2026年9月10日

Bayi Perempuan yang Dikubur Hidup-Hidup di India Berjuang untuk Hidup, Sorotan pada Diskriminasi Gender

Seorang bayi perempuan berusia 20 hari di negara bagian Uttar Pradesh, India, ditemukan masih hidup ...

Seorang bayi perempuan berusia 20 hari di negara bagian Uttar Pradesh, India, ditemukan masih hidup setelah dikubur. Kini, ia berjuang di ambang kematian, sementara kasus ini kembali menyoroti persoalan lama di India: preferensi terhadap anak laki-laki.

Penemuan yang Mengejutkan

Insiden terjadi di distrik Shahjahanpur. Seorang penggembala yang sedang menggembalakan kambingnya mendengar tangisan samar dari bawah gundukan tanah. Saat ia mendekat, terlihat sebuah tangan mungil keluar dari lumpur. Panik, ia segera memanggil warga desa dan menghubungi polisi. Petugas datang dan menggali bayi itu keluar, masih hidup namun kritis.

Pertarungan Melawan Kematian

Bayi segera dibawa ke unit perawatan intensif neonatal di rumah sakit perguruan tinggi pemerintah setempat. Dr. Rajesh Kumar, kepala rumah sakit, mengatakan kepada BBC bahwa bayi itu tiba dalam kondisi “tubuh penuh tanah, dengan lumpur masuk ke mulut dan hidung, kesulitan bernapas.”

“Ia dalam kondisi kritis, menunjukkan tanda-tanda hipoksia atau kekurangan oksigen. Tubuhnya dipenuhi gigitan serangga dan kemungkinan juga diserang hewan,” jelas Dr. Kumar. “Dalam 24 jam pertama ada sedikit perbaikan, tapi kini ia memburuk akibat infeksi. Prognosisnya sangat serius, tapi kami melakukan segala cara untuk menyelamatkannya.”

Tim dokter, termasuk seorang ahli bedah plastik, bekerja keras untuk mengendalikan infeksi dan menjaga kondisi bayi tetap stabil. Menurut dokter, bayi kemungkinan ditemukan tidak lama setelah dikubur karena lukanya masih segar.

Penyelidikan Polisi

Identitas orang tua bayi belum diketahui. Polisi mengatakan mereka telah memberi tahu jalur bantuan anak, dan jika bayi selamat, ia akan mendapat perlindungan penuh.

Luka Sosial yang Lama

Kasus memilukan ini bukan yang pertama. Pada 2019, BBC juga melaporkan bayi perempuan prematur ditemukan dikubur dalam kendi tanah liat—dan berhasil selamat setelah dirawat berminggu-minggu di rumah sakit.

India dikenal memiliki salah satu rasio gender terburuk di dunia. Perempuan menghadapi diskriminasi sosial sepanjang hidup, sementara anak perempuan sering dianggap beban finansial, terutama di kalangan masyarakat miskin.

Para aktivis menegaskan, meski sebagian besar janin perempuan yang tidak diinginkan digugurkan melalui klinik ilegal penentuan jenis kelamin, kasus bayi perempuan yang dibunuh setelah lahir juga masih sering terjadi.

Seruan untuk Perubahan

Perjuangan bayi ini bukan hanya soal medis, tetapi juga simbol dari perjuangan melawan diskriminasi gender. Selama masa depannya masih tak pasti, kisahnya kembali menggugah hati dan menjadi panggilan mendesak untuk perubahan nyata di India.

接著讀