Singapura Tolak Masuk Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Nathan Law
-
Pemerintah Singapura menolak kedatangan aktivis pro-demokrasi Hong Kong yang terkenal, Nathan Law, meski ia memiliki visa yang sah. Otoritas Singapura menyatakan kehadirannya “tidak sesuai dengan kepentingan nasional.”
Law, yang kini hidup di pengasingan di Inggris, mengatakan ia tiba di Singapura pada hari Sabtu untuk menghadiri sebuah konferensi tertutup khusus undangan. Namun, ia ditahan berjam-jam di perbatasan sebelum akhirnya dideportasi.
“Saya tidak ditanyai dan tidak diberikan alasan apa pun,” kata Law kepada BBC.
Buronan di Hong Kong
Pernah menjadi legislator termuda di Hong Kong, Law kini termasuk di antara delapan aktivis yang diburu berdasarkan Undang-Undang Keamanan Nasional yang diberlakukan oleh Beijing. Otoritas menuduhnya mengancam keamanan nasional, bahkan Hong Kong menawarkan hadiah hingga HK$1 juta (sekitar Rp2,6 miliar) bagi informasi yang dapat membantu menangkapnya.
Singapura memiliki perjanjian ekstradisi dengan Hong Kong. Jurubicara Kementerian Dalam Negeri menegaskan:
“Masuk dan keberadaan Nathan Law di Singapura tidak sesuai dengan kepentingan nasional.”
Ia menambahkan bahwa pemegang visa tetap dapat dikenakan pemeriksaan keamanan tambahan sebelum diizinkan masuk.
Dugaan Tekanan Politik
Dalam pernyataannya, Law menyebut penolakan ini bermotif politik. “Saya tidak yakin apakah ada kekuatan eksternal, seperti RRT (Republik Rakyat Tiongkok), yang terlibat langsung atau tidak langsung,” ujarnya.
Law menjelaskan bahwa ia telah mendapat persetujuan visa sekali masuk untuk beberapa hari sejak tiga minggu sebelum keberangkatan, menggunakan Dokumen Perjalanan Pengungsi dari Inggris. Namun pada Minggu, ia dipulangkan dengan penerbangan pertama kembali ke San Francisco.
Pihak penyelenggara acara yang ia rencanakan hadiri menolak memberikan komentar.
Respons Beijing
Jurubicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok menegaskan dalam konferensi pers rutin bahwa “setiap negara berhak mengelola keluar-masuk wilayahnya sendiri.” Ia juga menyebut Law sebagai “perusuh anti-Tiongkok, anti-Hong Kong” yang telah sah masuk dalam daftar buronan polisi Hong Kong.
Pola Larangan yang Berulang
Ini bukan pertama kalinya Singapura mengambil langkah terkait aktivis Hong Kong. Pada 2019, seorang aktivis Singapura pernah didenda karena mengadakan forum online yang menghadirkan tokoh pro-demokrasi Joshua Wong melalui telekonferensi.
Pengasingan dan Suaka
Nathan Law, salah satu tokoh paling menonjol dalam gerakan pro-demokrasi Hong Kong, melarikan diri pada 2020 setelah diberlakukannya Undang-Undang Keamanan Nasional. Hukum tersebut mencakup tuduhan pemisahan, subversi, hingga terorisme dengan ancaman hukuman seumur hidup. Pada 2021, ia diberikan suaka politik oleh Inggris.
Meski tinggal di luar negeri, Law tetap menjadi simbol perjuangan demokrasi Hong Kong—dan sasaran utama tekanan dari Beijing.
Dari “Enam Kali Juara” ke “Ikon Global”: Mengapa “Evergreen Serba Bisa” LeBron James Telah Melampaui Jordan
Perdebatan tentang NBA Greatest of All Time (GOAT) antara Michael Jordan dan LeBron James sudah lama berlangsung. Baru-baru ini, daftar “100 Pemain Terbaik” kembali memanas setelah menempatkan Jordan hanya satu suara di atas James. Meski puncak dominasi Jordan sulit ditiru, perolehan statistik dan penghargaan LeBron yang tak henti-hentinya telah membentuk warisan yang lebih matang—dan bertahan lebih lama.
Tim Voli Putri China Bicara soal Kekalahan: Puji Lawan, Akui Ruang untuk Berkembang, dan Optimis Akan Semakin Tangguh
1 September – Laporan Langsung:Pada babak 16 besar Kejuaraan Dunia Voli Putri, Tim Voli Putri China ...
Harimoto Tomokazu Mengamuk! Menang Telak 3-0 di Laga Perdana Asia Championships, Balas Dendam pada Sang Rival dan Bawa Jepang Unggul Lebih Dulu
Pada malam 12 Oktober waktu Beijing, Kejuaraan Tenis Meja Asia menampilkan laga penuh tensi tinggi a...
NVIDIA Suntikkan USD 1 Miliar ke Nokia — Langkah Strategis Menuju Era 6G Berbasis AI
Pada 28 Oktober, NVIDIA dan Nokia mengumumkan kemitraan strategis besar untuk mempercepat transforma...
Seperti yang tersirat dalam Zizhi Tongjian: saat atasan mengajakmu makan, yang sebenarnya “disantap” bukanlah makanan, tetapi hubungan sosial dan aturan-aturan tak tertulis dalam dunia kerja.
Pada tahun 143 SM, jenderal besar Zhou Yafu wafat di penjara setelah mogok makan selama lima hari. M...
Gelombang AI Mencapai Puncak Baru Samsung Electronics Menopang Reli Pasar Bull Korea Selatan
(Seoul, 9) Saham Korea Selatan menguat tajam pada perdagangan pagi Jumat (9), dengan Samsung Electro...
Harga properti berhenti turun dan mulai naik — apakah pasar properti Hong Kong mulai pulih?
(Hong Kong, 28 Januari)Setelah turun selama tiga tahun berturut-turut, harga rumah di Hong Kong menu...
Patung memorial Big S diresmikan; sang ibu memeluk dengan haru, Little S mengulurkan tangan dan menyentuhnya lembut
(Taipei, 2 Feb) — Selebritas Taiwan Barbie Hsu (Da S / Hsu Hsi-yuan) meninggal mendadak di Jepang pa...
Lok Yi Lai baru-baru ini berkunjung ke Malaysia dan tampil sebagai “pengelola toko sehari,” merasakan langsung suasana serta budaya kuliner lokal.
(Kuala Lumpur, 8 April) Aktor Hong Kong Lokyi Lai baru-baru ini datang ke Malaysia untuk mempromosik...
Song Hye-kyo Tampil Elegan di Acara Perhiasan Paris — Di Usia 44 Tahun Dipuji sebagai “Dewi Awet Muda”
(Paris, 24 April) Aktris Korea Selatan Song Hye-kyo yang kini berusia 44 tahun tampil memukau di seb...