2026年9月10日

Sun Jihai: 2.5 Tahun Investasikan ¥30 Juta untuk HiBall, Terima Donasi ¥3 Juta dalam 32 Jam — Tak Akan Sia-siakan Dukungan Semua Orang

Dalam tiga bulan terakhir, mantan bintang sepak bola Tiongkok Sun Jihai menjadi sorotan publik akiba...

Dalam tiga bulan terakhir, mantan bintang sepak bola Tiongkok Sun Jihai menjadi sorotan publik akibat polemik terkait kompensasi pelatihan pemain muda. Kemarin, ia mengunggah video di media sosial, menyampaikan betapa besar cintanya pada dunia pembinaan usia dini dan menegaskan bahwa ia tidak akan pernah mengecewakan harapan semua orang.

Membangun “HiBall Youth” dari Nol

Sun Jihai mengenang awal mula berdirinya akademi “HiBall Youth”.
“Pada Juli 2021, saat liburan musim panas, kami membentuk tim kelompok usia 2013. Terus terang, awalnya tidak ideal — hanya sembilan anak yang bergabung,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa filosofi HiBall Youth tidak memberi ruang bagi pemain muda untuk bersantai tanpa berkembang.
“Dalam empat tahun berikutnya, dari sembilan anak, delapan tereliminasi. Tingkat eliminasi kami memang tinggi — dan sampai sekarang tetap begitu, karena di olahraga kompetitif, seleksi ketat adalah hal yang wajar dan tak terhindarkan.”

Tekanan Finansial di Balik Layar

Mengelola akademi, diakui Sun, membutuhkan dana yang besar.
“Menjelang akhir 2023, semua biaya berasal dari perusahaan rintisan kecil saya. Tiba-tiba saya merasa seperti hidup ‘sehari dapat, sehari habis’ dan itu membuat saya khawatir. Saya memutuskan untuk mengundang pihak ketiga melakukan audit agar tahu persis berapa yang sudah kami habiskan.”

Hasilnya membuatnya terkejut.
“Setelah dua setengah tahun, saya kira pengeluarannya sekitar 10 juta yuan. Ternyata hasil audit menunjukkan 28 juta yuan — jauh di luar perkiraan saya.”

Menggandeng Dukungan Publik

Menghadapi tekanan finansial tersebut, Sun memutuskan mencari bantuan melalui jalur publik dan kegiatan amal.
“Saat itu saya terinspirasi untuk memanfaatkan kekuatan masyarakat dan yayasan amal. Setelah berdiskusi, kami menetapkan target donasi sebesar 3 juta yuan — bukan 5 atau 8 juta — karena saya ingin sebagian besar biaya tetap saya tanggung sendiri, sementara kontribusi publik hanya sebagai pendukung.”

Respons masyarakat sungguh luar biasa.
“Hanya dalam 32 jam, target 3 juta yuan tercapai. Saya benar-benar merasakan dukungan semua orang, karena mereka melihat kami benar-benar serius menjalankan program ini. Beberapa pesan yang saya terima bahkan membuat saya meneteskan air mata.”

Kata-Kata yang Menggetarkan Hati

Sun membagikan salah satu pesan yang paling membekas di hatinya:
“Ada yang berkata, ‘Kalau aku tak bisa mendukungmu saat berada di titik terendah, bagaimana aku pantas bersorak saat kamu menang?’ Membaca kalimat itu membuat bulu kuduk saya merinding.”

Janji untuk Masa Depan

Menutup pernyataannya, Sun berkomitmen penuh:
“Tidak peduli seperti apa hasilnya di masa depan, saya tidak akan, dan tidak bisa, mengecewakan orang-orang ini. Saya akan mencurahkan sepenuh hati untuk menjadikan program pembinaan pemain muda ini yang terbaik.”

接著讀

WTT Singapore Smash

Dalam laga babak 32 besar tunggal putra, unggulan pertama Wang Chuqin tampil luar biasa dengan kemen...

198 天前