celtics kembali memimpin setelah Garza dan Brown menanam tripoin. Johnson merespons dengan tripoin balasan, Brown kembali tepat sasaran dari luar garis, lalu Fox menambah 4 poin lewat kombinasi tembakan dan free throw. Tiga kuarter selesai, Spurs hanya tertinggal 73–75.
Kuarter keempat dibuka dengan tripoin Champagnie, disusul dunk Wembanyama yang membawa Spurs berbalik unggul. Celtics tak tinggal diam—White, Scheierman, dan Simmons bergantian memasukkan tembakan tiga angka untuk merebut kembali keunggulan dalam waktu singkat.
Setelah time-out, Spurs menjawab dengan tenang. Kelly Olynyk memasukkan tripoin, lalu Wembanyama menambah satu poin dari garis free throw untuk membuat skor imbang 84–84. White kemudian menyerang ring dua kali dan kembali membawa Boston memimpin, tetapi Spurs mengeluarkan momen terbaik mereka di menit-menit penentuan.
Johnson menanam tripoin, Wembanyama memasukkan jump shot jarak menengah, dan Spurs melaju dengan run 9–2. Dengan 40,5 detik tersisa, San Antonio unggul 97–93. White sempat menjaga harapan Celtics lewat dua free throw, namun Wembanyama kembali menjawab dengan mid-range jumper untuk mempertahankan jarak empat poin.
Di momen krusial, Brown dan White gagal mengonversi dua percobaan tripoin. Kornet mengamankan rebound dan dilanggar, lalu memasukkan satu dari dua free throw untuk membuat Spurs memimpin 100–95 dengan 7,1 detik tersisa. Celtics tak mampu mengejar lagi, dan Spurs pun menutup laga dengan kemenangan tandang yang sangat berharga.
Susunan starter Spurs: Fox, Castle, Champagnie, Barnes, Kornet
Susunan starter Celtics: Pritchard, White, Brown, Gonzalez, Queta
Judul: Manchester United Rekrut Cunha seharga £62,5 Juta! Tiga Pemain Tinggalkan Old Trafford, Rekonstruksi Musim Panas Dimulai
Seiring berakhirnya musim Liga Inggris, Manchester United resmi memulai tahap rekonstruksi musim panas. Klub telah mengumumkan kepergian tiga pemain veteran—Christian Eriksen, Victor Lindelof, dan Jonny Evans—serta memastikan perekrutan pertama di era pelatih baru Ruben Amorim: striker Wolves Matheus Cunha. Cunha akan mengenakan nomor 10 dan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan klausul pelepasan senilai £62,5 juta. Fokus berikutnya adalah memperkuat lini depan, dengan Liam Delap dari Ipswich menjadi target utama.
Dari Raja Es Krim Menjadi Kenangan: Mengapa Generasi Muda Tak Lagi Memilih Häagen-Dazs
Dulu dianggap sebagai lambang kemewahan rasa dan gaya hidup premium, kini Häagen-Dazs mulai ditinggalkan generasi muda. Saat konsumen semakin rasional dan mengejar nilai guna, bahkan “raja es krim” ini pun tak luput dari tekanan pasar. Penurunan penjualan dan penutupan gerai hanyalah puncak gunung es dari krisis relevansi yang dihadapi Häagen-Dazs—dan mungkin juga peringatan bagi seluruh industri es krim premium.
Vinícius Minta Gaji Tertinggi, Madrid Menolak dan Anggap Itu Ancaman
Menurut Mundo Deportivo, negosiasi perpanjangan kontrak antara Vinícius Jr dan Real Madrid menemui jalan buntu akibat perbedaan besar dalam permintaan gaji. Vinícius ingin menjadi pemain dengan gaji tertinggi di tim, menyamai Mbappé. Namun Madrid menolak permintaan itu dan menganggapnya sebagai bentuk tekanan. Klub kini mempertimbangkan menjual Vinícius atau Rodrygo demi menjaga stabilitas finansial dan ruang ganti.
Guardiola Mulai Menemukan Irama: Latih Foden & González Secara Personal, Kunci Kendali Manchester City
Musim ini tidak dimulai dengan mudah bagi Pep Guardiola. Setelah musim lalu tanpa gelar, tekanan bes...
Vivo Ungkap Langsung oleh Huang Tao: X300 Hadir Pekan Depan sebagai Penerus X200 Pro Mini
Vivo X300 Siap Meluncur 13 Oktober: Huang Tao Ungkap Detail Lengkap “Pro-Level Mini Flagship” Vivo a...
Proses 3nm yang Sama, Tapi Harga Beda Jauh: Dimensity 9500 Lebih Murah Lebih dari 50% Dibanding Snapdragon 8 Gen 5 Ultra!
TechFast News, 12 Oktober — Berdasarkan laporan terbaru, MediaTek Dimensity 9500 diperkirakan akan d...
Manchester United Bidik Empat Kemenangan Beruntun! Pemain Kunci Wolves Diskors, Amrolín Bisa Kembali ke Formasi 3-4-3
Selasa malam, Manchester United akan menjamu Wolves yang berada di dasar klasemen Premier League dal...
Hingga US$150! RoboTaxi Tesla disebut bisa dikenai biaya kebersihan, warganet ribut
Robotaxi Tesla dikabarkan sudah memasuki tahap uji coba di Amerika Utara, namun wacana “biaya kebers...
Rayakan Ulang Tahun Sang Ibu, Louis Koo Jarang-Jarang Unggah Foto Keluarga
(Hong Kong, 27) Sejak film A Step into the Past versi layar lebar dirilis pada akhir tahun lalu, akt...
Sony Hentikan Produksi Perekam Blu-ray: Dari Harga Premium ¥450.000 hingga Sepi Peminat, Sebuah Era Berakhir Tanpa Tepuk Tangan
Saya masih ingat, ketika kecil menonton TV, ada satu adegan yang tiba-tiba membuat saya penasaran. T...
Wawancara Usai Menyapu Mesheva: Tekankan Fokus dan Totalitas, Siap Hadapi Babak Gugur
Di Piala Dunia tenis meja Makau, Sun Yingsha menang 3–0 (11–6, 11–4, 11–7) atas Dina Meshref dan lol...