2026年9月12日

Titik Balik Industri Ponsel Pintar Global—Apple Siap Meluncurkan Produk Baru

(Hong Kong/New York, 13 Feb) Counterpoint Research menyatakan bahwa tahun 2026 diperkirakan menjadi ...

(Hong Kong/New York, 13 Feb) Counterpoint Research menyatakan bahwa tahun 2026 diperkirakan menjadi titik balik struktural bagi pasar smartphone lipat global, di mana pertumbuhan akan bergeser dari pemulihan yang bersifat siklus menuju fase pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.

Sebaliknya, tahun 2025 dinilai sebagai periode transisi yang ditandai oleh penyesuaian inventori, perencanaan produksi yang lebih hati-hati, serta permintaan yang relatif konservatif di segmen premium. Karena harga ponsel lipat masih tinggi, pertimbangan konsumen pun bergeser—dari daya tarik “bentuk baru” menuju manfaat yang lebih jelas dari sisi fungsi dan produktivitas.

Dalam tren ini, ponsel lipat model buku (book-style) dipandang sebagai pendorong utama pertumbuhan. Berdasarkan laporan proyeksi pasar ponsel lipat Counterpoint, porsi pengiriman global model buku pada 2026 diperkirakan naik hingga sekitar 65%. Perubahan ini mencerminkan perbaikan berkelanjutan pada desain perangkat keras dan pengalaman penggunaan, serta meningkatnya penerimaan OEM terhadap bentuk produk bernilai lebih tinggi.

Sementara itu, ponsel lipat model flip (clamshell) semakin diposisikan sebagai produk pelengkap yang berorientasi gaya atau “entry-premium”, dengan pangsa pasar yang diproyeksikan menurun secara bertahap.

Perusahaan Besar Mempercepat Strategi

Dalam perubahan struktural ini, potensi langkah Apple menjadi sorotan. Pasar secara luas memperkirakan Apple akan merilis ponsel lipat pertamanya pada paruh kedua 2026, kemungkinan menggunakan desain model buku dengan rasio layar yang mendukung multitasking, membaca dokumen, dan konsumsi konten—mengarah pada posisi produk yang lebih praktis dan produktivitas. Dampak nyata tetap bergantung pada harga, waktu peluncuran, dan strategi produk, namun masuknya Apple berpotensi mengubah peta persaingan di segmen model buku.

Di ekosistem Android, penyesuaian juga mulai terlihat. Samsung dilaporkan memperkuat fokus pada model buku dan merencanakan model yang lebih lebar untuk mendukung fitur multi-window dan penggunaan produktivitas. OEM Android lain pun meninjau ulang portofolio ponsel lipat mereka dengan mempertimbangkan profitabilitas dan manajemen inventori, sehingga model buku semakin dianggap sebagai strategi inti pertumbuhan jangka panjang.

Fokus pada Produk Bernilai Tinggi dan Pengalaman Software

Direktur Riset Counterpoint, Tarun Pathak, menyebut ketidakpastian di pasar massal serta dinamika komponen mendorong OEM untuk lebih memprioritaskan produk bernilai tinggi dan profitabilitas. Model buku umumnya memiliki spesifikasi dan konfigurasi memori lebih tinggi, yang membantu menjaga ASP dan selaras dengan strategi berbasis nilai.

Associate Director Liz Lee menambahkan bahwa seiring pasar makin matang, pertumbuhan berikutnya akan lebih sedikit bergantung pada “kebaruan”, dan lebih menekankan kejelasan use case serta nilai nyata. Diferensiasi produk juga diperkirakan semakin bergantung pada pengalaman software dan integrasi ekosistem—dan ekspektasi masuknya Apple memperkuat tanda bahwa strategi industri semakin konvergen.

接著讀

Jet Tempur F-15EX AS Tiba di Okinawa, Siap Hadapi J-20 Cina

Dua jet tempur terbaru F-15EX milik Angkatan Udara AS telah tiba di Pangkalan Udara Kadena, Okinawa. Ini merupakan pertama kalinya F-15EX dikerahkan ke luar negeri. Pengiriman ini bertujuan membuka jalan bagi penempatan permanen 36 unit F-15EX mulai 2026, guna memperkuat dominasi udara AS di rantai pulau pertama. Namun, dengan kehadiran jet tempur canggih Tiongkok seperti J-20 dan J-16 di Laut Cina Timur, analis menilai jet ini bisa lebih berfungsi sebagai "sasaran latihan" ketimbang alat pencegah.

423 天前