2026年9月12日

Cai Lei Umumkan Kemajuan Besar: Tim Salurkan Lebih dari 50 Juta Yuan untuk Riset Ilmiah dalam 20 Bulan

Menurut laporan media pada 9 September, pejuang ALS (penyakit saraf yang juga dikenal sebagai penyak...

Menurut laporan media pada 9 September, pejuang ALS (penyakit saraf yang juga dikenal sebagai penyakit “otot membeku”) Cai Lei baru-baru ini mengumumkan melalui media sosial perkembangan terbaru kontribusi timnya untuk penelitian ilmiah. Ia mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu 1 tahun 8 bulan terakhir, timnya telah menyalurkan dana penelitian eksternal senilai lebih dari 50 juta yuan, dengan rincian yang dipublikasikan setiap tahun di situs resmi dan laporan audit, sementara total investasi sebenarnya jauh melebihi angka tersebut. Cai Lei menegaskan komitmennya untuk terus mendukung puluhan proyek penelitian yang mencakup berbagai bidang, mulai dari ilmu otak dan penyakit sistem saraf, penyakit otot, imunologi, metabolomik, proteomik, genomik dan transkriptomik, sel punca, mitokondria, teknologi akustik–optik–elektromagnetik, CDMO, CRO, kecerdasan buatan, hingga pengobatan tradisional. Ia menyambut keterlibatan para ilmuwan, dokter, dan profesional di bidang tersebut, serta mengucapkan terima kasih atas dedikasi mereka dalam mengatasi penyakit dan menyelamatkan nyawa. Pada Januari 2024, Cai Lei bersama sang istri juga mengumumkan donasi tambahan sebesar 100 juta yuan untuk mendukung riset dasar, pengembangan obat, dan layanan medis klinis terkait ALS. Ia mengakui bahwa kekuatan individu memiliki batas, namun dengan tekad penuh, target yang dulu terasa mustahil dapat diraih. Cai Lei didiagnosis menderita ALS pada 2019, sebuah penyakit neurodegeneratif progresif yang ditandai dengan penyusutan otot, kekakuan anggota tubuh, dan berujung pada kegagalan pernapasan. Meskipun kecepatan perkembangan penyakit bervariasi pada tiap pasien, kondisi ini umumnya berakhir fatal. Berbeda dengan Alzheimer, ALS biasanya tidak memengaruhi fungsi kognitif tingkat tinggi, sehingga pasien di tahap akhir tetap dapat berpikir jernih, mempertahankan memori, kepribadian, dan kecerdasan seperti sebelum sakit.

接著讀