Persaingan platform antar-antar makanan di Asia Tenggara kian sengit, pendatang baru melesat jadi nomor dua.
(Singapura, 28 Januari)Pasar layanan pesan-antar makanan di Asia Tenggara terus tumbuh, namun peta p...
(Singapura, 28 Januari)
Pasar layanan pesan-antar makanan di Asia Tenggara terus tumbuh, namun peta persaingan kini berubah. ShopeeFood, unit milik Shopee, pada 2025 menyalip Foodpanda dan menjadi pemain terbesar kedua di kawasan. Di saat yang sama, proses akuisisi Grab terhadap GoTo yang berjalan sulit membuka peluang terjadinya konsolidasi berikutnya.
Laporan terbaru Momentum Works menunjukkan GMV pasar pesan-antar makanan Asia Tenggara mencapai US$22,7 miliar tahun lalu, tumbuh 18% (yoy). Pertumbuhan dua tahun terakhir konsisten di atas 10%, menandakan pemulihan yang kuat pasca-pandemi.
Grab tetap memimpin, ShopeeFood melesat
Grab mempertahankan posisi teratas dengan pangsa GMV diperkirakan 55% pada 2025, naik dari 53,8% pada 2024. Di Malaysia, Filipina, dan Singapura, pangsa pasar Grab mendekati dua pertiga.
ShopeeFood menjadi penantang paling menonjol. Setelah mengungguli Gojek pada 2024, platform ini melampaui Foodpanda pada 2025 dan meraih pangsa 14,54%. Momentum Works menilai pertumbuhan ShopeeFood didorong harga yang kompetitif dan strategi quick commerce yang terintegrasi dengan ekosistem Shopee, termasuk pemanfaatan live streaming dan kupon.
Quick commerce—atau last-mile delivery—memungkinkan pengiriman barang non-makanan dalam waktu singkat. Strategi ini juga dipandang sebagai upaya Shopee menghadapi persaingan dari e-commerce TikTok. Shopee umumnya memperkuat basis di pasar massal seperti Vietnam dan Thailand sebelum masuk ke pasar premium yang lebih kompetitif seperti Singapura.
Indonesia terbesar, Thailand tumbuh paling cepat
Indonesia tetap menjadi pasar terbesar dengan GMV US$6,4 miliar, hampir sepertiga dari total kawasan. Thailand mencatat pertumbuhan tercepat tahun lalu (22%), sementara Singapura tumbuh 13% pada 2025 menjadi US$2,9 miliar.
Momentum Works menambahkan, tekanan pertumbuhan mendorong platform kembali agresif menawarkan promo dan langganan pada 2025. Meski mendorong GMV, diskon yang lebih besar menekan nilai pesanan rata-rata (AOV), sehingga persaingan mempertahankan pangsa pasar diperkirakan berlanjut.
Konsolidasi di depan mata
Ke depan, industri pesan-antar makanan Asia Tenggara diperkirakan menuju konsolidasi, dengan sebagian pemain keluar atau melakukan perubahan manajemen. Walau hambatan regulasi dan politik masih ada—terutama pada kasus Grab-GoTo—arah strategis menuju konsolidasi dinilai tak terelakkan.
Momentum Works menyimpulkan, persaingan kian mengerucut pada sedikit pemain yang lebih kuat, di mana keunggulan biaya, efisiensi operasional, dan kemampuan berkoordinasi dengan regulator menjadi penentu utama.
Pejabat Tinggi Iran Peringatkan: “Respons Menghancurkan” Jika Diserang Lagi, Tuding Kolusi AS-Israel
[3 Juli] — Pada malam 2 Juli, Iran menggelar upacara peringatan di pusat kota Teheran untuk mengenan...
Turbin Gas Berat Komersial Buatan Dalam Negeri Terkuat di Tiongkok, “Taihang 110” Resmi Keluar dari Pabrik
Menurut laporan CCTV News pada 8 September, turbin gas berat komersial buatan dalam negeri dengan da...
Hingga US$150! RoboTaxi Tesla disebut bisa dikenai biaya kebersihan, warganet ribut
Robotaxi Tesla dikabarkan sudah memasuki tahap uji coba di Amerika Utara, namun wacana “biaya kebers...
Dikenal lewat Salonpas, perusahaan Jepang berusia seabad ini akan dikeluarkan dari bursa.
(Kyushu, 7 Januari) Menurut laporan media Jepang, Hisamitsu Pharmaceutical—produsen plester pereda n...
Usai meraih Best Actress, gaun malam Charmaine Sheh jadi sorotan; Kelly Cheung, Samantha Ko, Venus Wong, dan Hera Chan juga tampil sangat mencuri perhatian.
(Makau, 8 Jan) Ajang TVB Anniversary Awards 2025 digelar pada 4 Januari di Grand Lisboa Palace Resor...
Dari “Tim Bertahan” ke Dominasi Total: Bagaimana China U23 Menghancurkan Vietnam
Kemenangan China U23 atas Vietnam di semifinal bukanlah perubahan mendadak, melainkan hasil dari per...
Kinerja campuran, saham Netflix anjlok tajam
(New York, 21 Januari) Raksasa platform streaming asal Amerika Serikat, Netflix, membukukan lonjakan...
Dari Kebobolan Menit Ke-4 hingga Pesta Empat Gol: Barcelona Menunjukkan DNA Liga Champions
Kebobolan hanya empat menit setelah kick-off oleh tim yang dianggap lemah, lalu mencatat 12 tembakan...
Versi Utuh 102 Menit Royal Tramp II Tayang di Bioskop—Seberapa Besar Potensi Box Office “Film Lama” Stephen Chow?
Menjelang musim film Imlek 2026, banyak film besar bersiap tayang, sementara layar bioskop pra-libur...
Resmi Berpisah: Harden Ajukan Permintaan Trade dan Dipastikan Tinggalkan Clippers
Pada 3 Februari pukul 12.30 waktu Beijing, reporter NBA ternama Shams melaporkan bahwa James Harden ...
Liga Champions 16 Besar: 12 Tim Sudah Tersaring, Semua Klub Premier League Lolos, Serie A Terancam Nol
Empat pertandingan leg kedua babak playoff Liga Champions digelar. Atlético Madrid...
Kabar duka: aktor “Young and Dangerous” Li Daoyu meninggal dunia di usia 58 tahun—hidup sendiri, sempat cedera dan kondisi kesehatan menurun
(Hong Kong, 4 April) Berita pemergian pelakon Hong Kong Lee To-yu tersebar dalam industri hiburan, d...