2026年9月10日

Arema FC Pulang Kampung, Semua Pihak Pastikan Stadion Kanjuruhan Siap

KOMPAS.com - Stadion Kanjuruhan kembali menjadi homebase Arema FC setelah lebih dari dua tahun menjadi klub musafir usai Tragedi kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 . Pekan ke-32 Liga 1 2024-2025 melawan Persik Kediri, Sabtu (11/5/2025) sore akan menjadi laga bersejarah seluruh elemen sepak bola di Malang. Polres Malang bersama sejumlah pihak terkait menggelar rapat koordinasi lintas sektoral guna mematangkan seluruh skema pengamanan untuk memastikan laga berjalan aman dan lancar Sebab Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo, P.S., menegaskan laga ini memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Baca juga: Perdana Pasca-tragedi, Arema FC Akan Jamu Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan “Pengamanan ini kami lakukan dengan pendekatan humanis, profesional, dan proporsional,” ujar pria yang biasa disapa Danang itu. "Semua elemen keamanan sudah kami siapkan dengan cermat, baik dari aspek teknis pengamanan hingga antisipasi potensi kerawanan." Pola pengamanan akan diterapkan secara terintegrasi dengan penempatan personel berdasarkan evaluasi risiko dan pengalaman sebelumnya. Langkah antisipatif pun telah dirancang melalui koordinasi erat dengan TNI, Pemkab Malang, manajemen klub, dan seluruh pihak yang terlibat. “Kami ingin memastikan bahwa semua unsur, mulai dari perangkat keamanan hingga panitia pelaksana, bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Kami tidak ingin ada celah,” imbuhnya. Baca juga: Stadion Kanjuruhan Lolos Risk Assessment, Arema FC Sambut dengan Apresiasi dan Komitmen Sementara itu, Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar menjelaskan bahwa tugas Polri akan difokuskan pada area luar stadion, mencakup gate ticketing, kantong parkir, dan jalur masuk. “Polri akan bertugas di ring 2, yaitu area gate ticketing. Kemudian ring 3 dan ring 4 yang meng-cover area luar stadion, termasuk kantong parkir dan akses masuk,” terang Bambang. Untuk area dalam stadion (ring 1), tanggung jawab sepenuhnya diserahkan kepada panitia pelaksana dan steward internal. Baca juga: Menuju Peringatan Hari Buruh di Monas: 200.000 Massa Bakal Hadir, Termasuk Prabowo “Tugas kami memastikan situasi di luar tetap kondusif dan tidak ada gangguan keamanan dari luar yang bisa mengganggu jalannya pertandingan,” lanjutnya. Lebih dari 2.000 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan pertandingan ini. Tidak hanya pengamanan fisik, sistem pengendalian akses masuk juga diperketat. Tiket hanya tersedia secara online melalui aplikasi Arema Utas dan khusus bagi member terverifikasi. Penonton wajib menunjukkan e-tiket dan KTP saat masuk.

im/app6

接著讀