2026年9月10日

Benarkah Akan Pensiun? Dua Mantan All-Star Ini Kini Tak Laku di NBA!

Musim NBA 2025–26 telah dimulai dengan laga pramusim, dan hampir semua tim telah mengunci susunan pe...

Musim NBA 2025–26 telah dimulai dengan laga pramusim, dan hampir semua tim telah mengunci susunan pemain mereka. Bagi para agen bebas yang belum mendapat kontrak, ini adalah kabar buruk. Di antara mereka, dua nama besar mencuri perhatian: Russell Westbrook dan Ben Simmons. Dua mantan All-Star yang kini terancam tak punya tempat di liga.


🏀 Westbrook: Pejuang Tua yang Masih Ingin Bertarung

Statistik musim lalu: 13.3 poin, 4.9 rebound, 6.1 assist, 1.4 steal

Musim lalu, Westbrook tampil cukup solid bersama Nuggets sebagai pemain cadangan utama. Ia menjadi motor energi dan pengalaman di ruang ganti. Namun, kini di usia 36 tahun, kecepatan dan daya ledaknya sudah jauh menurun.
Masalah utamanya tetap sama: tembakan yang tidak konsisten. Lawan sering membiarkannya bebas di garis tiga poin — dan itu merugikan tim. Cedera tangan di offseason juga membuat banyak tim ragu untuk menawarinya kontrak.

Meski begitu, masih ada harapan. Kings, Rockets, dan Celtics dikabarkan tertarik. Jika pulih sepenuhnya, Westbrook masih bisa memberikan kontribusi veteran yang berharga di NBA.


🧩 Simmons: Dari “Penerus LeBron” ke Simbol Kejatuhan

Statistik musim lalu: 2.9 poin, 3.8 rebound, 3.1 assist

Ben Simmons pernah disebut sebagai pemain masa depan NBA. Dengan tinggi 2.08 meter dan kemampuan playmaking luar biasa, ia menjadi tiga kali All-Star dan dua kali masuk tim pertahanan terbaik. Namun sejak pindah ke Nets, kariernya menurun drastis.
Empat musim terakhir, ia hanya bermain 108 pertandingan dengan total gaji $147 juta — dijuluki media sebagai “pencuri gaji.”

Musim lalu di Clippers, Simmons masih menunjukkan pertahanan yang solid, tapi kontribusi ofensifnya hampir nol. Lebih parah lagi, ia menolak tawaran kontrak dari Knicks karena nilainya terlalu rendah, lalu memecat agennya.
Kini di usia 29 tahun, kariernya berada di ujung tanduk.


⚡ Dua Nasib, Satu Pelajaran

Westbrook berjuang melawan waktu. Simmons berjuang melawan dirinya sendiri.
Yang satu menundukkan頭,堅持奮鬥;yang satu tersandung oleh ego dan cedera。
Kisah mereka menjadi pengingat keras bagi semua pemain:
Bakat bisa memudar,tapi sikap selalu menentukan masa depan.

接著讀