26 Juta Orang Menyaksikan Kalung AI Ini — Tapi Hasilnya Mengecewakan!
Setelah viral dan dilihat lebih dari 26 juta kali, kalung AI bernama “Friend” akhirnya dikirim ke pa...
Setelah viral dan dilihat lebih dari 26 juta kali, kalung AI bernama “Friend” akhirnya dikirim ke para pembeli.
Namun begitu paket dibuka, harapan berubah menjadi kekecewaan. Kalung yang diiklankan tampak elegan dan futuristik, ternyata terbuat dari plastik ringan. Pepatah lama belanja online pun terbukti lagi: “Gambar hanya untuk referensi, produk asli mungkin berbeda.”
Friend adalah kalung AI yang berfungsi sebagai teman digital. Penciptanya, Avi Schiffmann, menggambarkannya bukan sebagai asisten kerja, melainkan “mainan emosional”—teman yang bisa mendengarkan dan merespons, terinspirasi dari game klasik seperti Tamagotchi dan The Sims.
Dalam dua tahun terakhir, berbagai perangkat AI bermunculan. Friend tampil beda karena tidak berjanji menggantikan smartphone, melainkan menggantikan rasa sepi. Schiffmann bahkan menyebutnya sebagai solusi untuk “epidemi kesepian.”
Sayangnya, hasilnya jauh dari harapan.
😞 Bagaimana “Teman” Seharga $99 Ini Gagal Total
Friend berbentuk bulat pipih berdiameter sekitar 5 cm, dilengkapi mikrofon, lampu LED, dan koneksi Bluetooth ke ponsel. Didukung oleh model AI Gemini, perangkat ini awalnya dijual seharga $99 (sekarang $129) dengan klaim “bayar sekali, gunakan selamanya.”
Konsepnya terdengar menarik—tekan tombol untuk berbicara dengan AI, dan perangkat akan mendengarkan serta merespons.
Namun, tanpa speaker, semua respons hanya muncul dalam bentuk teks di aplikasi ponsel. Jadi “berbicara kapan pun” sebenarnya berarti “lihat layar ponsel.”
Daya tahan baterainya pun jauh dari janji. Dari yang diklaim 15 jam, kenyataannya hanya bertahan sekitar 4 jam.
Lebih parah lagi, mikrofon selalu aktif dan tidak bisa dimatikan, menimbulkan kekhawatiran soal privasi dan penyadapan data. Banyak pengguna merasa tidak nyaman.
Kinerjanya pun buruk—AI sering salah tangkap, terlambat merespons, bahkan kadang melawan pengguna. Salah satu pengulas mengaku AI-nya menjawab: “Kamu terlalu dramatis.”
Hasilnya: frustrasi, bukan kehangatan.
Pada akhirnya, Friend hanyalah aplikasi yang dikemas dalam bentuk perangkat keras—menjual “ilusi teman,” bukan kenyataan.
💡 Bisnis AI dan “Teman Digital”: Antara Kenyamanan dan Komoditas
Kita hidup di masa dengan koneksi terbanyak dalam sejarah, tapi juga kesepian paling mendalam.
Psikolog Sherry Turkle menyebut fenomena ini “Alone Together”—selalu online, tapi jarang benar-benar terhubung.
Perusahaan teknologi kini menjual bukan spesifikasi, tapi perasaan.
Ketika pasar ponsel dan gadget sudah jenuh, “emosi” menjadi komoditas baru.
Schiffmann memahaminya dengan baik: “Kami tidak membuat alat, kami membuat teman.” Ia bahkan membeli domain friend.com seharga 1,8 juta dolar.
Untuk promosi, Friend menggelontorkan lebih dari 1 juta dolar untuk iklan di New York Subway:
“Aku tidak akan mengghosting-mu.”
“Aku tidak akan lupa mencuci piring.”
Namun, iklan-iklan itu segera dicoret oleh warga dengan pesan:
“Berhenti menjual kesepian.”
