Kontroversi video pribadi kembali picu polemik asmara — influencer China bantah selingkuh: “Pria hanyalah selingan”
(Beijing, 25) Influencer Tiongkok “Goutou Luoli,” Xia Kaixuan, kembali menjadi sorotan setelah mengu...
(Beijing, 25) Influencer Tiongkok “Goutou Luoli,” Xia Kaixuan, kembali menjadi sorotan setelah mengunggah video berdurasi sekitar 8 menit pada Kamis (23), di mana ia membahas pengalaman pribadi dan pandangannya tentang hubungan, termasuk pernyataan bahwa “pria hanyalah pelengkap dalam hidup.”
Xia sebelumnya terlibat dalam kontroversi besar pada tahun 2021 terkait penyebaran video pribadi tanpa persetujuan oleh mantan pasangannya. Insiden tersebut memicu tekanan publik yang besar. Ia kemudian melaporkan kasus tersebut, dan pelaku dijatuhi hukuman 8 bulan penjara atas penyebaran materi tidak senonoh, serta telah bebas pada 2023.
Dalam video terbarunya, Xia tampil sederhana tanpa riasan, mengakui dirinya bukan sosok yang “sempurna,” namun menegaskan bahwa ia tidak berselingkuh. Ia menjelaskan bahwa hubungan tersebut telah ia anggap berakhir, meskipun perbedaan pandangan menyebabkan konflik berkepanjangan.
Ia juga mengungkap pengalaman masa lalu yang memengaruhi cara pandangnya terhadap kepercayaan, keluarga, dan hubungan jangka panjang. Ia mengaku cenderung menjaga jarak emosional dalam interaksi dengan lawan jenis.
Dalam beberapa tahun terakhir, Xia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari konflik kontrak, kritik publik, hingga penurunan karier. Pada 2023, ia memilih meninggalkan dunia livestream dan mulai berjualan makanan jalanan, perlahan membangun kembali kehidupannya.
Pada 2025, ia memenangkan gugatan pencemaran nama baik setelah dua tahun proses hukum, dengan pengadilan menyatakan sejumlah tuduhan yang beredar tidak benar. Ia menanggapi dengan kalimat singkat: “Kebenaran mungkin terlambat, tetapi tidak akan hilang.”
Opini publik terhadapnya masih terbelah—sebagian fokus pada kontroversi masa lalu, sementara sebagian lain melihat upayanya bangkit kembali. Kasus ini juga memicu diskusi lebih luas tentang perundungan daring dan batas privasi individu.
Hakim Federal AS Blokir Upaya Trump Memberhentikan Gubernur The Fed Lisa Cook
Sebuah putusan pengadilan yang langka mendorong konfrontasi antara mantan Presiden Donald Trump dan ...
Brokoli Anak dengan Masa Simpan Dua Tahun Jadi Sorotan, Xibei Tegaskan: Asal Sesuai Standar Nasional Aman
Setelah Luo Yonghao melontarkan kritik tajam terhadap harga tinggi menu siap saji Xibei, perbincanga...
Lei Jun Naik Pitam — Barusan Mengguncang Weibo dengan Serangkaian Postingan Baru
Pada 16 November, Lei Jun mengunggah serangkaian postingan di Weibo untuk kembali menegaskan filosof...
Charmaine Sheh Akui Produksi ‘The Queen of News 3’ Terkendala? Menyebut Ia “Tak Ingin Menyulitkan Siapa Pun”
Hong Kong, 22 — Sejak tayang pada 2023, drama TVB The Queen of News meraih rating tinggi dan respons...
Sisi Gelap di Balik Pasar Manhua-Drama Bernilai 20 Miliar Yuan: Banjir Manhua Rasa PPT, Tarif Anjlok hingga 40 Yuan per Menit, dan Krisis Karya Hits
Industri menyebut 2025 sebagai “tahun pertama era manhua-drama”, dan benar saja—memasuki paruh kedua...
OpenAI Akan Menanggung Biaya Energi Proyek “Stargate”
OpenAI mengumumkan bahwa, satu tahun setelah memperkenalkan proyek “Stargate”, perusahaan berencana ...
Perdana di Tiongkok: Perangkat Masuk Ruang Tekan Jenuh untuk TBM Buatan Dalam Negeri “Deep-Sea Space Station” Resmi Debut Sukses
IT Home (8 Februari) melaporkan bahwa di lokasi konstruksi sisi Ningbo untuk Terowongan Bawah Laut J...
Deretan Bintang Bernyanyi Sambut Tahun Kuda—Program TV2 “Kuda Berlari Sambut Tahun Baru” Meriah Dibuka
(Kuala Lumpur, 15 Feb) RTM menyiapkan rangkaian program spesial Tahun Baru Imlek untuk menghadirkan ...
🦁 Sporting CP Cetak Striker Tajam Lagi! Jual €66,9 Juta, Beli €22,2 Juta, Cetak 29 Gol
Jika berbicara soal “pabrik striker” Eropa, Sporting CP patut diperhitungkan. Musim panas lalu, mere...
Syarikat Tunggak Gaji Puluhan Bilion Won, CEO Didakwa Seleweng Dana, 9 Ahli THE BOYZ Mohon Tamatkan Kontrak
(Seoul, 20) Grup K-pop THE BOYZ tengah menghadapi konflik kontrak dengan agensi One Hundred. Dari se...
Pesan WeChat vulgar tengah malam terungkap: diduga pelecehan seksual dan dipaksa memakai “lonceng anjing”, memicu kemarahan
Pelecehan seksual di tempat kerja — isu yang sudah sering terjadi namun tetap memicu kemarahan — kem...