Ponsel Ultra Tipis Tak Lagi Menarik? Lu Weibing Isyaratkan Xiaomi Mungkin Tinggalkan Seri “Air”
Pada 3 November, Presiden Grup Xiaomi Lu Weibing membuat gebrakan dengan komentarnya tentang ponsel ...
Pada 3 November, Presiden Grup Xiaomi Lu Weibing membuat gebrakan dengan komentarnya tentang ponsel super tipis. Menurutnya, konsep Air Phone memang merupakan langkah inovatif yang berani, namun mengejar ketipisan ekstrem sering kali harus mengorbankan daya tahan baterai, pendinginan, performa, serta kualitas kamera.
Kenyataannya, pasar ponsel ultra-tipis masih sangat terbatas. Sejak Apple meluncurkan iPhone Air, industri smartphone ramai membahas: apakah benar “tipis” berarti “lebih baik”? Pada 22 Oktober, iPhone Air resmi dijual di Tiongkok dengan harga awal ¥7.999, menjadi ponsel pertama di sana yang sepenuhnya menggunakan teknologi eSIM tanpa kartu fisik.
Penjualan perdana sempat meledak — hanya dalam lima menit stok langsung habis. Namun euforia itu cepat memudar. Menurut laporan, penjualan minggu pertama hanya mencapai sekitar 50.000 unit, jauh di bawah ekspektasi dan lebih rendah dibandingkan iPhone 16 Plus.
Analis industri menilai kegagalan iPhone Air bukan kebetulan. Ketidakseimbangan antara harga dan posisi pasar, ditambah keterbatasan eSIM, membuatnya sulit diterima. Apple kini bahkan mengalihkan sekitar satu juta unit kapasitas produksi ke seri iPhone 17 yang lebih diminati pasar.
Di pasar sekunder, penurunan harga terlihat jelas — dari ¥7.999 kini turun ke sekitar ¥7.299, membuat banyak pembeli awal menyesal.
Fenomena ini juga berdampak pada produsen lokal. Kabar beredar bahwa Xiaomi sempat menyiapkan Mi 17 Air, dengan kamera utama 200MP, dukungan eSIM, dan desain bodi unibody. Namun dari pernyataan Lu Weibing terbaru, tampaknya Xiaomi mulai mempertanyakan: apakah mengejar ketipisan ekstrem masih relevan saat ini?
Kini, pengalaman pengguna lebih penting dari sekadar ketipisan. Konsumen lebih peduli pada ketahanan baterai, performa, serta sistem pendingin — bukan hanya pada seberapa tipis ponsel terlihat di tangan.
Media AS Peringatkan: Setelah Sukses Kilat Awal, Israel Terancam Perang Tanpa Akhir
Setelah melancarkan serangan besar ke Iran, Israel sempat unggul secara militer. Namun CNN memperingatkan, tanpa strategi keluar yang jelas dan dukungan militer penuh dari AS, Israel berisiko terjerumus ke konflik berkepanjangan—mirip dengan perang yang masih berlangsung di Gaza.
Trump Tuduh Putin Gagal Tepati Janji Perdamaian, Ultimatum 50 Hari Dimulai
Pada 15 Juli, Presiden Trump menyatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin belum menepati pernyataannya yang berulang kali mengaku ingin damai. Trump menegaskan batas waktu 50 hari bagi Rusia dan Ukraina untuk mencapai kesepakatan damai, atau AS akan memberlakukan sanksi berat. Kremlin belum menanggapi langsung, namun menyatakan tetap terbuka untuk putaran ketiga perundingan.
Babak Baru Disney di 2026
Menjelang Thanksgiving, Zootopia 2 menyalakan layar global, menunjukkan mesin kreatif Disney masih b...
Jin Jing kembali jadi sorotan berkat kecantikannya setelah melahirkan
Setelah “insiden” yang berkaitan dengan Wong Kar-wai, aku jadi benar-benar mengingat nama Jin Jing. ...
Ringkasan Liga Premier Pekan ke-18: “BIG6” Baru Kembali! Spurs Hentikan Kekalahan Beruntun, Tiga Laga Kunci Pekan Depan
Pada 29 Desember, Liga Premier pekan ke-18 melanjutkan dua laga menarik. Tottenham meraih kemenangan...
Bot AI Menguasai Reddit: Manusia Dipaksa Menulis Seperti Orang Bodoh
Reddit AS baru-baru ini dibanjiri konten AI. Di komunitas r/AmItheAsshole, admin memperkirakan hingg...
Ipoh Engineering Ajukan Penghentian Perdagangan; Sunway Juga Hentikan Transaksi Sementara
(Kuala Lumpur, 12) Sunway (SUNWAY, 5211) dan IJM Corporation (IJM, 3336) pagi ini sama-sama mengumum...
ChatGPT Jualan Online ‘Flop’: Risiko di Balik AI Commerce
ChatGPT resmi memasuki tahap komersialisasi, tetapi tantangannya nyata. Akhir pekan lalu, OpenAI men...
2026: Saatnya Produsen Ponsel Mengadopsi Standar Fast Charging Publik
Dengan meningkatnya kapasitas baterai, pengalaman pengisian daya menjadi faktor penting bagi penggun...
Pertandingan CBA berlangsung penuh keanehan! Tongxi yang tertinggal hanya 1 poin di momen krusial justru tidak melakukan pelanggaran, keputusan yang memicu kontroversi besar. Usai laga, para penggemar meluapkan kemarahan kepada pelatih Wang Shilong, bahkan menyerukan agar ia segera dipecat.
Dua pertandingan ini menunjukkan perbedaan yang sangat tajam—bukan hanya dari segi kualitas permaina...
【Drama Spotlight】Moon Lau Berubah daripada Isteri Penyayang Menjadi Kekasih Obsesif dalam Crime Beyond Bounds, Karl Yuen Akui Menangis Lebih 30 Minit Selepas Penggambaran
(Kuala Lumpur, 1 Ogos) Bab penutup drama TVB Crime Beyond Bounds bertajuk Obsessive Lover menampilka...