2026年9月10日

Beijing Guoan Rotasi 10 Pemain! Kiper 20 Tahun Jalani Debut, Media: “Pertahankan Sisa Harga Diri CSL”

-

Pada laga pembuka AFC Second-Tier 2025–26, Beijing Guoan menjamu Hanoi Police di kandang sendiri dengan keputusan mengejutkan. Pelatih Quique Setién merotasi 10 pemain utama, sebuah langkah yang langsung menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan media dan fans.

Rotasi Besar-Besaran Jadi Sorotan

Dibandingkan dengan laga sebelumnya melawan Henan, hanya Zhang Xizhe yang tetap masuk starting XI, sementara Ngadeu menjadi satu-satunya pemain asing yang tampil sejak awal. Namun sorotan utama tertuju pada kiper muda berusia 20 tahun, Nuraili, yang menjalani debut profesionalnya bersama Guoan.

Di sisi lain, Hanoi Police tampil agresif dengan menurunkan lima pemain asing dan dua pemain naturalisasi, menegaskan ambisi mereka mencatat sejarah di Tiongkok.

Suara Media: “Sisa Harga Diri Asia”

Blogger BECK辰 menilai, “Hampir seluruh skuad inti duduk di bangku cadangan. Melawan Hanoi Police, sulit ditebak apakah Guoan benar-benar ingin menang atau hanya menganggap enteng. Tapi sejak timnas Vietnam pernah mengalahkan Tiongkok, klub-klub Vietnam kini bermimpi menumbangkan tim Tiongkok di level Asia. Semoga Guoan bisa menjaga sisa harga diri CSL di kancah kontinental.”

Komentator lain menambahkan bahwa rotasi Guoan bahkan lebih ekstrem dibanding tim-tim di AFC Elite League, menimbulkan tanda tanya besar soal strategi klub.

Debut Bersejarah untuk Nuraili

Bagi Nuraili, laga ini lebih dari sekadar pertandingan—ini adalah tonggak penting dalam kariernya. Bergabung sejak April 2023, ia akhirnya mendapat kesempatan tampil perdana. Jurnalis olahraga 勇方方 memberi semangat: “Nuraili itu anak yang sangat pemalu, saya sempat ngobrol dengannya saat Turnamen Empat Negara di Changsha tahun lalu. Sekarang dia akhirnya tampil di panggung besar. Ayo, tunjukkan kemampuanmu!”

Apa yang Dipertaruhkan

Bagi Guoan, laga ini jauh lebih bermakna daripada sekadar tiga poin. Pertandingan ini menyangkut kehormatan klub-klub Tiongkok di level Asia, terutama saat klub-klub Vietnam mulai menunjukkan ambisi besar. Dengan skuad rotasi besar-besaran, Guoan kini menghadapi ujian antara mempertahankan gengsi dan menantang diri sendiri.

接著讀