2026年9月10日

Heboh! McDonald’s Jepang “Menanam” Jamur dan Bambu di Es Krim

Apakah jamur dan bambu bisa benar-benar “tumbuh” di atas es krim? Kedengarannya seperti dongeng—atau...

Apakah jamur dan bambu bisa benar-benar “tumbuh” di atas es krim? Kedengarannya seperti dongeng—atau dunia fantasi setelah makan sesuatu yang ajaib. Tapi kali ini, McDonald’s Jepang benar-benar mewujudkannya.

Pada 15 Januari 2026, McDonald’s Jepang mengumumkan bahwa mulai 21 Januari, mereka akan meluncurkan McFlurry edisi terbatas: 「マックフルーリー きのこの山とたけのこの裡」, yang berarti “McFlurry: Gunung Jamur & Desa Bambu.”

Seperti namanya, McFlurry ini “menanam” jamur dan bambu—tapi bukan jamur atau bambu asli. Keduanya adalah camilan cokelat ikonik dari Meiji: Kinoko no Yama (Gunung Jamur) dan Takenoko no Sato (Desa Bambu).

Ditempatkan di atas es krim lembut, warna putih menyerupai salju, sementara jamur dan bambu cokelat terlihat seperti hutan mini—tapi tentu saja, hutan ini beraroma cokelat.

McFlurry ini disusun dengan cermat:

  • Es krim vanilla lembut sebagai dasar
  • Dua lapisan camilan cokelat: Gunung Jamur (biskuit + cokelat) dan Desa Bambu (kue kering + cokelat)
  • Ditinggikan dengan dua jenis saus cokelat, membentuk “hutan es krim”

Setiap suapan menghadirkan kelembutan es krim sekaligus kerenyahan dan kekenyalan camilan cokelat—tekstur yang kaya dan menyenangkan.

Kolaborasi ini juga membawa unsur nostalgia. Gunung Jamur (1975) dan Desa Bambu (1979) telah lama bersaing di Jepang, memunculkan pertanyaan klasik: “Mana yang lebih kamu suka?”

Kini, McDonald’s Jepang menghadirkan kedua rival lama ini dalam satu McFlurry—tanpa perlu memilih pihak. Untuk mendukung peluncuran, mereka menayangkan iklan TV berjudul 「奇跡の共演」 (“Kolaborasi Ajaib”), menampilkan MAHINA dari grup HANA menari bersama mascot raksasa kedua camilan—visual yang lucu dan kreatif, menggambarkan ide inti: sesuatu yang seharusnya tidak muncul bersama, tapi benar-benar terjadi.

Selama bertahun-tahun, McFlurry telah berkembang lebih dari sekadar es krim—ia menjadi “kanvas kreatif yang bisa dimakan.” Edisi baru ini menjaga bentuk camilan tetap utuh: jamur tetap jamur, bambu tetap bambu. Produk ini memenuhi kebutuhan konsumen modern: menikmati bukan hanya rasa, tapi juga visual. Es krim kini bukan hanya untuk dimakan, tapi juga untuk dilihat, difoto, dan dibagikan.

接著讀