2026年9月10日

YouTube Luncurkan Tiga Langkah Utama untuk Bantu Anak Muda “Lepas Kecanduan” Video Pendek

(San Bruno, 16 Februari) Video pendek selama ini sering dikritik oleh orang tua dan pakar karena din...

(San Bruno, 16 Februari) Video pendek selama ini sering dikritik oleh orang tua dan pakar karena dinilai mudah memicu kecanduan serta penggunaan berlebihan di kalangan remaja. Menanggapi hal tersebut, YouTube mengumumkan pembaruan besar untuk Shorts, dengan fokus pada tiga hal: pembatasan waktu menonton, perubahan sistem rekomendasi, dan penguatan fitur pengawasan akun demi meningkatkan keamanan digital remaja.

Ke depan, orang tua dapat mengatur batas waktu agar remaja tidak terus-menerus menggulir Shorts. Bahkan, timer bisa diatur menjadi nol untuk membantu anak mengelola kebiasaan menonton secara lebih sadar. Orang tua juga dapat mengaktifkan pengingat jam tidur dan notifikasi “istirahat sejenak”. Versi otomatis dari pengingat ini kini telah diterapkan secara default untuk pengguna di bawah 18 tahun.

YouTube juga menyatakan akan menambahkan alur pendaftaran dan perpindahan akun yang lebih sederhana di perangkat bersama seperti ponsel dan tablet, sehingga orang tua lebih mudah membuat akun dengan pengawasan (supervised account). Selain itu, sistem rekomendasi untuk pengguna remaja akan diperbarui agar lebih memprioritaskan konten berkualitas dan berdampak positif.

Sorotan pada pengelolaan akun anak

Menurut laporan CNN, Google sebagai induk YouTube kembali menjadi sorotan terkait pengawasan akun anak. Aktivis keamanan digital anak, Melissa McKay, menulis di LinkedIn bahwa Google memberi tahu dirinya bahwa akun putranya yang akan berusia 13 tahun akan segera memenuhi syarat untuk mengajukan penghapusan pengawasan orang tua.

Menanggapi hal itu, pejabat keamanan Google Kate Charlet menyebut kebijakan telah diperbarui: remaja yang genap 13 tahun tetap harus memperoleh persetujuan orang tua sebelum fitur pengawasan dapat dihapus, hingga kedua pihak benar-benar siap.

接著讀