2026年9月10日

Mavericks Kena Comeback! Markkanen Meledak 33 Poin & 7 Rebound, Anthony Davis Cedera Lagi, Pilihan No.1 Catat 26-10-8, Klay Tampil Menggila Meski Sudah Berjuang Maksimal

Pada 9 Januari (waktu Beijing), Utah Jazz menjamu Dallas Mavericks di kandang dan menutup laga denga...

Pada 9 Januari (waktu Beijing), Utah Jazz menjamu Dallas Mavericks di kandang dan menutup laga dengan kemenangan tipis 116-114. Jazz sendiri sedang berada dalam periode sulit—sehari sebelumnya, mereka sebenarnya punya peluang menang atas Oklahoma City Thunder, namun akhirnya tumbang di babak overtime setelah Thunder bangkit dipimpin Shai Gilgeous-Alexander. Kekalahan itu memperpanjang tren buruk Jazz menjadi lima kekalahan beruntun, membuat mereka berada di posisi ke-13 Wilayah Barat.

Di sisi lain, Mavericks datang dengan modal dua kemenangan beruntun dan menempati peringkat ke-11 Barat. Namun, kabar terbesar tetap soal kondisi skuad: menurut reporter ESPN sekaligus jurnalis yang meliput Mavericks, Tim MacMahon, Kyrie Irving tidak akan kembali sebelum batas akhir pertukaran pemain pada 6 Februari, dan bahkan ada kemungkinan ia absen hingga akhir musim.

Untuk laga ini, Jazz menurunkan starter George, Sensabaugh, Williams, Markkanen, dan Love. Mavericks memulai pertandingan dengan Christie, Marshall, Flagg, Anthony Davis, dan Gafford.

Kuarter pertama dimulai dengan agresif dari Mavericks yang langsung membuka skor lewat laju 8-3. Love mencetak angka untuk menghentikan momentum, namun Flagg membalas dengan tripoin. Jazz kemudian membalikkan keadaan melalui run 11-2 untuk mengambil alih kendali. Davis sempat memberi respons untuk memutus laju, tetapi Williams menjawab dengan dunk keras, dan Jazz kembali menambah tekanan lewat run 9-2. Klay Thompson akhirnya mencetak angka untuk menenangkan situasi. Meski George konsisten menyumbang poin, tripoin dari Klay dan Flagg membuat selisih tetap terjaga. Kuarter pertama berakhir dengan Mavericks tertinggal lima angka.

Memasuki kuarter kedua, Klay langsung membuka dengan tripoin. Markkanen menuntaskan dua tembakan bebas, lalu kedua tim sempat mengalami paceklik poin. Love memecah kebuntuan lewat tembakan bebas setelah dilanggar, disusul Christie yang juga mendapatkan angka dari garis free throw. Setelah itu, Markkanen mengambil alih permainan—ia mencetak poin beruntun, sementara Clayton menambah tripoin yang membuat Jazz sempat unggul hingga 14 angka. Di momen krusial, Nembhard memasukkan tripoin untuk membangkitkan Mavericks, namun Markkanen segera membalas. Menjelang akhir babak pertama, Klay mulai panas dari luar garis tiga angka, dan Davis semakin agresif menyerang ring. Saat turun minum, Mavericks berhasil memangkas jarak menjadi hanya tiga poin.

Kuarter ketiga dibuka dengan run 6-2 dari Mavericks yang membuat mereka berbalik unggul. George membalas lewat layup, Love memasukkan tripoin, lalu Davis menjawab dengan layup sebelum Marshall menambahkan poin lewat floater. Pertandingan kemudian berubah menjadi duel ketat dengan skor yang terus menempel. Mavericks berupaya menjauh, tetapi performa Markkanen dan Sensabaugh membuat Jazz kembali membalikkan keadaan dan sempat memimpin empat poin. Mavericks lalu merespons dengan run 6-0 yang penting—Anderson mencetak angka dalam serangan balik, Filipowski memasukkan tripoin, dan Dallas menutup kuarter dengan laju 7-3. Setelah tiga kuarter, Mavericks unggul satu poin.

Kuarter keempat berlangsung dramatis, dengan kedua tim saling berbalas serangan dan keunggulan berganti-ganti. Markkanen dan Sensabaugh sempat membawa Jazz unggul dua poin, tetapi Mavericks langsung menghantam lewat run 9-0 yang terlihat seperti akan mengunci kemenangan. George kemudian memasukkan tripoin penting untuk menjaga Jazz tetap hidup, sebelum Markkanen mencetak enam poin beruntun untuk kembali membalikkan momentum.

Sensabaugh lalu memasukkan tripoin besar, Marshall hanya berhasil 1 dari 2 tembakan bebas, dan tak lama kemudian Sensabaugh melakukan steal yang berujung fast break poin. Klay membalas dengan tripoin tepat waktu, namun George tetap tenang dan mengeksekusi tembakan mid-range. Pada akhirnya, Jazz menyelesaikan comeback mereka dan memenangkan laga 116-114, membuat Mavericks harus menelan kekalahan pahit setelah pertarungan ketat hingga detik-detik terakhir.

接著讀

Skandal “Callgate” Guncang Politik Thailand: PM Paetongtarn Minta Maaf, Koalisi Pemerintahan di Ambang Runtuh

Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn, menghadapi tekanan besar untuk mundur setelah rekaman telepon pribadinya dengan mantan PM Kamboja Hun Sen bocor dan memicu kontroversi. Dalam konteks ketegangan perbatasan yang sedang memanas, rekaman ini menuai reaksi keras di dalam negeri. Paetongtarn menyampaikan permintaan maaf publik pada 19 Juni. Sementara itu, Partai Bhumjaithai resmi menarik diri dari koalisi, membuat pemerintahannya berada di ujung tanduk.

447 天前