“AI bukan temanmu.”
“Carilah teman sungguhan.”
Friend menawarkan “persahabatan tanpa risiko”: tidak ada penolakan, tidak ada konflik, tidak ada kejujuran yang menyakitkan.
Namun justru di situlah letak masalahnya—tanpa emosi manusia, tidak ada hubungan yang nyata.
Bayangkan jika suatu hari semua orang berjalan dengan Friend di lehernya, berbicara dengan AI, bukan dengan sesama manusia.
Mungkin saat itu, semua orang didengar, tapi tak seorang pun mendengarkan.
Strategi Bajak Talenta Mulai Mandek? Meta Siap Gaet Model AI Eksternal
30 Agustus – Laporan oleh Zhu Ling, Sci-Tech Innovation Board Daily Mark Zuckerberg kini menyadari s...
Kabar Mengejutkan Industri: Yang Shining Dikabarkan Bergabung dengan Rongxin, Proyek Pabrik Wafer 12 Inci di Ningbo Dihentikan Sementara
Kabar besar datang pada 7 September — mantan CEO Yangtze Memory Technologies Co. (YMTC), Yang Shinin...
TVB Aktor Tertua Pemenang Best Actor Comeback! Setelah 31 Tahun di Kanada, Ha Yu Berencana Menetap di Tiongkok Daratan
Baru saja melewati perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur, banyak orang kembali teringat dengan d...
Bersaing dengan Apple untuk Merekrut Pekerja! NIO Buka Rekrutmen Besar-Besaran Saat Produksi Melonjak
21 Oktober — Dunia otomotif listrik kembali geger! NIO mencatat rekor baru dengan lebih dari 10.600 ...
Pemegang Saham Lama LeEco Kembali Mendukung? Jia Yueting Rilis Ringkasan Akhir Tahun 2025, Mampukah FF Jadi Titik Balik?
Pada 29 Desember, Jia Yueting merilis ringkasan akhir tahun 2025, yang mengulas perjalanan pribadiny...
Momen Mengharukan di Sepak Bola: Fans Senegal Kumpulkan Dana $70K untuk Pelatih, Ditolak dengan Elegan
Pada 19 Januari, Senegal memenangkan Piala Afrika dengan mengalahkan Maroko 1-0. Dalam final, pelati...
Aktris Muda TVB Erica Chan (29) Punya Dua Anak dalam Tiga Tahun, Umumkan Kelahiran Putra dengan Selamat
(Hong Kong, 9) Aktris TVB Erica Chan (29) pada tanggal 8 mengumumkan ia telah melahirkan anak keduan...
Hampir US$300 Juta untuk Domain “ai.com”, Pembeli Singapura Melakukan Langkah Awal?
(Singapura, 9) Nama domain “ai.com” dilaporkan terjual dengan harga US$70 juta, menjadikannya domain...
Manchester United F.C. mendapat saran transfer yang cukup kontroversial setelah FC Bayern Munich dikabarkan membuka kemungkinan penjualan pemain. Usulan untuk mendatangkan Harry Kane dinilai terlalu berisiko, bahkan disebut “bodoh”, sehingga memicu perdebatan luas.
Setelah Bayern Munich membuka kemungkinan menjual Harry Kane, spekulasi transfer kembali memanas. Ba...
Apakah Luka Dončić dan Anthony Edwards harus gagal masuk All-NBA hanya karena selisih satu pertandingan? Aturan baru NBA kini menuai kritik keras, dianggap merusak keadilan dan perlu segera diperbaiki.
Aturan 65 pertandingan di NBA kini menjadi sorotan besar setelah beberapa kasus terbaru. Dua contoh ...
Li Qing dikabarkan menjalin hubungan asmara setelah terlihat bertemu seorang wanita larut malam, membantu mengajak anjing jalan-jalan dan mengobrol akrab
Kabar “gosip cinta” kembali ramai, kali ini melibatkan aktor pendatang baru Li Qing yang tengah naik...