2026年9月10日

Mimpi “Disney Tiongkok” Kandas: Taman Film Huayi Brothers Masuk Proses Likuidasi

Huayi Brothers, yang pernah bercita-cita membangun “Disney versi Tiongkok”, kini harus melihat ambis...

Huayi Brothers, yang pernah bercita-cita membangun “Disney versi Tiongkok”, kini harus melihat ambisinya runtuh. Pada 21 September, Haihe’an Cultural Tourism mengumumkan akuisisi penuh atas “Suzhou Huayi Brothers Movie World” dan mengganti namanya menjadi “Haihe’an Suzhou Yangcheng Peninsula Park”. Dengan ini, proyek andalan tersebut resmi meninggalkan panggung Huayi Brothers.

Suzhou Movie World dibuka pada 2018 dan digadang sebagai langkah strategis Huayi untuk masuk ke bisnis hiburan tematik. Namun, investasi sebesar 3,5 miliar RMB—lebih besar dari total aset perusahaan saat itu—membuat proyek segera terjerat krisis keuangan. Ditambah dampak pandemi, taman tersebut gagal menghasilkan keuntungan. Pada 2024, asetnya dilelang dan akhirnya masuk proses likuidasi.

Huayi Brothers sebelumnya mengembangkan lebih dari sepuluh “kota film” di seluruh Tiongkok, bekerja sama dengan raksasa properti seperti Evergrande, Hopson, dan Jianye, dengan total investasi lebih dari 100 miliar RMB. Sayangnya, karena minim IP yang kuat dan model bisnis yang monoton, sebagian besar proyek justru langsung merugi. Suzhou Movie World sendiri mencatat kerugian hampir 400 juta RMB hanya dalam tiga tahun.

Di sisi lain, bisnis utama film dan televisi Huayi juga anjlok. Pendapatan turun dari 3,66 miliar RMB pada 2018 menjadi hanya 443 juta RMB pada 2024. Dari posisi raksasa industri, Huayi kini terpinggirkan.

Ambisi membangun “Disney Tiongkok” berakhir dengan kegagalan, menjadikan strategi Huayi Brothers sebagai pelajaran mahal tentang investasi yang berlebihan.

接著讀