2026年9月10日

Tanpa Messi, Argentina Terpuruk: 0 Tembakan Tepat Sasaran, Rekor Memalukan 10 Tahun, dan Jatuh dari Peringkat No.1 Dunia

Argentina tampak rapuh tanpa kapten mereka. Pada 10 September, di laga terakhir kualifikasi Piala Du...

Argentina tampak rapuh tanpa kapten mereka.

Pada 10 September, di laga terakhir kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan, Argentina kalah 0-1 dari Ekuador di laga tandang. Hasil ini bukan hanya mencatat rekor buruk, tetapi juga mengakhiri 17 bulan dominasi mereka di peringkat pertama dunia FIFA.

Tanpa Messi, Kekuatan Argentina Turun

Pelatih Lionel Scaloni memilih mengistirahatkan Lionel Messi yang sudah berusia 38 tahun, dan dampaknya sangat terasa.

Di lini belakang, Nicolás Otamendi diganjar kartu merah karena menghentikan peluang emas lawan. Emiliano “Dibu” Martínez melakukan beberapa penyelamatan penting agar skor tidak lebih buruk. Di lini depan, Lautaro Martínez dan Julián Álvarez gagal memberi ancaman. Argentina menutup laga dengan 8 tembakan tanpa satupun tepat sasaran, statistik yang memalukan bagi juara dunia bertahan.

Rekor Buruk 10 Tahun + Peringkat Dunia Anjlok

Kekalahan ini adalah yang pertama dari Ekuador dalam 10 tahun, terakhir kali terjadi pada Oktober 2015.

Lebih parah lagi, Argentina akan turun dari peringkat 1 ke peringkat 3 FIFA pada pembaruan 17 September nanti, disalip Spanyol dan Prancis. Sejak April 2023, Argentina memegang posisi teratas selama 17 bulan berturut-turut, namun dominasi itu kini berakhir.

Pertanyaan Besar: Bisakah Argentina Menang Tanpa Messi?

Dengan Messi yang sudah melewati masa puncaknya, Argentina harus membuktikan bisa menang di laga krusial tanpa dirinya. Kekalahan ini memperlihatkan betapa besar ketergantungan tim pada sang kapten legendaris.

Ini bukan sekadar kekalahan — tapi peringatan keras bagi juara dunia di era setelah Messi.

接著讀