2026年9月10日

Mantan Miss Hong Kong blasteran ungkap alami masalah ginekologi dan perlu perawatan, ingatkan pentingnya menjaga diri: “Hidup terlalu singkat”

(Hong Kong, 21 Januari) Pemenang Miss Hong Kong 2020, Lisa-Marie Tse (謝嘉怡), yang kerap dijuluki seba...

(Hong Kong, 21 Januari) Pemenang Miss Hong Kong 2020, Lisa-Marie Tse (謝嘉怡), yang kerap dijuluki sebagai “juara berdarah campuran tercantik”, tetap dicintai penonton sejak kemenangannya. Meski peluang beraktingnya tidak banyak, ia cukup dikenang lewat perannya sebagai “Lui Koon Kwan”, seorang trainee di “Jie Lung Group”, dalam serial komedi TVB Come Home Love: Happy Courier. Setelah itu, ia sempat menghilang dari layar dan pada 2025 mengumumkan keluar dari TVB, sehingga publik kembali menaruh perhatian pada kabar terbarunya.

Menurut laporan media Hong Kong, Lisa-Marie baru-baru ini menjadi tamu di program web SpotiTalk yang dipandu Joey Leung (梁靖琪). Dalam wawancara tersebut, ia untuk pertama kalinya mengungkap bahwa dirinya didiagnosis PCOS (polycystic ovary syndrome / sindrom ovarium polikistik), yang membuatnya semakin menyadari pentingnya gaya hidup terhadap kesehatan.

Ia juga membagikan latar belakang sebelum terjun ke dunia hiburan: Lisa-Marie pernah bekerja sebagai perawat ruang operasi di St John’s Hospital, Livingston, Inggris. Ia kembali ke Hong Kong untuk mengikuti Miss Hong Kong demi mewujudkan impian sang ayah. Ia mengaku sebenarnya tidak terlalu suka berada di atas panggung. “Hidup cuma sekali—mengapa tidak mengatasi rasa takut dan menikmati hidup sepenuhnya?” katanya.

Terkait PCOS, ia mengatakan kondisi tersebut membuatnya melihat kemungkinan kaitan dengan masalah kesehatan yang sebelumnya dialami, seperti migrain dan rambut rontok. Dokter menyarankan terapi hormon jangka panjang, namun ia memilih tidak bergantung pada itu. Sebagai gantinya, ia mulai meneliti dan mengubah pola hidup—memperbaiki pola makan, mengurangi stres, serta menerapkan pendekatan yang lebih menyeluruh untuk mengelola kesehatan. Menurutnya, banyak hal dapat dikelola melalui perubahan gaya hidup.

Ia berharap pengalamannya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu kesehatan seperti PCOS dan mendorong orang untuk lebih proaktif menjaga tubuh. “Jalani hidup dengan cara yang kamu anggap benar, jangan terlalu memikirkan kritik, dan nikmati hidup—karena hidup itu singkat,” ujarnya.

接著讀