2026年9月10日

Bosch Akan Pangkas 13.000 Pekerjaan Demi Hemat Miliaran Euro

-

Raksasa rekayasa global Bosch mengumumkan rencana memangkas 13.000 pekerjaan di Jerman sebagai bagian dari upaya menutup kesenjangan biaya sebesar €2,5 miliar (£2,06 miliar) di divisi mobilitasnya.

Langkah drastis ini dilakukan di tengah pasar otomotif global yang lesu, persaingan ketat dari Tesla dan BYD asal Tiongkok, serta beban tambahan akibat tarif yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump terhadap ekspor Uni Eropa.

Divisi mobilitas Bosch, yang menyediakan komponen kendaraan dan perangkat lunak, mengalami penurunan permintaan tajam. Perusahaan menyatakan harus bertindak “secepat mungkin” dengan memotong biaya melalui pengurangan tenaga kerja, pembatasan investasi fasilitas produksi, serta penundaan pembangunan baru.

“Sayangnya, kami tidak dapat menghindari pemutusan hubungan kerja lebih lanjut di luar yang sudah diumumkan. Hal ini sangat menyakitkan bagi kami, namun tidak ada alternatif lain,” ujar Stefan Grosch, anggota dewan Bosch sekaligus direktur hubungan industrial.

Pemangkasan di Beberapa Kota Jerman

Pemutusan kerja ini akan berdampak pada bidang administrasi, penjualan, pengembangan, dan produksi di lokasi Bosch di Feuerbach, Schwieberdingen, Waiblingen, Bühl, dan Homburg. Sementara itu, Bosch menegaskan bahwa operasi di Inggris tidak akan terdampak, meskipun perusahaan akan “terus mengevaluasi” kondisi global sesuai dengan permintaan pelanggan dan perkembangan pasar.

Industri Otomotif yang Berubah Cepat

Pada akhir 2024, Bosch memiliki sekitar 418.000 karyawan di seluruh dunia. Namun, tekanan dari kompetitor internasional telah memaksa perusahaan Jerman ini untuk melakukan penyesuaian besar-besaran. Industri otomotif Jerman yang dulu berjaya kini menghadapi penurunan permintaan serta lonjakan biaya yang signifikan.

Tarif 15% yang dikenakan AS terhadap ekspor mobil Eropa turut memperburuk situasi. Bosch menegaskan bahwa meskipun tarif ini lebih rendah dibandingkan beban yang ditanggung sebagian negara lain, dampaknya terhadap biaya global membuat mempertahankan jumlah karyawan saat ini “hampir tidak mungkin.”

Langkah Selanjutnya

Bosch menyatakan akan segera memulai pembahasan dengan para karyawan yang terdampak, menekankan bahwa meski keputusan ini sulit, langkah tersebut penting untuk menjamin daya saing jangka panjang perusahaan.

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk meningkatkan efisiensi dan beradaptasi dengan cepat, agar tetap kompetitif di pasar otomotif global yang terus berubah.

接著讀