Modi Tidak Gentar terhadap Tekanan Trump: Mengapa India Tetap Membeli Minyak Rusia Meski Dihantui
Kembalinya Trump ke Gedung Putih membawa kembali kebijakan perdagangan AS yang agresif. India kini m...
Kembalinya Trump ke Gedung Putih membawa kembali kebijakan perdagangan AS yang agresif. India kini menjadi salah satu target utama dalam “perang tarif” terbaru Washington. Mulai 1 Agustus 2025, AS menetapkan tarif 25% atas berbagai produk India, serta mengancam sanksi tambahan terhadap India karena tetap mengimpor energi dari Rusia. Namun, pemerintah Modi bersikap tegas: India akan terus membeli minyak dan gas dari Rusia. Di balik ketegasan ini, terdapat sejumlah pertimbangan strategis dan ekonomi yang mendalam.
1. Ketergantungan terhadap Pasar AS Relatif Rendah
Ekspor India ke AS hanya mencakup 2,1% dari total PDB-nya, sebagian besar berupa tekstil, bahan kimia, mesin, dan produk pertanian. Pasar-pasar alternatif tersedia, membuat India cukup tahan terhadap tekanan Washington.
2. Produk Teknologi Utama Dikecualikan dari Tarif
Trump mengecualikan smartphone, komputer, dan produk elektronik dari daftar tarif. Padahal, ekspor iPhone dari India ke AS melonjak 90% tahun lalu. Hal ini membuat dampak tarif terhadap surplus perdagangan India lebih terbatas.
3. Energi Rusia Jadi Tulang Punggung Strategis
Saat ini, 35% kebutuhan energi India dipasok Rusia, melalui kontrak jangka panjang dengan harga yang kompetitif. Peralihan dari pemasok Timur Tengah ke Rusia ini merupakan strategi energi jangka panjang India.
4. Hubungan Strategis India-Rusia yang Kuat
Hubungan India-Rusia sudah terjalin sejak tahun 1950-an dan mencakup sektor energi, pertahanan, serta nuklir. Lebih dari 50% peralatan militer India berasal dari Rusia. Dalam 10 tahun terakhir, Modi dan Putin telah bertemu 17 kali—menunjukkan kedekatan strategis yang tak mudah digoyang oleh AS.
5. Ancaman Sanksi Sekunder AS Kemungkinan Tak Efektif
Sanksi sekunder bertujuan menghukum negara yang berbisnis dengan Rusia. Namun, jika diterapkan terhadap India, itu justru akan memperburuk hubungan dagang AS-India yang strategis. Dalam konteks rivalitas AS-China, ini adalah risiko besar bagi Washington.
6. Perebutan Pengaruh dalam Rantai Pasok Global
Konflik ini mencerminkan pertarungan visi: “America First” vs. “Make in India.” AS ingin menarik kembali manufaktur ke dalam negeri, sementara India berupaya menjadi pusat produksi global. Hasilnya bisa mengubah peta perdagangan dan rantai pasok dunia secara signifikan.
Penutup:
Sikap tegas Modi menunjukkan kemandirian strategis India yang semakin kuat. Bukan lagi pion geopolitik semata, India kini menempuh jalur sendiri untuk menyeimbangkan kekuatan global dan melindungi kepentingan nasionalnya.
FBI Gerebek Kediaman CEO Polymarket
FBI menggerebek CEO Polymarket, Shanye Coplan, dan menyita perangkat elektronik miliknya.
Lakers: Dari Kekecewaan Musim Lalu Menuju Harapan Baru
Hitungan mundur menuju musim baru NBA tinggal 30 hari! Saat menoleh ke belakang, Los Angeles Lakers ...
Ajak Quan Hongchan Main Ski? Su Yiming Menjawab: “Sekarang Belum Ada Waktu! Tapi Aku Juga Mau Coba Loncat Indah — Kita Bisa Tantang Satu Sama Lain di Papan 10 Meter!”
Pada 2 Desember waktu Beijing, juara Olimpiade musim dingin Su Yiming menanggapi topik hangat tentan...
Zhang Shuihua Resmi Kembali Berlaga dalam Tiga Hari, Siap Tampil di Marathon Tahun Baru di Ujung Timur Tiongkok
Zhang Shuihua, yang dijuluki sebagai “perawat tercepat,” telah memastikan jadwal kembalinya ke arena...
Perak Melejit Lebih dari 200%, Memasuki Siklus Super Emas
Sejak 2025, harga futures perak melonjak lebih dari 220%, hampir mencapai $95/oz, bahkan melampaui e...
Mantan Miss Hong Kong blasteran ungkap alami masalah ginekologi dan perlu perawatan, ingatkan pentingnya menjaga diri: “Hidup terlalu singkat”
(Hong Kong, 21 Januari) Pemenang Miss Hong Kong 2020, Lisa-Marie Tse (謝嘉怡), yang kerap dijuluki seba...
Mobil BBM yang Sering Diremehkan Justru Menjadi “Nadi Utama” bagi Produsen-Produsen Ini
Di bawah arahan target global “dua karbon” serta dukungan berkelanjutan dari berbagai kebijakan, pas...
Penjualan Lincoln di China Turun Empat Tahun Berturut-turut
Sebuah pengumuman penarikan kembali (recall) di situs resmi Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar...
Momen bersejarah: kapitalisasi pasar Public Bank Berhad tembus angka satu triliun untuk pertama kalinya.
(Kuala Lumpur, 10 Februari) — Public Bank (PBBANK, 1295, Papan Utama sektor keuangan) hari ini sempa...
Ngebut tanpa SIM selama 13 tahun! “Hulk Hijau” mengaku sempat diburu aparat, lalu akhirnya menyerahkan diri setelah dibujuk sang istri.
(Hollywood, 13) Chris Hemsworth dan Mark Ruffalo baru-baru ini menghadiri acara pemutaran perdana fi...
Minat terhadap pemain dari FC Bayern Munich semakin meningkat, dengan perhatian publik dan spekulasi transfer yang terus bertambah.
Bayern Munich akan berpisah dengan Raphaël Guerreiro di akhir musim, menjadikannya pemain bebas tran...
Potret Terbaru Putra Sun Li Jadi Sorotan — Disebut Mirip “Zhen Huan”, Netizen: Dandan Sedikit Sudah Bisa Berakting
(Beijing, 23 April) Aktris Tiongkok Sun Li dan aktor Deng Chao yang menikah sejak 2010 dan memiliki ...