Microsoft Umumkan PHK Massal Lagi: 9.000 Posisi Dihapus dalam Restrukturisasi Era AI
Ringkasan: Setelah melakukan PHK terhadap 7.000 karyawan pada bulan Mei, Microsoft kembali mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 9.000 pegawai—sekitar 4% dari total tenaga kerja. Dengan penerapan AI yang semakin luas untuk pengkodean dan manajemen organisasi, perusahaan mempercepat restrukturisasi internal. Ini menjadi salah satu restrukturisasi terbesar Microsoft dalam beberapa tahun terakhir, mencerminkan pergeseran peran akibat gelombang AI di industri teknologi.
Pada 5 Juli, Microsoft mengonfirmasi rencana PHK terbaru, yang akan berdampak pada sekitar 9.000 posisi kerja, setara dengan sekitar 4% dari total karyawan globalnya yang mencapai 228.000 orang hingga Juli 2024.
Ini adalah gelombang PHK ketiga Microsoft dalam waktu kurang dari enam bulan. Pada Mei, Microsoft memberhentikan sekitar 7.000 karyawan; sebelumnya pada 2023, perusahaan telah memutuskan hubungan kerja dengan 10.000 karyawan.
Menurut pernyataan perusahaan, langkah ini bertujuan menyederhanakan struktur manajemen, meningkatkan efisiensi, dan menyesuaikan organisasi dengan dinamika pasar saat ini. Seorang juru bicara Microsoft mengatakan bahwa penyesuaian organisasi akan terus dilakukan demi menjaga daya saing di tahun fiskal baru.
Waktu pengumuman ini juga penting—hanya dua hari setelah dimulainya tahun fiskal 2026 Microsoft, periode di mana perusahaan biasanya mengumumkan perubahan strategis.
Peran AI Semakin Dominan: 30% Kode Ditulis oleh AI
CEO Satya Nadella mengungkapkan bahwa saat ini hingga 30% dari kode Microsoft ditulis oleh AI—dan angka ini terus meningkat. Artinya, AI tidak lagi sekadar alat bantu, tetapi sudah mengambil alih sebagian beban kerja yang sebelumnya ditangani oleh pengembang manusia.
Microsoft juga terus berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur AI, menciptakan lingkungan kerja yang lebih cerdas dan produktif. Pergeseran ini memengaruhi tidak hanya peran teknis tetapi juga mendorong perampingan struktur organisasi.
Industri Teknologi Masuki Era Restrukturisasi Tenaga Kerja Berbasis AI
Microsoft bukan satu-satunya. CEO Amazon Andy Jassy pada Juni menyatakan bahwa dengan semakin banyaknya agen dan alat AI generatif yang digunakan, beberapa pekerjaan tradisional akan tergantikan sementara jenis pekerjaan baru akan bermunculan.
CEO Google Sundar Pichai juga menyebut bahwa lebih dari 25% kode baru di Google kini ditulis oleh AI, menandakan transformasi menyeluruh ke arah alur kerja yang didukung AI.
Kinerja Keuangan Tetap Kuat di Tengah Transisi Strategis
Meskipun melakukan PHK besar-besaran, performa keuangan Microsoft tetap solid. Dalam laporan keuangan Q3 fiskal 2025, pendapatan mencapai $70,07 miliar (naik 13% YoY), dengan laba bersih $25,82 miliar (naik 18% YoY). Pada 3 Juli, kapitalisasi pasar Microsoft mencapai $3,71 triliun, dengan saham naik 1,58%.
Hal ini menunjukkan bahwa PHK bukan karena tekanan keuangan, melainkan bagian dari strategi transformasi—mengadopsi model efisiensi berbasis AI yang kini mengubah struktur tenaga kerja di raksasa teknologi.
Hanya 10 Hari, Hong Hao Raup 7,6 Juta Yuan! Ekonom Populer Ini Buktikan “Pengetahuan Bisa Jadi Emas”
[Red Star Capital, 3 November]Dunia finansial Tiongkok kembali heboh!Ekonom ternama Hong Hao baru sa...
Wang Hua dari Xiaomi telah mengonfirmasi perpindahan jabatannya dan mengatakan, “Memilih pindah ke Wuhan adalah keputusan saya sendiri.”
Wang Hua menulis dalam sebuah posting bahwa menurut aturan rotasi jabatan internal Xiaomi, karyawan ...
Lonjakan wisatawan Tiongkok yang hendak pulang terlihat di beberapa bandara di Jepang akhir-akhir ini.
(Tokyo, 25) Setelah pernyataan baru-baru ini dari Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tentang “sit...
Saham terburuk hari ini: “raja saham” anjlok RM2.00!
(Kuala Lumpur, 25) Pasar saham Malaysia melemah hari ini, dengan indeks acuan FBM KLCI turun 7,04 po...
MPV Kelas ‘Villa’ Berenergi Baru — Buick Zhi Jing Shijia Resmi Meluncur 5 Desember
IT House pada 29 November melaporkan bahwa Buick telah resmi mengumumkan bahwa MPV keluarga berenerg...
Pelatih Sepak Bola Amerika Jadi Sorotan usai “Dibongkar” Sang Putri: Enggan Bayar Kantong Belanja, Pulang Malah Bawa Keranjang Supermarket—Padahal Gajinya Tembus Rp90 Miliar per Tahun
Lane Kiffin adalah sosok pelatih football Amerika yang cukup terkenal. Saat ini, ia menjabat sebagai...
Deng Zhaozun mengungkap kesedihan anak keturunan selebritas yang “tak punya pilihan”, serta mengulas konflik ayah–anak: “Di generasi kami, tidak ada ruang untuk memberontak.”
(Hong Kong, 25) Hubungan antara legenda sepak bola Inggris David Beckham dan istrinya Victoria denga...
Yang Hansen DNP untuk Pertandingan ke-21, Saksikan Trail Blazers Gagal Balikkan Keunggulan
Pada 27 Januari, Portland Trail Blazers bertandang ke Boston Celtics dalam pertandingan NBA reguler....
Likuidasi paksa memicu efek berantai; harga Bitcoin bergejolak bak naik roller coaster.
(New York, 3 Feb)Pada sesi perdagangan AS hari Senin, Bitcoin bangkit dari posisi terendah di sesi A...
“Si ‘Little Pepper’” Jadi Sorotan di Oscar Usai Insiden Busana — Dihujani Kritik, Dituding Demi Promosi Berlebihan
Peristiwa ini sebenarnya sudah lama terjadi, namun kembali dibahas oleh media internasional. Pada aj...