Sistem perwasitan bola basket Tiongkok kembali menjadi sorotan
Setelah asosiasi bola basket Tiongkok merilis daftar ofisial teknis tersertifikasi periode 2026–2027...
Setelah asosiasi bola basket Tiongkok merilis daftar ofisial teknis tersertifikasi periode 2026–2027, terungkap bahwa sejumlah wasit ternama, termasuk Yan Jun, tidak lagi menyandang status wasit internasional aktif.
Selama bertahun-tahun, wasit CBA yang memimpin pertandingan-pertandingan krusial kerap menghadapi tekanan besar dari publik. Yan Jun dan beberapa nama lainnya sering menjadi pusat kontroversi, terutama dalam laga penting yang melibatkan tim-tim besar. Persepsi terhadap kualitas perwasitan pun kerap diperdebatkan.
Muncul spekulasi bahwa pencabutan status internasional ini disebabkan kegagalan dalam tes FIBA. Namun faktanya berbeda. Status tersebut berubah karena faktor usia — mereka kini masuk kategori non-aktif internasional, bukan karena tidak memenuhi standar kompetensi.
Meski demikian, minimnya representasi wasit Tiongkok di ajang internasional tetap menjadi tantangan nyata. Kendala bahasa, pengalaman internasional, dan sistem pembinaan jangka panjang menjadi faktor pembatas.
Saat ini, hanya Sun Jian yang masih berstatus wasit internasional aktif dan mendapat kepercayaan untuk memimpin pertandingan Asia Cup tahun lalu. Ia dipandang sebagai generasi baru harapan perwasitan Tiongkok.
Pada masa kepemimpinan Yao Ming, hubungan strategis dengan otoritas wasit Asia dinilai belum menjadi fokus utama. Kontroversi perwasitan dalam Piala Dunia 2019 yang digelar di kandang sendiri serta beberapa laga kualifikasi berikutnya memperkuat narasi tersebut.
Sebaliknya, federasi Jepang dinilai lebih aktif dalam membangun komunikasi dan pengaruh di ranah perwasitan, terutama saat menjalani laga kualifikasi di kandang, yang membantu mereka mengamankan tiket Olimpiade.
Sejak Guo Zhenming mengambil alih kepemimpinan, pendekatan terhadap hubungan dengan otoritas wasit Asia diperbarui. Dampaknya mulai terlihat pada Asia Cup tahun lalu, di mana tim nasional putra Tiongkok menghadapi situasi perwasitan yang relatif lebih seimbang. Hal tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan mereka meraih posisi runner-up.
Perwasitan bukan sekadar soal peluit di lapangan, melainkan tentang sistem, diplomasi olahraga, dan kredibilitas internasional. Jika ingin terus berkembang di level global, Tiongkok perlu memperkuat fondasi ini secara menyeluruh.
Empat “Bad Boy” CBA Resmi Pensiun! Dua Lulusan Guangdong, Sementara Pelapis Hu Jinqiu Tutup Karier dengan Gelar Juara
Setiap musim panas, CBA selalu menjadi momen perpisahan bagi para veteran yang memilih gantung sepat...
Waktu Minyak Hampir Habis: OPEC+ Menginjak Rem di Tengah Peralihan Energi Global
Keputusan terbaru OPEC+ mengejutkan pasar minyak dunia: rencana kenaikan produksi untuk Januari–Mare...
120 Jam Setelah Standar Baru E-Bike Berlaku! “Motor Bekas 0 Kilometer” Bermunculan, Pengacara Sebut Ini Upaya Sengaja Menghindari Regulasi
Lima hari sejak standar nasional baru untuk sepeda listrik resmi diberlakukan, dinamika pasar masih ...
XPeng G7 SUV Super Range-Extended Debut, Jangkauan Gabungan Terpanjang Dunia 1.704 km
Pada 30 Desember, Ketua XPeng He Xiaopeng secara resmi meluncurkan G7 Super Range-Extended SUV, SUV ...
Simeone Jadi “Lubang Hitam” bagi Para Penyerang: Almada (24) Ingin Hengkang, Raksasa Brasil Siap Merekrut
Sejumlah media Spanyol melaporkan bahwa Atlético Madrid masih kesulitan menemukan performa terbaikny...
2-0! Kane Cetak Dua Gol tapi Gagal Penalti, Bayern Salip Madrid dan Lolos ke 16 Besar Liga Champions
Pada 22 Januari dini hari, Bayern München menjamu Union Saint-Gilloise pada laga pekan ke-7 fase lig...
Setelah Perselisihan Ayah-Anak, Keluarga Beckham Tampil Bersama di Paris Fashion Week: Adik-adik Perlihatkan Solidaritas
Pada 27 Januari, keluarga Beckham tampil bersama di Paris Fashion Week, menandai kemunculan publik p...
Di tengah harga memori yang melonjak, produsen ponsel memutuskan “menghidupkan kembali” SD card—menambah slot kartu jadi langkah penyelamatan diri
Dalam beberapa waktu terakhir, pengguna PC sangat merasakan lonjakan harga memori. Namun, harga pons...
Sun Hsieh-chih Gelar Resepsi Pernikahan Susulan, Menangis Saat Mengungkapkan Cinta pada Xia Yutong: “Terima kasih sudah hadir”
(Taipei, 14 Feb) Artis Taiwan Tony Sun dan Hsia Yu-tung menjalani hubungan selama enam tahun dan tel...
Sepak Bola Semalam: Arsenal Hancurkan Spurs, Liverpool Gol Telat, Barca Kembali ke Puncak
Pada 23 Februari, beberapa laga besar Eropa tuntas: Premier League: Arsenal menang 4-1 atas Spurs di...
Manchester United Bidik Duo Inggris Forest, Gaji Baru Bisa Jadi Hambatan, Man City Siap Bersaing
Menurut media Inggris, Manchester United tertarik pada dua pemain internasional Inggris dari Notting...
Konser Cyndi Wang di Beibei Diserbu Penonton — Warga Naik Bukit dan Pohon di Luar Venue, Pihak Setempat Beri Tanggapan
“Teman-teman di atas pohon, apa kabar?” — kalimat film klasik ini benar-benar terjadi di dunia nyata...