2026年9月10日

Laptop Apple Paling Terjangkau Terungkap — MacBook Neo Dibanderol RM2.499 Jadi Perbincangan

(Cupertino, 5 April) Setelah tiga hari berturut-turut meluncurkan produk baru, Apple resmi memperken...

(Cupertino, 5 April) Setelah tiga hari berturut-turut meluncurkan produk baru, Apple resmi memperkenalkan MacBook Neo dengan desain baru dan harga paling terjangkau dalam lini MacBook. Di situs resmi Malaysia, perangkat ini dibanderol mulai dari RM2.499.

MacBook Neo memiliki bobot sekitar 1,22 kg dan hadir dalam empat pilihan warna: Silver, Pink, Orange, dan Indigo, menjadikannya MacBook dengan variasi warna terbanyak sejauh ini.

Dari sisi performa, perangkat ini ditenagai chip A18 Pro, setara dengan yang digunakan pada iPhone 16 Pro. Apple mengklaim performanya hingga 50% lebih cepat untuk tugas sehari-hari seperti browsing dibandingkan laptop PC dengan Intel Core Ultra 5, serta hingga 3 kali lebih cepat untuk tugas AI tingkat lanjut seperti pengolahan foto.

Layar 13 inci Liquid Retina menawarkan resolusi 2408×1506, kecerahan 500 nits, dan dukungan 1 miliar warna. Apple menyatakan layar ini lebih terang dan tajam dibandingkan sebagian besar laptop di kelas harga yang sama.

Untuk kamera dan audio, MacBook Neo dilengkapi kamera 1080p FaceTime HD dengan pemrosesan gambar yang ditingkatkan, serta speaker ganda dengan dukungan spatial audio dan Dolby Atmos untuk pengalaman multimedia yang lebih imersif.

Dari segi konektivitas, tersedia dua port USB-C, jack headphone 3,5mm, serta dukungan Wi-Fi 6E dan Bluetooth 6 untuk koneksi nirkabel yang lebih cepat dan stabil.

接著讀

Macron: Trump Akhirnya Sadar Kebohongan Putin, Desak Sanksi Lebih Keras

Pada 25 Mei, Rusia melancarkan serangan besar-besaran dengan rudal dan drone ke Kyiv dan beberapa wilayah Ukraina lainnya, menewaskan sedikitnya 12 orang. Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengutuk tindakan Putin, menyatakan kemarahan, dan mempertimbangkan sanksi tambahan. Dalam kunjungannya ke Vietnam, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa Trump akhirnya menyadari bahwa Putin telah berbohong, dan mendesaknya untuk mengubah kemarahannya menjadi tindakan konkret guna mendorong sanksi yang lebih keras terhadap Rusia. Macron juga menyerukan penetapan tenggat waktu akhir, dan jika Putin terus melanjutkan agresinya, harus ada langkah balasan yang lebih keras. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan beberapa pejabat lainnya kembali menegaskan bahwa serangan Rusia adalah kejahatan perang dan mendesak komunitas internasional untuk tidak diam.

471 天前