2026年9月10日

Kejutan di Piala Dunia Makau! Tim tenis meja China mengalami kekalahan pertama, juara dunia pun dibalikkan keadaannya, saat Liang Jingkun takluk dari pemain Argentina, mengejutkan para penggemar.

(Makau, 31 Maret) Hari kedua Piala Dunia Tenis Meja 2026 di Makau memberikan hasil campuran bagi tim...

(Makau, 31 Maret) Hari kedua Piala Dunia Tenis Meja 2026 di Makau memberikan hasil campuran bagi tim China. Pemain muda Qin Yuxuan menang tanpa bertanding karena lawannya dari Jerman mundur, sementara juara dunia Liang Jingkun harus menerima kekalahan dramatis setelah unggul lebih dulu, namun akhirnya kalah 2-3 dari pemain Argentina, Cifuentes.

Sorotan Pertandingan
Liang Jingkun, yang lahir pada 1996, merupakan salah satu pilar tim nasional China dengan gelar juara dunia beregu serta tiga medali perunggu Kejuaraan Dunia. Namun performanya belakangan menurun, dengan peringkat dunia turun ke posisi 13. Sementara itu, lawannya yang berada di peringkat 79 tampil mengejutkan dengan permainan solid.

Jalannya Pertandingan
Liang membuka laga dengan baik, menang 11-5 di game pertama.
Namun di game kedua ia tertinggal jauh di awal dan kalah 7-11.
Game ketiga kembali dimenangkan lawan dengan skor 11-8.
Liang bangkit di game keempat dengan kemenangan telak 11-4.
Pada game penentuan, meski sempat unggul, ia akhirnya kalah 8-11.

Laga Berikutnya
Selanjutnya, Liang akan menghadapi pemain Jerman Dimitrij Ovtcharov, yang meski sudah berusia 37 tahun tetap menjadi salah satu pemain elite dunia. Kekalahan berikutnya bisa membuat Liang tersingkir dari turnamen.

Performa Tim China
Sebelumnya, Sun Yingsha, Wang Manyu, Chen Xingtong, Kuai Man, Wang Yidi, Zhou Qihao, dan Chen Yuanyu telah meraih kemenangan. Dengan tambahan kemenangan default Qin Yuxuan, China kini mencatat 8 kemenangan dan 1 kekalahan.
Wang Chuqin dan Wen Ruibo dijadwalkan bertanding pada malam hari, dengan harapan dapat melanjutkan tren positif tim.

接著讀

CPI Inti AS Turun di Bawah Ekspektasi Selama Empat Bulan Berturut-turut; Peluang Penurunan Suku Bunga pada September Mencapai 75%

Data inflasi AS untuk Mei menunjukkan pelonggaran yang berkelanjutan, dengan CPI inti hanya naik 0,1% dibandingkan bulan sebelumnya—di bawah ekspektasi untuk keempat kalinya berturut-turut. Angka ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada bulan September. Namun, dampak inflasi akibat tarif mulai terasa di beberapa kategori barang.

456 天前