2026年9月10日

Perdana di Tiongkok: Perangkat Masuk Ruang Tekan Jenuh untuk TBM Buatan Dalam Negeri “Deep-Sea Space Station” Resmi Debut Sukses

IT Home (8 Februari) melaporkan bahwa di lokasi konstruksi sisi Ningbo untuk Terowongan Bawah Laut J...

IT Home (8 Februari) melaporkan bahwa di lokasi konstruksi sisi Ningbo untuk Terowongan Bawah Laut Jintang pada jalur Kereta Api Ningbo–Zhoushan, perangkat pertama buatan dalam negeri untuk masuk ruang TBM dengan kondisi tekanan jenuh—bernama “Deep-Sea Space Station”—telah menuntaskan penampilan perdananya. Perangkat ini berhasil melakukan operasi masuk ruang TBM dalam lingkungan bertekanan tinggi pada kedalaman 75 meter, menandai keberhasilan penerapan teknologi “saturation pressurized entry” hasil riset mandiri. Capaian ini menjadi bekal teknis penting bagi pembangunan terowongan lintas laut yang lebih dalam serta pengembangan ruang bawah tanah berlapis lebih dalam di masa depan.

Menurut laporan tersebut, “Deep-Sea Space Station” dikembangkan bersama oleh China Railway 14th Bureau dan Shanghai Salvage Bureau di bawah Kementerian Perhubungan. Sistem ini terdiri dari beberapa modul fungsional, termasuk Ninghai (modul hunian), Tanhai (modul shuttle), dan Zhenhai (modul kontrol), yang mampu mensimulasikan lingkungan bertekanan tinggi di bawah laut secara presisi. Kedalaman kerja jenuh maksimum yang didukung sistem ini mencapai 100 meter.

Setelah memasuki “Deep-Sea Space Station”, personel akan tinggal di modul Ninghai dengan tekanan yang setara dengan tekanan di dasar laut. Setiap hari, mereka menggunakan modul shuttle Tanhai untuk menuju TBM yang berada di bawah laut, lalu langsung memasuki area kerja bertekanan tinggi guna melakukan perawatan peralatan serta penggantian cutter (mata potong).

Sebagai catatan, Terowongan Bawah Laut Jintang merupakan proyek pengendali utama di sepanjang jalur Kereta Api Ningbo–Zhoushan. Total panjangnya 16,18 km, dengan segmen TBM bawah laut mencapai 11,21 km. TBM yang menggali dari sisi Ningbo—bernama “Yongzhou”—harus menghadapi 24 kali pergantian lapisan tanah lunak–keras di dalam satu segmen. Formasi batuan keras serta lapisan campuran lunak–keras mencakup hampir 70% kondisi geologi, dengan kekuatan maksimum mencapai 191 MPa, menunjukkan tingkat tantangan teknik yang sangat tinggi.

“Deep-Sea Space Station” memanfaatkan teknologi penyelaman jenuh, sehingga kondisi gas dalam tubuh pekerja dapat seimbang dengan lingkungan bertekanan tinggi di luar. Setelah satu kali proses penekanan (pressurization), personel dapat bekerja berhari-hari secara berkelanjutan tanpa harus menjalani prosedur dekompresi yang panjang setiap kali keluar-masuk. Setelah menyelesaikan shift, mereka juga dapat kembali langsung ke modul Ninghai untuk beristirahat dan menjalani aktivitas harian.

Selain menembus batas kedalaman, sistem ini juga secara signifikan memperluas waktu kerja efektif yang sebelumnya sangat terbatas. Pakar teknologi TBM berdiameter besar dari China Railway 14th Bureau, Wu Yuli, menyatakan bahwa penerapan “Deep-Sea Space Station” telah memungkinkan operasi berkelanjutan selama 22 hari, pemeriksaan serta penggantian 46 mata potong, dan meningkatkan waktu kerja efektif per sekali operasi masuk ruang bertekanan dari 40 menit menjadi 8 jam. Sistem ini juga mendukung rotasi beberapa tim secara 24 jam, dengan siklus operasi terpanjang mencapai 28 hari.

接著讀