Benarkah Mendengarkan Cerita Bisa “Merusak Otak”? Pandangan Ahli
Banyak orang tua khawatir ketika anak lebih suka mendengarkan cerita ketimbang membaca buku bergamba...
Banyak orang tua khawatir ketika anak lebih suka mendengarkan cerita ketimbang membaca buku bergambar. Apakah ini bisa merusak konsentrasi, bahkan “merusak otak”?
Hal pertama yang harus dipahami: tanpa melihat durasi, frekuensi, dan intensitas, kesimpulan apa pun akan keliru.
1. Apakah mendengarkan cerita mengganggu konsentrasi?
Lihat kondisi anak. Jika ia tetap bisa fokus bermain balok, menggambar, atau membaca sambil mendengarkan audio, maka tidak masalah—suara itu ibarat musik latar yang kadang justru membantu konsentrasi.
Namun jika anak langsung berhenti beraktivitas karena terdistraksi, sebaiknya hentikan audio.
Intinya: jangan biarkan anak mengerjakan dua hal yang sama-sama “berat bagi otak” secara bersamaan.
2. Apakah terlalu sering mendengarkan bisa menghambat membaca dan menulis?
Benar, keterampilan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis sama-sama penting. Tapi bila anak hanya mendengar cerita sekitar 30–60 menit sehari, tidak akan berdampak buruk.
Yang bermasalah adalah bila anak hanya mendengar tanpa membaca atau menulis sama sekali. Oleh karena itu, orang tua sebaiknya membuat jadwal seimbang: waktu mendengarkan, membaca, menulis, serta bermain.
3. Apakah mendengarkan audio merusak otak?
Belum ada bukti ilmiah jelas. Namun, ketergantungan pada audio atau video pendek bisa membuat anak sulit menghadapi kebosanan dan malas berpikir mendalam.
Solusinya: ajak anak melakukan kegiatan beragam—bermain di luar, main board game, membaca buku cerita penuh, hingga aktivitas kreatif lain.
Kesimpulan: Pola asuh yang baik bukan soal melarang ini atau itu, melainkan soal keseimbangan. Sesekali mendengarkan audio itu wajar, tapi dalam kehidupan sehari-hari, yang penting adalah keberagaman pengalaman: bermain, belajar, berpikir, dan berinteraksi dengan orang tua.
NVIDIA Memimpin Era Baru Superkomputer: Kecepatan, AI, dan Penemuan Ilmiah
Di ISC 2025, NVIDIA menegaskan kembali kepemimpinannya dalam komputasi berkinerja tinggi (HPC) global. Sebanyak 77% dari sistem dalam daftar TOP500 terbaru didukung oleh teknologi komputasi akselerasi NVIDIA. Dari mendominasi Green500 hingga mendorong penemuan ilmiah berbasis AI, NVIDIA sedang membentuk masa depan superkomputasi.
Modi Tidak Gentar terhadap Tekanan Trump: Mengapa India Tetap Membeli Minyak Rusia Meski Dihantui
Kembalinya Trump ke Gedung Putih membawa kembali kebijakan perdagangan AS yang agresif. India kini m...
Suárez Optimis: Performa Yatai Semakin Meningkat, Siap Raih Poin Saat Tandang ke Henan Besok
Pada 19 Oktober pukul 19.35 waktu setempat, Changchun Yatai akan melakoni laga tandang ke Stadion Ha...
Mundo Deportivo Tegaskan: Messi Tak Akan Dukung Siapa Pun dalam Pemilihan Presiden Barça!
Pada 1 November, media Spanyol ABC melaporkan bahwa Lionel Messi disebut-sebut akan terlibat dalam p...
Eileen Gu Raih Gelar Perdana Musim Ini! Sapu Bersih 3 Laga PK untuk Rebut Emas di Snow League China
Pada 6 Desember, ajang Snow League untuk nomor Freestyle Ski Halfpipe putaran China digelar di Genti...
Di usia 45 tahun, perubahan penampilan Bosco Wong jadi sorotan publik
Orang sering bilang, “Ferrari tua tetap Ferrari.” Tapi kadang, sebelum benar-benar “tua”, perubahan ...
Breaking: FAW Resmi Masuk sebagai Pemegang Saham Leapmotor—Investasi Rp37,4 Miliar untuk Mengamankan 5% Kepemilikan
Total dana yang dihimpun mencapai sekitar RMB 37,4 miliar. FAW Equity mengambil langkah strategis de...
Lakers Pasti Menyesal! Brook Lopez 37 Tahun Cetak 9 Tiga Poin Setara LeBron & Curry
Pada 28 Desember, Clippers menang telak 119-103 atas Trail Blazers di laga tandang, meraih tiga keme...
Zhang Shuihua Membuat Dongji Marathon “Viral”? Jangan Berlebihan, Dia Hanya Peduli Pada Dirinya Sendiri
Baru-baru ini, “perawat tercepat” Zhang Shuihua mengikuti Dongji New Year Marathon, memicu perhatian...
Serie A musim ini sangat sengit!
Setelah 17 putaran, lima tim teratas hanya terpaut empat poin, membuat perebutan gelar semakin meman...
Ketua Great Wall Motors Menanggapi Pergantian Kepemimpinan WEY: Perjalanan Premium Terus Berlanjut
WEY telah mengalami pergantian kepemimpinan kesepuluh dalam delapan tahun. Ketua Great Wall Motors, ...