2026年9月10日

Wang Chuqin Emosi Dua Kali dalam Dua Hari: Tegur Keras Penonton yang Menyalakan Flash dan Menunjuk Langsung, “Kamu—yang Pakai Masker!”

Pada 6 Februari (waktu Beijing), Piala Asia Tenis Meja memasuki hari ketiga pertandingan. Wang Chuqi...

Pada 6 Februari (waktu Beijing), Piala Asia Tenis Meja memasuki hari ketiga pertandingan. Wang Chuqin mencatat kemenangan meyakinkan 3-0 atas Muhammad Abdul Wahhab, menuntaskan fase grup dengan rekor sempurna dan memastikan tiket ke babak gugur. Meski tampil dominan, laga ini tetap menyisakan satu momen kontroversial yang langsung menyedot perhatian.

Secara peringkat, jarak keduanya sangat jauh. Wang Chuqin berada di posisi No. 1 dunia untuk nomor tunggal putra, sementara Abdul Wahhab menempati peringkat 232. Alur pertandingan pun berjalan sesuai ekspektasi: Wang menang 11-5 di gim pertama, sempat mendapat perlawanan lebih ketat di gim kedua sebelum menutupnya 12-10, lalu mengamankan gim ketiga 11-7 untuk menyapu bersih laga 3-0.

Performa Wang sepanjang fase grup juga terbilang solid sejak awal. Pada laga pembuka, ia menang 3-0 atas Akash Pal. Di pertandingan kedua, Wang menundukkan Feng Yi-Hsin dengan skor 3-1. Dari tiga laga yang dijalani, ia selalu menang dan hanya kehilangan satu gim, menegaskan momentumnya jelang babak gugur.

Namun, sorotan berubah ketika gim ketiga memasuki kedudukan 3-3. Dari tribun, seorang penonton tiba-tiba menyalakan flash ponsel. Gangguan tersebut membuat Wang Chuqin terlihat kesal; ia menunjuk ke arah penonton dan menegur dengan nada tegas, “Kamu—iya kamu—yang pakai masker!”

Insiden itu bukan yang pertama dalam dua hari terakhir. Pada pertandingan fase grup putaran kedua melawan Pal, saat Wang unggul 9-6 di gim kedua, flash kembali terlihat menyala di area tribun. Seorang penonton lain lalu berteriak keras menegur pelaku, tetapi suara yang terlalu lantang justru ikut mengganggu jalannya pertandingan. Wang merespons langsung dengan emosi, menunjuk ke arah tribun dan berkata, “Diam!”

Terlepas dari gangguan tersebut, Wang tetap menjaga fokus, menutup fase grup dengan mulus, dan melaju ke babak gugur dengan kepercayaan diri tinggi. Di saat yang sama, dua insiden beruntun ini kembali memunculkan pembahasan tentang etika menonton serta penegakan aturan di arena—terutama terkait penggunaan flash saat poin sedang berlangsung.

接著讀