2026年9月10日

Jet Tempur F-15EX AS Tiba di Okinawa, Siap Hadapi J-20 Cina

Dua jet tempur terbaru F-15EX milik Angkatan Udara AS telah tiba di Pangkalan Udara Kadena, Okinawa. Ini merupakan pertama kalinya F-15EX dikerahkan ke luar negeri. Pengiriman ini bertujuan membuka jalan bagi penempatan permanen 36 unit F-15EX mulai 2026, guna memperkuat dominasi udara AS di rantai pulau pertama. Namun, dengan kehadiran jet tempur canggih Tiongkok seperti J-20 dan J-16 di Laut Cina Timur, analis menilai jet ini bisa lebih berfungsi sebagai "sasaran latihan" ketimbang alat pencegah.

F-15EX Masuk Okinawa, AS Ingin Tingkatkan Dominasi Udara Regional

Menurut Kyodo News Jepang, dua unit jet tempur F-15EX telah mendarat di Pangkalan Udara Kadena, Okinawa. Ini adalah misi luar negeri pertama untuk jet tempur yang digadang sebagai non-siluman tercanggih AS saat ini.

Bersama satu unit F-16C dan F-15E, dua F-15EX ini berasal dari Skuadron Uji ke-85 di Pangkalan Udara Eglin, Florida. Mereka akan menjalankan berbagai misi pelatihan dan validasi operasional di Okinawa, sebagai bagian dari persiapan penyebaran permanen 36 F-15EX mulai tahun 2026.

Pengganti F-15C/D Lawas, Jawaban atas Tekanan PLA

Selama bertahun-tahun, AS mengandalkan F-15C/D untuk mempertahankan pertahanan udara garis depan di Pasifik barat. Namun dengan modernisasi pesat Angkatan Udara Tiongkok, jet-jet tua ini semakin kewalahan. AS pun menarik armada tersebut dan kini beralih ke F-15EX sebagai solusi jangka panjang.

Meski bukan pesawat siluman, F-15EX dilengkapi avionik generasi terbaru, mampu membawa 22 rudal dan 13,5 ton persenjataan dengan jangkauan lebih dari 3.000 km. Kecepatannya yang dulu diklaim Mach 3 kini dikoreksi menjadi Mach 2,497.

Bisakah F-15EX Saingi J-20?

Wilayah Laut Cina Timur, tempat beroperasinya F-15EX, juga merupakan area konsentrasi jet tempur canggih Tiongkok seperti J-20 dan radar udara KJ-500. Pada beberapa insiden sebelumnya, jet J-16 Tiongkok dikabarkan berhasil mengusir F-35 AS, kemungkinan berkat informasi dari radar darat dan pesawat pendukung.

Tahun 2022, mantan Komandan Angkatan Udara Pasifik AS, Jenderal Wilsbach, mengakui bahwa kombinasi J-20 + KJ-500 PLA lebih unggul dari kombinasi F-35A + E-3 milik AS.

Dalam konteks ini, meskipun F-15EX disebut sebagai opsi “terbaik yang tersedia” bagi Pentagon, efektivitasnya melawan jet tempur generasi kelima Tiongkok masih dipertanyakan. Banyak analis menilai, peran F-15EX yang lebih realistis adalah menjadi "batu asah" bagi kesiapan tempur Angkatan Udara Tiongkok.

接著讀

Pengadilan Banding AS Izinkan Tarif Era Trump Berlaku Sementara Selama Proses Hukum

Pada 10 Juni, Pengadilan Banding Federal AS memutuskan untuk menangguhkan perintah larangan dari Pengadilan Perdagangan Internasional (CIT), sehingga tarif era Trump tetap berlaku selama proses banding. Kasus ini dipandang sebagai ujian penting atas kewenangan presiden dalam menetapkan kebijakan perdagangan, dengan sidang percepatan dijadwalkan pada 31 Juli yang berpotensi berdampak besar terhadap kebijakan perdagangan AS-Tiongkok dan biaya domestik.

456 天前