2026年9月10日

Zeng Zhuojun Menangkan EWC Street Fighter 6 Lewat 9 Game Menegangkan, Pilih Punk Sebagai Dasar Trofi: Pertandingan yang Ubah Garis Waktu

Pada dini hari tanggal 24 Agustus 2025, veteran game fighting asal Tiongkok Zeng Zhuojun (ID: XIAOHA...

Pada dini hari tanggal 24 Agustus 2025, veteran game fighting asal Tiongkok Zeng Zhuojun (ID: XIAOHAI) berhasil mempertahankan gelarnya dalam turnamen EWC Esports World Cup – Street Fighter 6, setelah menang dramatis atas bintang muda asal Chili, Blaz, dengan skor tipis 5-4.

Namun yang paling banyak dibicarakan justru datang sesudah pertandingan. Sesuai tradisi EWC, sang juara dapat memilih tiga pemain lawan yang “kuncinya” akan dijadikan dasar trofi kemenangan. XIAOHAI memilih Punk, GO1, dan Blaz — keputusan yang langsung memicu diskusi hangat di komunitas.

Tiga pemain ini bukan sembarang pilihan. Mereka semua berperan penting dalam perjalanan XIAOHAI di turnamen ini:

  • GO1: Pernah mengalahkan XIAOHAI di final Fatal Fury: City of the Wolves. Namun kali ini, XIAOHAI berhasil membalas kekalahan itu di perempat final Street Fighter 6 dengan skor 5-2.
  • Blaz: Lawan di final — baru 15 tahun tapi tampil luar biasa dewasa dan fokus sepanjang laga.
  • Punk: Hampir menang di fase grup tapi terlalu cepat merayakan kemenangan, yang akhirnya membuat XIAOHAI bisa membalikkan keadaan dalam momen legendaris di dunia FGC.

Pertandingan tersebut bahkan dijuluki komunitas sebagai “pertarungan yang mengubah garis waktu”. Banyak yang bercanda, “Punk layak mendapat setengah dari trofinya,” sambil mengutip meme yang kini viral: “Semuanya dimulai ketika Green Rush ambil stik...”


Perspektif Editor:

Kemenangan Zeng Zhuojun kali ini bukan hanya soal skill dan ketenangan mental, tapi juga kemenangan naratif. Pilihan tiga “lawan jadi dasar trofi” itu merupakan bentuk penghormatan terhadap lawan yang membentuk perjalanannya — dalam kemenangan maupun kekalahan.

Tradisi “pilih dasar trofi” ini kini menjadi salah satu ciri khas turnamen EWC — mengubah kemenangan menjadi bagian dari narasi esport yang lebih dalam dan personal. Di EWC, yang diceritakan bukan cuma skor, tapi juga siapa dan bagaimana perjalanan itu ditempuh.

接著讀