2026年9月10日

Acara Korea mengungkap detik-detik sebelum wafatnya Barbie Hsu: “Ia ingin pulang,” namun mengalami henti jantung saat dalam perjalanan menuju bandara.

(Taipei, 4)Aktris Taiwan Barbie Hsu (Xu Xiyuan) genap satu tahun meninggal dunia pada tanggal 2. Pad...

(Taipei, 4)
Aktris Taiwan Barbie Hsu (Xu Xiyuan) genap satu tahun meninggal dunia pada tanggal 2. Pada hari yang sama, patung memorial untuk mendiang—yang dirancang langsung oleh suaminya, Koo Jun-yup—resmi diresmikan. Sejumlah kerabat dan sahabat dekat hadir meski cuaca hujan.

Di sisi lain, media Taiwan mengutip laporan dari sebuah program Korea yang membahas kembali detik-detik menjelang wafatnya Hsu. Menurut acara Secrets of Celebrities’ Birth, Aging, Illness, and Death yang tayang pada tanggal 3, Hsu mengalami demam tinggi saat bepergian ke Jepang bersama keluarga. Ia disebut ingin segera pulang, dan keluarga pun segera mengatur tiket penerbangan kembali ke Taiwan.

Namun, dalam perjalanan menuju bandara, ia mendadak kehilangan kesadaran di dalam mobil. Ia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, tetapi meski telah mendapat penanganan darurat dalam waktu lama, kondisinya tidak berhasil dipulihkan.

Program tersebut juga menampilkan garis waktu lengkap sejak awal perjalanan Hsu ke Jepang hingga hari terakhirnya. Disebutkan bahwa Hsu berangkat ke Jepang bersama keluarga pada 29 Januari 2025, dan tak lama setelah tiba, ia mengalami demam tinggi serta nyeri dan rasa tidak nyaman di seluruh tubuh. Ia sempat mengira kondisinya akan membaik jika tubuh tetap hangat, sehingga mencoba berendam di pemandian air panas hotel, tetapi setelah itu kondisinya justru terus memburuk.

Ketika dibawa ke unit gawat darurat, tim medis menilai kondisinya sudah serius dan tanda-tanda infeksi semakin berat. Tenaga medis pun menyarankan perawatan lebih lanjut di rumah sakit yang lebih besar. Karena merasa takut dirawat di negara asing, Hsu disebut sangat ingin pulang, sehingga keluarga mengatur kepulangan pada 2 Februari dan melanjutkan proses keluar dari perawatan.

Sayangnya, pada sore hari itu, kondisinya kembali memburuk saat menuju bandara, dan ia akhirnya meninggal dunia.

接著讀

Anggota Kongres AS: Pintu Diplomasi Akan Tertutup, Kongres Siapkan “Palu Besar” untuk Trump Hantam Rusia

Meski pemerintahan Trump terus mendorong diplomasi untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina, hasilnya sejauh ini minim. Pada 13 Juli, Senator Lindsey Graham mengatakan Kongres tengah menyiapkan rancangan sanksi besar-besaran yang akan memberi Presiden Trump alat ekonomi “palu besar” untuk menghantam Rusia dan para pendukungnya. Ia memperingatkan bahwa jendela negosiasi “segera akan tertutup”.

423 天前