2026年9月10日

Mourinho Tertunduk di Usia 62 Tahun: Gagal Penalti, 16 Tembakan, Benfica Kalah 0–2 dan Hampir Tersingkir

Pada 22 Januari dini hari, laga krusial fase liga Liga Champions pekan ke-7 mempertemukan Benfica da...

Pada 22 Januari dini hari, laga krusial fase liga Liga Champions pekan ke-7 mempertemukan Benfica dan Juventus. Hasilnya, Benfica takluk 0–2 di kandang lawan dan menelan kekalahan kelima mereka, membuat peluang lolos ke fase gugur nyaris tertutup.

Babak pertama berlangsung seimbang, dengan Benfica mampu mengimbangi permainan Juventus. Namun segalanya berubah drastis selepas turun minum.

Menit ke-56, Khéphren Thuram memotong ke tengah dan melepaskan tembakan rendah yang membuka keunggulan Juventus. Pertahanan Benfica kemudian runtuh. Sembilan menit berselang, Jonathan David memberi assist kepada Weston McKennie yang menyelesaikannya dengan tenang untuk menggandakan skor.

Benfica berusaha bangkit. Menit ke-69, sundulan Orkun Kökçü membentur tiang gawang. Harapan kembali muncul di menit ke-81 ketika Bremer melanggar di kotak penalti dan Benfica mendapat hadiah penalti.

Namun, Pavlidis gagal mengeksekusinya dengan baik. Tendangannya melambung, dan kamera menangkap José Mourinho—kini berusia 62 tahun—menundukkan kepala dengan ekspresi kecewa, seolah menyadari akhir yang tak terelakkan.

Secara statistik, Benfica melepaskan 16 tembakan, tetapi nihil gol. Ketumpulan lini depan dan kesalahan krusial menjadi pembeda.

Usai laga, Mourinho yang biasanya penuh percaya diri kali ini berbicara realistis.
“Kami akan menghadapi Real Madrid dengan skuad yang sama, tanpa pemain yang kembali,” ujarnya. “Saya tidak tahu apakah sembilan poin cukup untuk lolos ke playoff, tapi peluangnya sangat kecil.”

Saat ini, Benfica tertinggal dua poin dari Olympiacos di posisi ke-24. Dengan Real Madrid juga membutuhkan kemenangan di laga terakhir, bahkan kemenangan pun mungkin tak cukup. Perjalanan Benfica di Liga Champions musim ini hampir pasti berakhir.

接著讀