Ingin meniru model pertambangan Tiongkok, mampukah AS mewujudkan rencananya?
(Washington, 5 Februari)Menanggapi pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai program...
(Washington, 5 Februari)
Menanggapi pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai program cadangan mineral kritis senilai US$12 miliar yang dikenal sebagai “Project Vault”, sejumlah komentar media AS menilai kebijakan ini pada dasarnya meniru pendekatan China yang sudah ada. Namun, efektivitas jangka panjangnya dalam sistem Amerika Serikat masih belum dapat dipastikan.
China telah lama menggunakan kekuatan negara untuk mengamankan pasokan mineral dan mengubahnya menjadi alat pengaruh geopolitik. Keberhasilan strategi tersebut didukung oleh kebijakan yang konsisten, modal industri berjangka panjang, serta kemampuan menanggung biaya jangka pendek demi kendali jangka panjang.
Sebaliknya, Amerika Serikat kini beralih dari pendekatan yang menekankan efisiensi pasar menuju fokus pada keamanan nasional dan ketahanan rantai pasok. Namun, dengan siklus politik yang relatif singkat dan dunia usaha yang sangat berorientasi pasar, peran pemerintah sebagai “pembeli terakhir” dalam jangka panjang masih diragukan.
Kontradiksi internal
Para pengamat juga menyoroti kontradiksi dalam perubahan kebijakan ini. Selama bertahun-tahun AS mengkritik intervensi negara ala China, tetapi kini menerapkan instrumen serupa di sektor mineral kritis. Dalam jangka pendek, langkah ini dapat memperkuat rantai pasok, namun dalam jangka panjang berpotensi mengaburkan batas antara mekanisme pasar dan kebijakan, serta menimbulkan kekhawatiran di kalangan sekutu dan sektor swasta.
Selain itu, pengelolaan mineral strategis jauh lebih kompleks dibandingkan minyak. Permintaan terhadap material penting dapat berubah cepat seiring perkembangan teknologi, sehingga kesalahan dalam penentuan cadangan berisiko menyebabkan salah alokasi sumber daya.
Yang paling krusial, keunggulan China tidak hanya terletak pada sumber tambang, tetapi juga pada sistem pengolahan dan manufaktur yang terintegrasi. Tanpa memperluas kapasitas pengolahan di dalam negeri dan bersama mitra, cadangan bahan mentah saja kemungkinan hanya memberikan perlindungan strategis yang terbatas.
WWDC Berakhir Lesu: Apple Kehilangan USD 36,8 Miliar dalam Nilai Pasar Akibat Minimnya Inovasi AI
WWDC 2025, yang sebelumnya diharapkan menjadi ajang unjuk kekuatan AI Apple, ternyata mengecewakan investor dan pengguna. Tidak ada pembaruan signifikan pada Siri atau fitur AI transformatif. Fokus utama justru pada desain UI dan perubahan penamaan OS. Saham Apple anjlok setelah acara, kehilangan nilai pasar sebesar USD 36,8 miliar. Di Tiongkok, pemotongan harga agresif menunjukkan Apple sedang berjuang mempertahankan dominasinya di pasar premium.
Tesla Model Y L Diluncurkan seharga ¥339.000: Ruang Lebih Besar, Tapi Apakah Baris Ketiga Benar-Benar Jadi Daya Tarik?
Pada pagi hari 19 Agustus, Tesla resmi meluncurkan Model Y L di Tiongkok dengan harga ¥339.000 — sek...
Perjuangan Seorang Bintang: Streamer Terkenal League of Legends Didiagnosis Penyakit Ginjal Serius
Dalam sebuah unggahan yang menyentuh hati di akun Douyin-nya, streamer League of Legends ternama, "C...
Tim Putri Lebih Bersinar dari Tim Putra? Yang Shuyu Raup Cuan Lebih Besar dari Yang Hanshen, Sementara Guo Ailun Tetap Jadi Andalan Utama Tim Basket Putra
Belakangan ini, daftar atlet aktif paling bernilai secara komersial di Tiongkok resmi dirilis. Nama-...
Shanghai Shenhua Resmi Pastikan Yu Hanchao Bertahan Musim Depan—Identitas Barunya Terungkap, Jadi Sorotan Publik
Shanghai Shenhua baru-baru ini mengumumkan secara resmi bahwa Yu Hanchao, yang kini berusia 38 tahun...
Trump Kembali ke Davos Setelah 6 Tahun: Bagaimana Geopolitik Akan Terguncang?
Pada 21 Januari, pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (Davos) memasuki hari ketiga. Mantan Presiden...
AI Memasuki Pertarungan Ekosistem: Langkah Terbuka dan Pertarungan Senyap Para Raksasa Teknologi
Menjelang Tahun Baru Imlek, persaingan teknologi di Tiongkok kembali memanas. Sepuluh tahun lalu, Te...
Menang telak 53 poin dan puncaki peringkat No. 1 liga: Tim NBA yang dulu disebut “terburuk sepanjang sejarah” kini resmi bangkit
Pada pagi hari 3 Februari (waktu Beijing), NBA merilis edisi terbaru Power Rankings. Detroit Pistons...
Sisters Who Make Waves 2026 viral! Lima “kuda hitam” mulai terlihat, persaingan visual makin sengit, Pets Tseng jadi favorit publik
Sisters Who Make Waves 2026 (Season 7) has quickly become a trending powerhouse. From the first live...
Hanya 1 gol dalam 6 laga — gaya striker “poacher” Xiang Yu tak cocok jadi starter, pertahanan Chongqing solid, satu pemain masih bisa berkembang
Menghadapi tim dengan lima pemain asing seperti Qingdao West Coast, Chongqing Tonglianglong mulai ke...
Rumah Mewah Mendiang Barbie Hsu Resmi Dialihkan kepada Tiga Ahli Waris, Sidang Mediasi Agustus Tetap Berlangsung
TAIPEI, 26 Juli — Lebih dari setahun setelah meninggalnya aktris Taiwan Barbie Hsu atau Da S (Hsu Hs...