2026年9月10日

Menanggapi pernyataan ayahnya Li Jia Ding soal “tanggung nafkah”, Li Yonghan membalas: “Saya tidak pernah meminta dia membiayai pernikahan saya”

(Hong Kong, 22) Upacara penghormatan terakhir bagi Shi Ming, mantan istri dari Li Ka-ding yang berus...

(Hong Kong, 22) Upacara penghormatan terakhir bagi Shi Ming, mantan istri dari Li Ka-ding yang berusia 79 tahun, digelar hari ini di Po Fook Memorial Hall, Tai Wai. Besok akan dilaksanakan upacara pemakaman sebelum jenazah dikremasi di Fu Shan Crematorium. Seluruh persiapan diurus oleh putra sulungnya, Li Yonghan, yang bersikeras mengikuti wasiat ibunya dengan melarang istri adiknya, Lin Yuqian (Agnes), memasuki ruang duka—memicu sorotan publik terhadap konflik keluarga mereka.

Menurut laporan media Hong Kong, Li Yonghan menuduh Agnes tidak menghormati ibunya setelah menikah, bahkan tidak mengundangnya ke pesta pernikahan, yang disebut menjadi awal keretakan hubungan antar saudara.

Saat konflik memanas, Li Ka-ding pada 21 April membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa Shi Ming tidak pernah membenci Agnes dan bahkan membagikan foto mereka bersama. Ia juga menyatakan tidak akan menghadiri acara setelah pemakaman sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap putranya.

Menanggapi hal itu, Li Yonghan mengatakan bahwa ia telah memberi tahu ayah dan adiknya mengenai pengaturan pemakaman, namun mereka tidak merespons. Ia mempertanyakan tindakan tersebut dan menilai ada upaya untuk “membersihkan nama Agnes” agar dapat masuk ke ruang duka.

Terkait hubungan Agnes dengan ibunya, kedua pihak memiliki pandangan berbeda. Li Yonghan mengklaim bahwa awalnya ibunya tidak menolak Agnes, namun dalam waktu tiga bulan sudah melihat sifat aslinya. Ia menuduh Agnes memicu konflik keluarga dan mencoba memisahkan hubungan ibu dan anak.

Ia juga menceritakan insiden dalam sebuah pertemuan keluarga, di mana Shi Ming telah melarang pengambilan foto, namun Agnes tetap memaksa untuk berfoto, sehingga membuat Shi Ming tidak nyaman dan menolak secara langsung.

Selain itu, Li Ka-ding sebelumnya menyebut bahwa ia telah memberikan dukungan finansial besar kepada putranya, termasuk biaya hidup bulanan sekitar HKD50.000–60.000 serta biaya pendidikan dan asuransi cucunya. Namun Li Yonghan membantah, mengatakan bahwa ia tidak bergantung secara finansial dan bekerja dari bawah di restoran ayahnya dengan gaji sekitar HKD15.000 per bulan, serta menggunakan transportasi umum untuk berhemat.

接著讀

CEO NVIDIA Jensen Huang: “China Tidak Bergantung pada Chip Kami, Mereka Sudah Punya Kekuatan Komputasi Sendiri”

Menjelang kunjungannya ke Tiongkok, CEO NVIDIA Jensen Huang kembali menanggapi kekhawatiran pemerintah AS terkait ekspor chip ke Tiongkok, khususnya untuk penggunaan militer. Dalam wawancara dengan CNN yang ditayangkan 13 Juli, Huang menegaskan bahwa Tiongkok sudah memiliki kekuatan komputasi mandiri yang sangat besar dan akan menghindari penggunaan teknologi AS karena risiko geopolitik. Ia juga mengkritik pembatasan ekspor AS dan menyerukan ekosistem AI global yang terbuka, dibangun di atas standar teknologi Amerika.

423 天前