2026年9月10日

Larangan Ekspor Minyak Sawit Dicabut — Raksasa Perkebunan Malaysia Kembali ke Pasar AS

(Kuala Lumpur, 16 Februari) FGV Holdings (FGV, sudah dikeluarkan dari bursa) mengumumkan bahwa Bea C...

(Kuala Lumpur, 16 Februari) FGV Holdings (FGV, sudah dikeluarkan dari bursa) mengumumkan bahwa Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) secara resmi telah mencabut pembatasan ekspor. Dengan demikian, produk minyak sawit dan produk terkait milik FGV kembali diizinkan masuk ke pasar Amerika Serikat.

Dalam pernyataan resmi, FGV menyatakan bahwa selama memenuhi seluruh hukum dan peraturan AS yang berlaku, produk perusahaan—termasuk dari anak perusahaan serta perusahaan asosiasi—kini dapat kembali dipasarkan di Amerika Serikat.

Upaya ESG diakui regulator internasional

CEO FGV, Datuk Fahrul Nizam Osman, menyebut pencabutan Withhold Release Order (WRO) sebagai tonggak penting yang menunjukkan upaya perusahaan dalam tata kelola ketenagakerjaan, perlindungan hak asasi manusia, dan keberlanjutan telah diakui regulator internasional.

Ia mengatakan FGV terus menjalankan reformasi operasional untuk memperkuat sistem ketenagakerjaan, melindungi HAM, serta menanamkan prinsip keberlanjutan di seluruh lini bisnis—membuktikan bahwa praktik bisnis yang bertanggung jawab dan patuh aturan dapat memenuhi standar internasional dan menjaga akses ke pasar penting seperti AS.

Untuk menghilangkan risiko terkait kerja paksa atau pekerja anak, FGV telah menerapkan rencana aksi menyeluruh, termasuk memperketat proses perekrutan pekerja asing dan mengembalikan penuh biaya perekrutan kepada 23.461 karyawan aktif maupun mantan karyawan.

Perbaikan hak dan kesejahteraan pekerja

Dari sisi kondisi hidup, FGV menyelesaikan peningkatan 2.520 unit asrama pekerja serta membangun 1.002 kamar baru. Perusahaan juga meningkatkan 27 fasilitas pengolahan air dan memasang 1.193 perangkat penyaring air untuk memperbaiki akses pekerja terhadap air minum bersih.

Selain itu, FGV memperluas infrastruktur jaringan di 165 lokasi operasi dan menerapkan sistem pemantauan digital guna memastikan kepatuhan terhadap standar ketenagakerjaan.

Untuk perlindungan hak pekerja, FGV membentuk komite pengelolaan pengaduan dan menghadirkan saluran pelaporan pihak ketiga, serta membentuk “Komite Komunikasi Harmonis” di tingkat perkebunan agar pekerja lebih terlibat dan dapat menyuarakan aspirasi. FGV juga memperkuat kerja sama dengan Serikat Pekerja Perkebunan Nasional demi mendorong kebebasan berserikat, partisipasi serikat, dan perlindungan hak pekerja.

FGV menegaskan akan terus bekerja bersama tim dan mitra untuk menciptakan nilai jangka panjang dan berkelanjutan bagi karyawan, mitra bisnis, komunitas, serta industri sawit secara keseluruhan.

接著讀