2026年9月10日

🧪 Penghargaan Nobel Kimia 2025 Diumumkan: Tiga Ilmuwan Dihormati atas Terobosan “Rangka Logam-Organik”

Pada 8 Oktober waktu setempat, Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia mengumumkan bahwa Penghargaa...

Pada 8 Oktober waktu setempat, Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia mengumumkan bahwa Penghargaan Nobel Kimia 2025 dianugerahkan kepada Susumu Kitagawa, Richard Robson, dan Omar M. Yaghi atas kontribusi luar biasa mereka dalam pengembangan metal–organic frameworks (MOF).
Ketiganya akan berbagi hadiah sebesar 11 juta krona Swedia (sekitar Rp 18 miliar).

Penemuan mereka membawa kimia ke babak baru—menggabungkan rekayasa struktur dan desain molekul. Bahan MOF yang ringan, berpori, dan serbaguna kini digunakan untuk penyimpanan gas, katalisis, penangkapan karbon, dan pengiriman obat, menjadikannya salah satu pilar utama ilmu material modern.


🧬 “Kimia: Ilmu yang Menyatukan Segalanya”

Sejak 1901, Hadiah Nobel Kimia telah dianugerahkan 116 kali. Namun, banyak pencapaiannya melampaui batas tradisional kimia—menyentuh fisika, biologi, bahkan kecerdasan buatan.

Contohnya:

  • 2024: Kecerdasan buatan membantu memecahkan struktur protein.
  • 2020: Teknologi penyuntingan gen mengubah dunia medis.
  • 2017: Mikroskopi elektron kriogenik membuka cara baru melihat kehidupan.

Penghargaan tahun 2025 kembali menegaskan bahwa kimia adalah jembatan antarilmu—penghubung antara atom kecil dan ide besar.


🔬 Dari Jeans ke Baterai: Kimia yang Mewarnai Kehidupan

Pernah berpikir kenapa jeans berwarna biru? Itu berkat kimia!
Dari pewarna sintetis karya Adolf von Baeyer hingga plastik dan baterai litium, setiap inovasi kimia mengubah cara kita hidup, bekerja, dan bergerak.

Seperti kata peraih Nobel Louis Ignarro:

“Setiap penemuan ilmiah yang pantas meraih Nobel harus bermanfaat bagi masyarakat luas.”


🧫 Daftar Pemenang Nobel Kimia 2015–2025

TahunPemenangPencapaian

2025

Susumu Kitagawa, Richard Robson, Omar M. Yaghi

Rangka Logam-Organik (MOF)

2024

David Baker, Demis Hassabis, John Jumper

Prediksi Struktur Protein dengan AI

2023

Moungi Bawendi, Louis Brus, Alexey Ekimov

Titik Kuantum

2022

Carolyn Bertozzi, Morten Meldal, K. Barry Sharpless

Kimia Klik & Bioortogonal

2021

David MacMillan, Benjamin List

Katalisis Organik Asimetris

2020

Emmanuelle Charpentier, Jennifer Doudna

Penyuntingan Gen CRISPR

2019

John Goodenough, Stanley Whittingham, Akira Yoshino

Baterai Litium-ion

2018

Frances Arnold, George Smith, Gregory Winter

Evolusi Terarah Enzim

2017

Joachim Frank, Richard Henderson, Jacques Dubochet

Mikroskop Elektron Kriogenik

2016

Jean-Pierre Sauvage, Fraser Stoddart, Bernard Feringa

Mesin Molekuler

Lebih dari satu abad lamanya, Hadiah Nobel Kimia terus menjadi simbol kolaborasi, inovasi, dan kemajuan umat manusia.


是否希望我接下來幫你把三語版本排成對照格式(中-英-印三欄並列)?這樣更適合用於新聞釋出或公眾號推文。

You said:

蘋果欲斥資 1.4 億美元拿下 F1 美國轉播權,體育流媒體大戰升級 10 月 8 日訊息,據體育媒體 Puck 前天報道,繼成為《F1:狂飆飛車》電影投資商後,蘋果正希望獲得美國奧斯汀 F1 大獎賽的獨家 / 主要轉播權,相關接洽事宜已接近尾聲,預計將在下週公佈結果。 訊息人士表示,這項轉播權每年需要耗資 1.4 億美元(現匯率約合 9.99 億元人民幣),若協議順利達成則蘋果將獲得美國地區的 F1 比賽轉播權,而這項轉播權此前掌握在 ESPN 電視網路手上,每年大約耗資 9000 萬美元(IT 之家注:現匯率約合 6.42 億元人民幣)。 同時有知情人士透露,蘋果在此次談判中希望獲得美國市場的獨家轉播權,目前美國的 F1 比賽由 F1 TV 欄目播放,而蘋果的立場是,F1 TV 應暫停轉播比賽,使 Apple TV + 成為獨家轉播平臺,但 F1 TV 顯然不希望失去這塊蛋糕。 此外,目前還無法得知蘋果是否會將 F1 比賽直播直接提供給 TV + 訂閱會員,還是像 MLS 那樣推出額外付費的 " 賽季通行證 " 訂閱,不過知情人士指出,相關談判結果預計將在本月 17-19 日舉行的奧斯汀大獎賽公佈。

ChatGPT said:

當然可以!以下是你提供的文章,經過熱情且專業的改寫,並分別呈現為 中文、英文與印尼語版本。每個版本都保持新聞事實的準確性,同時增強閱讀的吸引力與節奏感。


📰 中文版|蘋果斥資 1.4 億美元搶 F1 美國轉播權,體育流媒體大戰白熱化!

