Gunakan Sidik Jari Palsu untuk “Titip Absen”, Dua Karyawan Dipecat Gugat Perusahaan — Gugatan Resmi Ditolak Pengadilan
Pada 8 September, IT Home melaporkan, mengutip berita dari Litchi News, bahwa Pengadilan Rakyat Kota...
Pada 8 September, IT Home melaporkan, mengutip berita dari Litchi News, bahwa Pengadilan Rakyat Kota Taicang menolak gugatan perdata yang diajukan oleh dua karyawan yang dituduh menggunakan sidik jari palsu untuk melakukan “titip absen” di mesin presensi perusahaan.
Kasus ini berawal ketika Zhang dan Li, dua rekan kerja yang memiliki hubungan cukup dekat, bekerja di perusahaan yang sama. Beberapa waktu lalu, Zhang tidak dapat hadir tepat waktu karena urusan pribadi, lalu meminta Li untuk melakukan presensi menggantikannya menggunakan sidik jari karet palsu.
Setelah Li tiga kali melakukan presensi palsu untuk Zhang, perusahaan akhirnya membongkar praktik ini. Melalui rekaman CCTV, terungkap bahwa Zhang baru tiba di kantor setelah jam kerja dimulai, sementara catatan absensi menunjukkan ia hadir tepat waktu. Saat dimintai keterangan, keduanya mengakui perbuatan tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan internal, perusahaan merujuk pada aturan buku pedoman karyawan yang menyatakan: “Meminta orang lain untuk absen menggantikan, atau menggantikan absensi orang lain, termasuk pelanggaran berat. Jika dilakukan tiga kali dalam 12 bulan, perusahaan berhak langsung memutuskan hubungan kerja.” Dengan dasar ini, perusahaan resmi memutuskan kontrak kerja Zhang dan Li.
Tidak terima, keduanya menggugat perusahaan dan menuntut kompensasi atas pemutusan hubungan kerja yang mereka anggap tidak sah. Namun, pengadilan menilai tindakan mereka jelas melanggar buku pedoman karyawan yang telah disusun melalui prosedur demokratis dan diumumkan secara terbuka. Perusahaan juga telah memberitahu serikat pekerja sebelum melakukan PHK, sehingga proses dinyatakan sah secara hukum.
Pengadilan menegaskan bahwa sistem absensi merupakan bagian penting dari hak manajemen mandiri perusahaan. Praktik “titip absen” tidak hanya merusak hak tersebut, tetapi juga melanggar prinsip kejujuran dan integritas yang wajib dipegang oleh pekerja. Oleh karena itu, keputusan PHK dinyatakan sah, dan gugatan kedua karyawan resmi ditolak.
Li Wenguang dari Huawei: Tesla FSD Jadi Acuan Visi Murni, Tapi Masa Depan Otonomi Butuh Jaminan Keamanan Lebih Tinggi
Dalam era percepatan teknologi mengemudi cerdas, Huawei terus meningkatkan kapabilitas sistem otonom...
Hakim Federal AS Blokir Upaya Trump Memberhentikan Gubernur The Fed Lisa Cook
Sebuah putusan pengadilan yang langka mendorong konfrontasi antara mantan Presiden Donald Trump dan ...
Proses 3nm yang Sama, Tapi Harga Beda Jauh: Dimensity 9500 Lebih Murah Lebih dari 50% Dibanding Snapdragon 8 Gen 5 Ultra!
TechFast News, 12 Oktober — Berdasarkan laporan terbaru, MediaTek Dimensity 9500 diperkirakan akan d...
Peringkat Zheng Qinwen Turun ke Nomor 24 Dunia! Gagal Masuk 20 Besar Akhir Tahun, Tapi Tetap Amankan Status Unggulan di Australia Open
After pulling out of the China Open due to injury, China’s top women’s tennis player Zheng Qinwen co...
NVIDIA Tumbang, Cambricon Kenyang? — Dari Monopoli Menuju Era Baru Persaingan Chip AI ⚙️
Dunia chip AI sedang mengalami perubahan besar.Raksasa global NVIDIA kehilangan dominasinya di pasar...
Ponsel Lipat Termurah Huawei Resmi Hadir — Nova Flip S Ditenagai Chipset Kirin 8000!
Huawei nova Flip S Resmi Diluncurkan — Ponsel Lipat Termurah Huawei dengan Chipset Kirin 8000! Pada ...
Pegang Rp320 Triliun Kas, Ditopang Rp550 Triliun Utang: Dua Sisi “Raja Baterai” yang Tak Berhenti Menggalang Dana
12 Desember 10, CATL (Ningde Times/SZ: 300750) mengumumkan rencana pendaftaran dan penerbitan obliga...
2025: “Balapan Hidup-Mati” NIO, XPeng, dan Li Auto di Tengah Persaingan Sengit
Memasuki tahun yang baru, laporan penjualan 2025 dari berbagai pabrikan otomotif mulai dirilis satu ...
Balap kereta luncur anjing di Greenland: undangan untuk utusan Trump dibatalkan.
(Nuuk, 19 Januari) Federasi Balap Kereta Luncur Anjing Greenland menyatakan pada Senin bahwa undanga...
Hari Panas CSL: Tieren Menang, Hainiu Bangkit
2-1, 1-0! Dua Kejutan Besar di Pekan Ke-4 Liga Super China Pada pukul 15.30, 4 April, dua pertanding...
Jack Neo Hadir di Peluncuran Wah! Drama — Ungkap Fokus ke Industri Drama Pendek yang Sedang Naik Daun
(Kuala Lumpur, 18 April) Dalam rangka memperingati 5 tahun kemitraan strategis komprehensif antara C...
Tenang Dulu, London! Arsenal Masih Berjuang Rebut Gelar—Gol Akan Jadi Penentu, Mikel Arteta Harus Berani Ambil Risiko
Kekalahan kepada Manchester City membuat Arsenal kehilangan sedikit kelebihan, tetapi perebutan keju...