2026年9月10日

PKK Umumkan Pembubaran dan Akhiri Aktivitas Bersenjata

Menurut laporan dari China Media Group pada 12 Mei waktu setempat, Partai Pekerja Kurdistan (PKK) secara resmi mengumumkan pembubarannya dan mengakhiri perjuangan bersenjata yang telah berlangsung lebih dari 40 tahun.

Awal bulan ini, PKK mengadakan kongres di Irak utara dengan fokus pada seruan dari pemimpin mereka yang dipenjara, Abdullah Öcalan, untuk “meletakkan senjata dan mewujudkan perdamaian.”

Kongres ini berlangsung dari 5 hingga 7 Mei. Pada 9 Mei, PKK mengeluarkan pernyataan yang menegaskan bahwa struktur organisasinya dibubarkan dan aktivitas bersenjatanya dihentikan.

Pemimpin PKK Serukan Anggotanya Letakkan Senjata

Pada 27 Februari, Abdullah Öcalan yang saat ini dipenjara, mengeluarkan pernyataan yang menyerukan seluruh anggota bersenjata PKK untuk meletakkan senjata dan agar partai dibubarkan. Ia juga menyatakan akan menanggung tanggung jawab sejarah atas keputusan ini.

Pejabat Turki menyambut pernyataan Öcalan sebagai awal dari "era baru". Otoritas Kurdi di Irak dan Suriah juga menyambut baik perkembangan ini. Amerika Serikat, Jerman, dan beberapa negara Barat lainnya juga menyatakan dukungan.

Gencatan Senjata dan Pembubaran Diumumkan Secara Resmi

Pada 1 Maret, PKK mengumumkan gencatan senjata dan menyatakan kesiapannya untuk menanggapi seruan Öcalan dengan meletakkan senjata dan membubarkan organisasi.

PKK menyatakan bahwa mulai saat itu, pasukannya akan berhenti bertempur selama tidak diserang, dan akan dibubarkan di bawah kepemimpinan Öcalan.

PKK juga menuntut pemerintah Turki untuk membebaskan Öcalan dan memungkinkannya kembali ke kehidupan normal serta memimpin proses ini, dengan menyatakan bahwa hanya di bawah kepemimpinannya proses ini dapat terlaksana.

Öcalan ditangkap oleh pemerintah Turki pada tahun 1999 dan sejak itu ditahan di Pulau İmralı dekat Istanbul. Pada Oktober 2012, pemerintah Turki mulai melakukan negosiasi dengan Öcalan untuk memulai proses perdamaian dalam upaya menyelesaikan masalah Kurdi di negara tersebut.

Didirikan pada tahun 1979, PKK berjuang untuk mendirikan negara Kurdi merdeka melalui perjuangan bersenjata di wilayah-wilayah berpenduduk Kurdi di Turki, Irak, Iran, dan Suriah. Selama lebih dari empat dekade konflik, puluhan ribu orang tewas. PKK telah diklasifikasikan sebagai organisasi teroris oleh Turki, Uni Eropa, dan Amerika Serikat.

Pembubaran ini dipandang sebagai titik balik penting dalam proses perdamaian kawasan.

接著讀