10 月 8 日訊息,體育媒體 Puck 報道稱,繼投資電影《F1:狂飆飛車》後,蘋果公司正計劃進一步加碼體育內容——豪擲 1.4 億美元(約人民幣 9.99 億元),爭奪 美國 F1 大獎賽的獨家或主要轉播權。目前,雙方的談判已進入最後階段,預計最快將在下週正式公佈結果。

據知情人士透露,如果交易順利達成,蘋果將取代 ESPN,成為美國地區 F1 比賽的新轉播方。要知道,ESPN 目前為這項版權每年支付約 9000 萬美元(約人民幣 6.42 億元),蘋果的出價幾乎高出一半,可見其在體育內容上的雄心。

更值得關注的是,蘋果此次不僅要版權,更要 “獨家”。訊息稱,蘋果希望讓 F1 TV 暫停在美國市場的直播,讓 Apple TV+ 成為唯一播放平臺。然而,F1 TV 顯然不想輕易放棄這塊價值巨大的蛋糕。

至於觀看方式,目前尚不清楚蘋果是否會將 F1 比賽直接納入 TV+ 訂閱服務,還是會像 MLS(美國職業足球大聯盟)那樣,推出額外付費的 “賽季通行證”。業內人士表示,最終結果有望在 10 月 17 日至 19 日的奧斯汀大獎賽期間揭曉

蘋果的這一步棋,意味著體育流媒體大戰正全面升級。繼 Netflix 靠紀錄片開啟局面後,蘋果顯然希望通過 F1 賽事將全球觀眾牢牢吸引在螢幕前。


🇬🇧 English Version | Apple Eyes $140 Million Bid for U.S. F1 Broadcast Rights — Sports Streaming War Heats Up

October 8, 2025 — According to a recent report by Puck, Apple is preparing to make a major move into live sports broadcasting. Following its investment in the Formula 1-themed movie “F1: Apex”, the tech giant now aims to secure exclusive or primary broadcast rights for the U.S. Formula 1 Grand Prix, with a deal valued at $140 million per year (roughly $99.9 million USD). Sources suggest that negotiations are nearly complete, and an announcement could come as early as next week.

If finalized, Apple would take over from ESPN, which currently pays around $90 million annually for the rights. Apple’s significantly higher offer demonstrates its growing ambition to expand its Apple TV+ platform beyond scripted content and into premium live sports.

Insiders say Apple is pushing for exclusive rights in the U.S. market — meaning that F1 TV would have to halt its own broadcasts in the region, allowing Apple TV+ to become the sole streaming platform for American viewers. Unsurprisingly, F1 TV is reluctant to give up this lucrative space.

It remains unclear whether Apple plans to include F1 coverage within its TV+ subscription or offer a separate “Season Pass” similar to its MLS model. Either way, details of the deal are expected to be revealed during the Austin Grand Prix, October 17–19.

This move signals a new era in the sports streaming battlefield. With Netflix thriving through sports documentaries, Apple appears ready to race full throttle into live sports dominance.


🇮🇩 Bahasa Indonesia | Apple Siapkan Dana USD 140 Juta untuk Hak Siar F1 di AS — Perang Streaming Olahraga Memanas!

8 Oktober 2025 — Menurut laporan dari media olahraga Puck, Apple kembali membuat gebrakan besar di dunia hiburan. Setelah berinvestasi dalam film bertema Formula 1 berjudul “F1: Apex”, raksasa teknologi asal Cupertino itu kini dikabarkan siap mengucurkan dana USD 140 juta per tahun (sekitar Rp 2,3 triliun) untuk memperoleh hak siar eksklusif atau utama F1 Grand Prix di Amerika Serikat. Negosiasi disebut sudah hampir rampung dan hasilnya kemungkinan diumumkan minggu depan.

Jika kesepakatan ini berhasil, Apple akan menggantikan ESPN sebagai pemegang hak siar resmi di wilayah AS. ESPN saat ini membayar sekitar USD 90 juta per tahun untuk hak yang sama, artinya tawaran Apple jauh lebih tinggi — bukti nyata ambisi perusahaan untuk memperkuat Apple TV+ dengan konten olahraga premium.

Apple dikabarkan juga ingin mendapatkan hak eksklusif penuh, yang berarti layanan F1 TV harus menghentikan siaran di pasar AS agar Apple TV+ menjadi satu-satunya platform resmi. Namun, pihak F1 TV tampaknya enggan melepaskan peluang besar ini begitu saja.

Belum diketahui apakah Apple akan menyertakan siaran F1 langsung dalam paket berlangganan TV+, atau justru menghadirkannya sebagai layanan tambahan berbayar seperti model “Season Pass” pada MLS. Menurut sumber internal, hasil akhir negosiasi kemungkinan akan diumumkan pada F1 Grand Prix Austin, 17–19 Oktober mendatang.

Langkah ini memperlihatkan bahwa persaingan streaming olahraga kini semakin panas. Setelah Netflix sukses lewat dokumenter olahraga, Apple tampaknya siap menekan pedal gas penuh untuk merebut hati penggemar olahraga di seluruh dunia.

ChatGPT can make mistakes. Check important info.

接著讀