2026年9月10日

Produsen Mitra Apple Bantah Isu “Wajibkan Otomatisasi di Rantai Pasok”: Klaim Tak Pernah Dengar Instruksi Tersebut

Jakarta, 10 September – Menyusul peluncuran seri iPhone 17, beredar kabar di kalangan industri bahwa...

Jakarta, 10 September – Menyusul peluncuran seri iPhone 17, beredar kabar di kalangan industri bahwa Apple memaksa mitra rantai pasoknya menerapkan otomatisasi berbasis robot, atau jika tidak, mereka tak akan mendapat kontrak baru.

Menanggapi hal ini, Blue Whale Finance menghubungi tiga produsen kontrak terkemuka Apple di Tiongkok. Ketiganya kompak membantah, dengan pernyataan tegas: “Kami belum pernah mendengar adanya persyaratan seperti itu.” Salah satu sumber dari produsen papan atas menjelaskan bahwa perusahaan besar sebenarnya sudah memiliki tingkat otomatisasi yang cukup tinggi. Namun, industri perakitan elektronik sejak lama bersifat padat karya, sehingga otomatisasi biasanya hanya diterapkan pada proses manufaktur yang sudah matang, sementara beberapa tahapan tetap membutuhkan tenaga manusia.

Sebelumnya, DigiTimes melaporkan bahwa Apple tengah mempercepat transformasi otomatisasi di seluruh rantai pasoknya. Dikabarkan, kepemilikan teknologi robot otomatis menjadi salah satu syarat utama untuk memenangkan kontrak manufaktur. Strategi ini disebut bertujuan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual, menjaga konsistensi dan kualitas produk di berbagai pabrik, sekaligus menekan biaya produksi jangka panjang dalam proses diversifikasi rantai pasok global.

接著讀