2026年9月10日

Atlet AS Panjat Taipei 101 dengan Tangan Kosong—Menaklukkan 508 Meter dalam 1,5 Jam, Satu Kesalahan Bisa Berakibat Fatal

Pada 25 Januari waktu Beijing, atlet panjat tebing free solo asal Amerika Serikat, Alex Honnold, suk...

Pada 25 Januari waktu Beijing, atlet panjat tebing free solo asal Amerika Serikat, Alex Honnold, sukses menuntaskan tantangan luar biasa: memanjat Taipei 101 setinggi 508 meter hanya dengan tangan kosong. Ia mencapai puncak dalam waktu sekitar 1 jam 31 menit.

Taipei 101 memiliki ketinggian 508 meter, menjadikannya gedung tertinggi di Taiwan dan saat ini berada di peringkat ke-11 gedung tertinggi di dunia. Honnold, yang berusia 40 tahun, sudah dikenal luas karena menuntaskan berbagai tantangan panjat kelas dunia tanpa tali dan tanpa perlindungan. Ia kerap disebut sebagai salah satu pemanjat free solo terbaik sepanjang masa, sekaligus sosok utama dalam dokumenter pemenang Oscar, Free Solo.

Menjelang aksi ini, Honnold menyebut Taipei 101 sebagai “target yang sempurna”. Meski memiliki pengalaman memanjat selama 30 tahun, ini adalah pertama kalinya ia menaklukkan struktur buatan manusia berskala raksasa. Ia mengakui sempat khawatir permukaan gedung akan licin, namun percaya semuanya akan aman selama pegangan kuat—meski detik-detik awal tetap akan menegangkan karena sensasinya benar-benar baru.

Sepanjang pendakian, Honnold memanjat tanpa tali, tanpa harness, dan tanpa perlengkapan keselamatan apa pun. Ia hanya mengandalkan kekuatan, teknik, dan fokus penuh—dengan risiko ekstrem: sekali terpeleset, konsekuensinya bisa fatal. Rencana awalnya dilakukan sehari sebelumnya, namun kondisi cuaca yang kurang mendukung membuat tantangan ini ditunda ke pukul 09.00 pagi.

Tepat pukul 09.00, ia memulai pendakian dengan mengenakan kaus merah dan celana panjang hitam. Di pinggangnya, terdapat kantong kecil berisi bubuk magnesium karbonat (chalk) untuk menyerap keringat dan minyak di tangan, sehingga ujung jari tetap memiliki daya cengkeram dan gesekan yang cukup pada permukaan.

Sekitar pukul 10.00, Honnold sudah menuntaskan lima segmen “bambu” khas Taipei 101. Setiap melewati satu segmen, ia sempat menoleh dan melambaikan tangan kepada orang-orang di bawah, menyapa penonton yang terus mengikuti aksinya.

Setelah 1 jam 31 menit 36 detik, Honnold akhirnya mencapai puncak. Ia berdiri tegak di atap gedung, menerima sorak-sorai dan ucapan selamat—menutup sebuah pencapaian berani yang menunjukkan presisi, ketahanan, dan mental baja di ketinggian ratusan meter.

接著讀